• Techno
  • Twitter Hadirkan Fitur Audio Tweet dalam Cuitan

Twitter Hadirkan Fitur Audio Tweet dalam Cuitan

Wed, 01 July 2020
Seseorang membuka aplikasi Twitter di smartphone

Melalui akun resminya, Twitter mengumumkan perilisan fitur audio tweet, fitur yang memungkinkan para pengguna Twitter berkicau dengan menggunakan suara. Mulai tanggal 18 Juni 2020, fitur ini sudah dapat dicoba oleh beberapa pengguna iOS. Namun untuk pengguna Android, lo harus sedikit bersabar. Saat ini Twitter masih ingin melakukan pemantauan dari penggunaan fitur di satu sistem terlebih dulu.

Walau belum merata bisa digunakan di semua perangkat iOS, fitur audio tweet sudah cukup mencuri perhatian pengguna Twitter. Ini bisa terlihat dari naiknya aktivitas di Twitter karena banyak pengguna yang langsung ikut mencoba fitur tersebut, mulai dari selebriti seperti Cardi B hingga akun official Xbox.

 

Nggak Lebih dari 140 Detik

Tampilan fitur audio tweet di aplikasi Twitter

The 140 rule juga diterapkan Twitter untuk fitur audio tweet mereka ini. Seperti halnya dulu karakter tweet sempat dibatasi sebanyak 140 karakter, kini fitur audio tweet juga dibatasi 140 detik saja. Jadi kalau lo merekam audio tweet lebih dari 140 detik, Twitter akan otomatis membuatkan utas suara untuk audio tweet lo itu.

Fitur audio tweet ini juga nggak bikin lo repot karena lo tetap bisa mendengarkan audio tweet sambil terus aktif scrolling timeline Twitter atau saat membuka aplikasi lain.

 

Twitter yang Lebih Humanis

Seorang pria sedang menggunakan smartphone-nya

Tujuan Twitter menghadirkan fitur audio tweet sebenarnya cukup sederhana, yaitu pendekatan humanis. Dengan adanya suara yang lalu-lalang di timeline, interaksi antar sesama pengguna Twitter pun terasa lebih dekat.

Selain sisi humanis, Twitter juga berusaha menyajikan pilihan praktis bagi penggunanya. Maksudnya, lo jadi nggak lagi harus ribet mengetik saat ingin berkicau di Twitter. Cukup mengakses ikon mic yang berada di tombol new tweet, mulai merekam, dan tinggal unggah deh!

 

Regulasi dan Permintaan Autotext di Fitur Audio Tweet

Tampilan akun resmi Twitter di aplikasi Twitter

Saat ini, regulasi Twitter untuk konten “cuitan” berbentuk teks sudah cukup ketat, terutama dalam memberi flag tanda konten hoax atau mengandung hate speech. Twitter pun bisa men-suspend akun yang terdeteksi melanggar kebijakan Twitter.

Selain regulasi barusan, lo juga bisa mengkondisikan timeline lo sendiri menggunakan fitur block dan mute. Block untuk menghalau akses interaksi sama sekali dengan satu atau beberapa akun tertentu, sementara fitur mute untuk membatasi sebagian interaksi, seperti membatasi tweet akun tertentu muncul di timeline atau membatasi kosakata-kosakata spesifik untuk dapat muncul di timeline Twitter lo.

Oleh sebab itu, pengguna Twitter juga menginginkan ada kebijakan yang sama untuk konten cuitan suara di Twitter, termasuk memungkinkan pemberian flag pada cuitan suara yang melanggar SARA, mengandung hate speech dan hoax.

Selain regulasi, pengguna Twitter juga menyarankan adanya penambahan fitur autotext pada tweet suara ini. Autotext pada audio tweet akan sangat bermanfaat bagi pengguna tuna rungu. Adanya fitur autotext yang menampilkan versi teks dari suara rekaman tentunya akan mempermudah interaksi yang lebih inklusif di Twitter sendiri

Seperti yang ditulis dalam reply tweet dari akun resmi Twitter yang merespon beberapa masukan pengguna, masukan-masukan ini sedang dalam proses pemantauan dan penyusunan kembali oleh manajemen Twitter. Mengingat fitur audio text masih dalam tahap uji coba, sehingga wajar jika masih butuh banyak penyesuaian ke depannya.

