• Techno
  • Twitter Perdana Bikin Emoji untuk Film Indonesia

Twitter Perdana Bikin Emoji untuk Film Indonesia

Wed, 14 August 2019

Untuk pertama kalinya, Twitter membuatkan emoji untuk 2 film Indonesia, Gundala dan Twivortiare. Lo pasti bangga banget karena dengan adanya emoji ini, film Indonesia berpeluang buat jadi viral di seluruh dunia. Sejak diluncurkan secara resmi di akhir Juli 2019 kemarin, emoji film Gundala dan Twivortiare dimanfaatkan secara langsung untuk berinteraksi dengan penggemarnya melalui media sosial Twitter. Urbaners, pastikan lo nggak ketinggalan keseruan 2 emoji perdana untuk perfilman Indonesia ini, ya!

Bagian dari Rangkaian Kegiatan Promosi

Peluncuran emoji Twitter untuk film Indonesia ini pastinya nggak disia-siakan begitu saja. Kedua film karya anak bangsa ini melibatkan emoji Twitter sebagai bagian dari rangkaian kegiatan promosi. Para pemeran di dalam film Gundala dan Twivortiare pun berinteraksi langsung melalui sesi tanya jawab di platform media sosial Twitter.

Emoji Gundala Jadi Trending Topic di Indonesia

Meski baru dijadwalkan tayang di bioskop seluruh Indonesia pada akhir Agustus mendatang, ternyata film superhero Gundala sudah jadi bahan pembicaraan yang menarik. Terlebih di kalangan pengguna Twitter. Emoji yang dibuat untuk film yang disutradarai oleh Joko Anwar ini bahkan sempat menduduki urutan ke-5 dari trending topic Indonesia pada tanggal 1 Agustus 2019 lalu. Buat mengaktifkan emoji Gundala ini, lo bisa menambahkan hashtag atau tanda tagar (#), seperti #Gundala, #Guegundala, #NegeriIniButuhPatriot, #Gundalaff, dan #Gundala29Agustus.

Bikin Penggemar Lebih Dekat dengan Tokoh Alexandra Di Film Twivortiare

Buat lo yang mungkin belum tahu, film Twivortiare diangkat dari novel best seller yang ditulis oleh Ika Natassa. Berbeda dari novel pada umumnya, di dalam novel Twivortiare ini lo bisa menemukan sekumpulan tweet yang dibuat oleh tokoh utamanya, yaitu Alexandra. Nah, dengan adanya emoji Twitter untuk film Twivortiare ini, tentu saja karakter di film tersebut terlihat lebih nyata, termasuk dengan konflik percintaan yang dialami. Lo hanya perlu mengaktifkan emoji Twivortiare dengan cara menuliskan tagar #FilmTwivortiare, #Twivortiare, atau #InikahCinta.

Pernah luncurkan emoji untuk Avengers: Endgame

Sebelumnya, sekitar akhir bulan April lalu, Twitter sudah pernah meluncurkan emoji untuk meramaikan film buatan Marvel Studio, yaitu Avengers: Endgame. Saat itu, lo bisa menemukan 40 emoji buatan Twitter yang bikin pembicaraan seputar film superhero di media sosial semakin trending. Nggak cuma meluncurkan emoji untuk Captain America dan Iron Man, pengguna Twitter juga bisa menggunakan emoji Thor, Hulk, Hawkeye, Black Widow, Captain Marvel, Spider-Man, Nick Fury, hingga Doctor Strange.

 

Yuk, ikut ramaikan perilisan film Gundala dan Twivortiare dengan menggunakan hashtag keduanya di Twitter!

Source: provoke-online.com

Getting Better Job With Style in LinkedIn: Ini Etika Pakai LinkedIn, Bro!

Wed, 23 September 2020
Berikut 5 hal yang perlu lo hindari saat gunakan linkedin

Sosial media yang satu ini jelas lo sudah pasti tahu semua. Tidak hanya digunakan buat cari atensi saja, tapi juga bisa digunakan sebagai ‘CV’ diri lo sendiri, LinkedIn jadi sosial media yang mesti digunakan secara bijak.

Sebenarnya tidak hanya LinkedIn saja, sih – semua sosial media lo mesti digunakan dengan bijak. Kalau tidak, tentu ada konsekuensi-konsekuensi yang nantinya mesti lo terima. Lalu kenapa LinkedIn bisa dikatakan sebagai ‘CV’ dari diri lo sendiri?

