Menangkap Matahari di Yogyakarta - MLDSPOT

Menangkap Matahari di Yogyakarta

Wed, 18 March 2015

Nggak ada yang mampu mengalahkan keindahan pemandangan saat matahari mulai menyentuh cakrawala. Warna keemasan langit selalu tampak menakjubkan, lebih dari sekedar eksotis. Di Yogyakarta sendiri, tersimpan tujuh spot sempurna untuk melihat moment yang mengagumkan itu:

Puncak Suroloyo

Terletak di Pegunungan Menoreh, Kulon Progo, Puncak Suroloyo menawarkan langit sunrise dengan siluet Gunung Merapi dan Merbabu. Untuk mencapai spot ini, lo harus mendaki hampir 300 anak tangga di saat subuh. Dari gardu pandang tertinggi di 1.019 mdpl, lo juga bisa melihat keagungan Gunung Merapi, Gunung Merbabu, Gunung Sumbing, dan Gunung Sindoro, serta Candi Borobudur.

Gunung Merapi

Meski mendapat predikat sebagai “gunung berapi paling aktif di Indonesia”, keindahan sunrise di Gunung Merapi selalu menjadi buruan para petualang. Puncaknya menawarkan panorama yang bisa membayar lunas semua jerih payah lo. Tapi, kalau lo nggak bisa mencapai puncaknya, menikmati sunrise dari Pasar Bubrah pun udah cukup istimewa.

Bukit Parang Endog

Kalau ingin menghabiskan senja di Pantai Parangtritis, sempatkanlah untuk mendaki sedikit ke puncak bukitnya yang bernama Bukit Parang Endog. Dari puncak bukit ini, pemandangan sunset bakal terlihat lebih mempesona. Bukit ini juga biasa dimanfaatkan sebagai tempat olahraga paralayang.

Kalibiru

Di Desa Kalibiru, Kecamatan Kokap, Kulon Progo, terdapat sebuah hutan wisata yang menyimpan kesempurnaan sunset. Menjelang senja, naiklah ke sebuah panggung kecil yang dibangun di atas pohon pinus. Dari ketinggian, lo nggak hanya bisa menikmati moment matahari terbenam, namun juga keasrian Waduk Sermo yang dikelilingi perbukitan.

Candi Ratu Boko

Hanya di tempat ini, lo bisa “membingkai” matahari yang tengah beranjak menuju peraduannya. Candi Ratu Boko memang terkenal akan arsitektur gerbang kompleks candinya yang kokoh. Saat senja, gerbang tersebut menjadi pigura yang sempurna untuk disandingkan dengan sang surya.

Pantai Pok Tunggal


Salah satu moment sunset paling menawan terletak di Pantai Pok Tunggal, Gunung Kidul. Pantai Pok Tunggal menawarkan pemandangan sunset yang lengkap dengan backsound desiran ombak dan kelembutan pasir putih. Jangan lupakan juga kehadiran pohon duras yang semakin mendramatisir keindahan senja ini.

Gunung Api Purba Nglanggeran

Gunung Api Purba Nglanggeran menjadi alternatif sempurna kalau lo ingin menikmati sunrise dan sunset. Di puncak timur, lo bisa menyaksikan moment matahari terbit, dan sebaliknya, lo bisa menikmati keindahan sunset di puncak barat. Nggak jauh dari kedua puncak itu, terdapat Embung Nglanggeran yang menjadi “cermin” dari cakrawala senja.

 

 

Sunrise Sempurna di Magelang
Nggak jauh dari Yogyakarta, Magelang memiliki Candi Borobudur dan Punthuk Setumbu sebagai spot sempurna untuk “menangkap” keindahan sunrise. Di Candi Borobudur, lo bisa melihat sunrise di sela-sela kemegahannya. Sementara di Punthuk Setumbu, lo bisa menyaksikan pemandangan sunrise yang magis.

 

Wisata Alam di Waduk Sermo
Waduk Sermo yang terletak di Dusun Sermo, Kecamatan Kokap, menawarkan pemandangan serta udara yang sangat menyegarkan. Waduk hasil bendungan Sungai Ngrancah ini bisa dapat dikelilingi dengan menggunakan perahu wisata atau berkendara melalui jalan aspal yang melingkarinya.