 

 

Sources: Twitter, CNN, TeknoKompas

Tips Membeli Smartphone dan Laptop Bekas

Fri, 07 August 2020
Tampilan belakang iPhone X yang memantulkan gambar dari layar monitor Macbook

Belakangan ini, banyak berita mengenai smartphone premium yang dijual dengan harga miring. Jangan termakan oleh harga murah, lo harus waspada supaya nggak tertipu dengan barang elektronik palsu. Nggak perlu khawatir, lo tetap bisa kok membeli smartphone atau laptop dengan harga yang lebih murah.

Walau dalam kondisi bekas, masih tetap layak dipakai untuk membantu aktivitas lo #MauLagiDimanapun. Ikuti dulu tips aman dalam membeli smartphone atau laptop bekas. Tips-tips membeli produk elektronik bekas berikut ini sudah sesuai dengan teknologi yang eksis di tahun 2020.

 

Bekas atau Refurbished?

Tampilan menu di iPhone X hitam yang digenggam oleh seorang pria

Sebelum lo memantapkan niat untuk membeli smartphone atau laptop bekas, perhatikan dulu perbedaan antara barang bekas dengan barang refurbished. Barang elektronik refurbished ini adalah barang yang gagal produksi atau nggak dijual secara bebas karena harus dimodifikasi ulang.

Kalau lo ingin memiliki smartphone atau laptop dengan kualitas original, sangat disarankan untuk membeli barang bekas. Bukan berarti barang refurbished bernilai rendah, tetapi lo perlu punya mata jeli dan waktu lebih banyak untuk bisa memastikan barang tersebut layak digunakan.

 

Cek Harga dan Spesifikasi

Seorang wanita menekan spacebar di laptop yang ada di atas meja

Harga dari barang elektronik bekas jelas lebih murah daripada harga produk baru di pasaran. Kalau lo beruntung, lo bisa saja membeli smartphone atau laptop bekas dalam kondisi 90% menyerupai produk baru. Satu hal yang pasti, lo harus melakukan riset kecil-kecilan sebelum membeli barang elektronik bekas.

Coba googling dulu spesifikasi dan harga dari produk original yang ingin lo beli. Dari sana, lo sudah bisa mengenal fitur unggulan dari produk tersebut. Ketika lo sedang mencari seller terpercaya, pengetahuan ini bisa jadi andalan lo untuk menilai worth dan menawar harga dari smartphone atau laptop bekas yang akan lo beli.

Nggak perlu takut untuk bertanya kepada seller, justru lo harus bisa cerewet ketika membeli barang elektronik bekas. Mulai dengan tanya-tanya kondisi, spesifikasi yang ada, serta harga yang ditawarkan. Jika lo menemukan kejanggalan mengenai spesifikasi dari seller, ini bisa jadi red flag buat lo.

 

Periksa Dulu, Lalu Bayar

Seorang wanita menyerahkan sejumlah uang kepada seseorang dalam sebuah transaksi

Supaya lebih aman, lakukan pembayaran cash on delivery (COD) saat akan membeli smartphone atau laptop bekas. Ini berguna banget buat lo bisa melihat kondisi sekaligus mencoba barang bekas tersebut. Pertama-tama, cek kondisi fisik dari barang tersebut, apakah ada goresan, retak, dan lain sebagainya.

Nyalakan dan lihat kekuatan baterai. Jangan lupa untuk memastikan segala aksesoris yang dibutuhkan seperti charger sudah lengkap dan original. Untuk smartphone, cek software yang digunakan sudah updated atau belum, kondisi kamera depan dan belakang, serta fungsionalitas tombol-tombol smartphone.

Untuk laptop, cek port, drive optik, trackpad, dan keyboard. Nyalakan laptop untuk melihat kondisi LCD, speaker, dan webcam. Pastikan laptop dapat terhubung dengan jaringan internet dan memiliki storage (hardisk dan RAM) sesuai dengan spesifikasi. Setelah lo mengecek kualitas smartphone atau laptop bekas tersebut, barulah lo lanjutkan dengan proses pembayaran.

 

 

 

Sources: Tirto.id, SEA PC Mag, Android Guys