 

Berikut 5 hal yang perlu lo hindari saat gunakan linkedin

Credit Image: betanews.com

Pasalnya LinkedIn adalah sosial media yang bisa dibuat untuk mencari pekerjaan. Hal ini terkait dengan memang banyak perusahaan besar yang mencari bibit unggul calon pekerja mereka dari LinkedIn. Maka dari itu, ‘CV’ lo ini mesti terlihat professional, nih!

Oleh karena itu ada beberapa etika yang mesti lo perhatikan dan lo kulik lebih dalam supaya makin paham bagaimana cara pakai LinkedIn dengan tujuan getting better job in style! Buat lo yang sudah penasaran, sila simak bahasan kali ini untuk selengkapnya, ya!

 

Pasang Foto yang Benar, Jangan yang Alay

LinkedIn sendiri dikenal sebagai sosial media yang menyerupai jaringan bisnis professional yang sangat besar. Kemungkinan diri lo bertemu dengan bos-bos besar sangatlah besar di LinkedIn. Oleh karena itu, etika pertama yang bisa lo terapkan adalah pasang foto yang benar dan jangan yang alay.

Kalau di sosial media yang lain, mungkin memasang foto alay atau memasang foto-foto yang tidak terlihat professional adalah sah-sah saja karena memang tujuannya mau lucu-lucuan atau getting attention. Tapi di LinkedIn, lo tidak bisa seperti itu kalau memang tujuannya lo mau mendapatkan pekerjaan yang lebih baik.

Pastikan lo memasang foto yang professional, seperti foto dengan background yang berwarna solid. Pose foto yang tidak aneh-aneh, dan tentunya mesti terlihat professional. Dan pastikan wajah lo menghadap ke kamera dengan tatapan siap mendapatkan masa depan yang lebih baik.

 

Bikin Konten dan Posting Secara Teratur

Biar di notice sama mereka yang mencari pegawai teladan seperti diri lo ini, di LinkedIn lo juga bisa buat konten dan posting secara teratur. Bukan karena algoritma sosial media yang mesti membuat lo rajin bikin konten, di LinkedIn, lo akan dianggap memiliki kredibilitas yang baik.

Artikel apa yang mudah dibuat? Direkomendasikan adalah konten artikel. Lo bisa bercerita di artikel tersebut, bisa bercerita tentang bagaimana profesionalisme bisa dibangun, bagaimana bisa bertahan di berbagai tekanan pekerjaan, dan masih banyak lainnya.

 

Etika Saling Berbalas Pesan

Satu hal yang bisa lo perhatikan dan terapkan dengan baik adalah etika saat saling berbalas pesan dari LinkedIn. LinkedIn punya fitur di mana lo bisa saling berbalas pesan secara professional. Tapi ada satu hal yang perlu lo perhatikan dan terapkan dengan baik.

Pastikan lo membalas pesan masuk paling lambat satu sampai dua hari dari pesan tersebut diterima. Jika sudah lewat dari dua hari, sepertinya lo sudah melewatkan kesempatan tersebut.

 

Tidak Perlu Dikunci

Sama seperti akun sosial media lainnya yang bisa di private atau dikunci – tapi kalau di LinkedIn, lebih baik tidak usah lo kunci karena ini malah akan menghalangi para talent hunter melihat profile dan menghubungi diri lo sendiri.

Oleh karena itu, pastikan tidak usah lo kunci, ya. Karena percuma juga kalau lo sudah buat profile yang baik, bagus dan professional tapi malah lo kunci dan jadi tidak bisa dilihat dan dihubungi oleh mereka yang membutuhkan diri lo.

 

No Toxic Vibe

Even maksud diri lo bercanda – tapi di LinkedIn harusnya tidak ada lagi komentar-komentar negatif atau bahkan bertengkar di kolom komentar tersebut. Hal ini jika dilihat dari mereka yang tadinya membutuhkan bantuan lo di perusahaannya, akan mundur melihat hal toxic seperti itu karena dinilai kredibilitas lo kecil.

Menghindari hal-hal seperti itu, pastikan lo tidak melakukan hal-hal buruk apalagi sampai meninggalkan komentar-komentar negatif di kolom komentar teman atau orang lain ya!

Wah bagaimana nih bro? Dari berbagai penjelasan di atas – sepertinya sudah cukup jelas bagaimana diri lo mesti behave kalau di LinkedIn. Jika semuanya sudah jelas, pastikan bisa lo terapkan dengan baik ya!

 

Feature Image – socialmediaexplorer.com