 

Tentang Embung Nglanggeran
Awalnya, Embung Nglanggeran adalah bukit bernama Gunung Gandu yang dipotong dan dikeruk untuk dijadikan telaga tadah hujan. Selain mengandalkan air hujan, air embung ini juga berasal dari Sumber Sumurup yang terletak di Gunung Api Purba Nglanggeran.

 

Pengin Jalan ke Museum? Coba Fitur Virtual Traveling Ini Bro!

Mon, 14 September 2020
traveling ke museum virtual

Perkembangan teknologi bisa jadi inspirasi tersendiri buat lo semua yang sudah rindu banget buat traveling tapi belum bisa dilakukan karena kondisi seperti ini yang tidak memungkinkan. Terlebih buat lo yang suka jalan-jalan ke museum, sekarang cara baru buat melakukannya, bro!

Kalau beberapa waktu lalu kita sudah bahas bagaimana kemungkinan adanya menikmati konser musik dengan konsep virtual reality – kali ini, dengan konsep yang hampir sama, bisa diterapkan juga buat lo yang mau jalan-jalan ke museum.

Terlebih buat di berbagai negara lainnya, yang mengakali pandemi ini dengan memanfaatkan perkembangan teknologi yang sudah semakin maju ini. Banyak museum di luar sana yang sudah memanfaatkan hal tersebut ditandai dengan terbukanya pintu museum secara virtual.

Lo bisa menikmati karya-karya seniman yang disimpan rapi di dalam museum hanya dari layer ponsel smartphone saja atau computer di mana lo berada. #MauLagiDimanapun lo tetap bisa jalan-jalan seru ke museum-museum.

Nah bagaimana di Indonesia sendiri? Perlu lo ketahui nih kalau setidaknya ada 4 museum atau galeri karya seni yang bisa lo datangi secara virtual. Penasaran di mana saja? Daripada menebak-nebak sendiri, sila simak bahasan kali ini sampai habis ya!

 

Virtual Traveling ke Biennale Jogja

virtual traveling museum biennale jogja 2020

Credit Image: goodnewsfromindonesia.id

Sudah menjadi wadah buat seniman lokal ataupun internasional buat berkarya, belajar dan berdiskusi terkait karya di bidang seni visual, dari tahun 1988, Biennale Jogja jadi tempat yang seru buat didatangi.

Bekerja sama dengan Google Arts & Culture, pagelaran seni yang prestis dari Biennale Jogja masih bisa lo nikmati secara virtual. Lo bisa langsung gas ke halaman utama websitenya buat menikmati hasil karya seni visualnya keren-keren.

 

Ciputra Artpreneur

Kurang lebih konsep dasarnya sama, bekerja sama dengan Google Arts & Culture, salah satu kolektor karya seni, Dr. Ir. Ciputra mempunyai Ciputra Artpreneur yang berisikan banyak sekali karya seni visual luar biasa indahnya. Lo bisa menikmati karya-karya luar biasa tersebut secara virtual.

 

‘Trajectory’: A Decade of Lawangwangi

Berlokasi di Bandung, melalui website ArtSociates lo bisa menikmati ‘Trajectory’ yang berisikan 10 karya dari 10 seniman lintas generasi yang karyanya benar-benar luar biasa. Di pameran ini, lo bisa menikmatinya dengan cara virtual.

 

Pameran #KilasBalik Selasar Sunaryo

Masih dari Bandung lagi, Selasar Sunaryo juga ikut memboyong karya-karya yang ada di dalamnya untuk bisa dinikmati secara virtual. Melalui pameran #KilasBalik, lo bisa menikmati kreasi-kreasi yang sebelumnya sudah pernah dipamerkan juga.

Tidak hanya kreasi-kreasi yang sudah ada saja, lo bisa melihat juga berbagai koleksi buku, katalog dan berbagai karya seni lainnya di dalam eksibisi tersebut. Secara virtual, karya-karya di sana bisa lo nikmati dari layar smartphone lo saja.

Wah bagaimana nih bro? Dari berbagai pameran dan museum yang menyediakan layanan kunjungan virtual, yang mana nih yang sudah lo rencanakan buat di datangi?

 

Feature Image – secretldn.com