• Traveling
  • Jembatan-Jembatan Teraneh di Dunia

Jembatan-Jembatan Teraneh di Dunia

Tue, 24 March 2015

Kalau mendengar kata jembatan, pasti yang ada di otak lo adalah menyebrang. Entah itu menyeberangi sungai, danau, laut ataupun gunung. Biasanya juga jembatan memiliki konsep yang hampir sama satu sama lain, lurus dan menyeramkan karena strukturnya yang tinggi. Tapi ada nih Urbaners, jembatan yang menarik banget untuk dikunjungi. Jembatan-jembatan ini berbeda dari yang biasanya.Unsur artistik yang kuat membuat jembatan-jembatan ini justru malah mejadi daya tarik wisatawan untuk melihat dan menyebranginya secara langsung.

Rakotz Bridges, Jerman

Rakotz Bridges (Rakotzbrücke) yag sering disebut juga The Devil's Bridge ini sudah ada sejak 150 tahun yang lalu sekitar tahun 1860-an. Jembatan dengan konstruksi yang sangat unik, dan jika diperhatikan, jembatan tersebut akan membentuk sebuah lingkaran yang menyatu dengan bayangannya di air. Jembatan ini juga masih asli dan selalu dirawat oleh pemerintah Jerman. Waktu yang terbaik melihat jembatan ini adalah pada saat matahari terbit atau tenggelam, sinar matahari bagaikan menembus lingkaran dari jembatan ini.

Langkawi Skybridge, Malaysia

Jembatan yang merupakan "Top 10 LandMark - Malaysia" dan "World's Most Spectacular Pedestrian Bridges" ini memiliki panjang sekitar 125m dan berada di ketinggian 100m dari permukaan tanah. Struktur yang berkelok-kelok dan cantik, memuat jembatan ini selalu diburu para wisatawan. Dari atas jembatan ini, kita bia menikmati keindahan landscape dari Gunung Machinang dan daerah sekitar langkawi dari atas jembatan. As long as you walk, you will enjoy it!

The Moses Bridge, Netherland

Kalau biasanya jembatan berada melayang diatas permukaan, beda dengan jembatan ini. Jembatan ini malah berada rata dengan air dan membelah sungai tersebut. Jembatan yang diciptakan oleh duo arsitek Ad Kil dan Ro Koster ini tadinya merupakan wujud penjagaan dari Spanyol dan Prancis pada abad ke-17. Karena jembatan ini tidak bisa dilihat dari kejauhan, jadi jika melewati jembatan ini, seperti menghilang  dan masuk kedalam air. Uniknya, air dan tinggi jembatan ini memiliki ketigggian yang sama, tetapi air tidak pernah melewati atau menggenangi jembatan ini.

The Rolling Bridge, London

Kalau lo familiar dengan drawbridge seperti yang ada di kastil-kastil jaman dulu, hampir sama dengan jembatan ini. Hanya saja bedanya, jembatan ini bukan terangkat dan terbagi dua tapi jembatan ini malah tergulung membentuk lingkaran. Jembatan yang berada di Paddington Bassin ini akan otomatis menggulung jika terdapat kapal kecil yang ingin lewat. Karena keunikannya pada tahun 2005 jembatan ini mendapat penghargaan "The British Structural Steel Design Award".

The Living Root Bridges, India

Setelah lo ngeliat jembatan-jembatan yang modern, kini giliran jembatan yang menyatu dengan alam. Yep, seperti namanya, jembatan ini memang terbuat dari akar-akar pepohonan yang saling mengikat dan membentuk sebuah jembatan. Para penduduk lokal di sekitar jembatan tersebut juga tidak mengetahui asal muasal dari pembuatan jembatan ini, diperkirakan jembatan ini sudah ada sejak 500-600 tahun yang lalu. Meskipun tidak ada penguatnya seperti semen ataupun tali, tetapi jembatan ini cukup kuat untuk menjadi  jalur transportasi masyarakat sekitar lho. Jalan dijembatan ini serasa jadi Tarzan ya, Urbaners!

 

 

Pengekspor Rambut
Mungkin terdengar aneh buat lo Urbaners, tetapi fakta menyatakan bahwa India mengekspor rambut yang merupakan komoditas dan baru, dan ekspor ini bernilai mencapai $415.000.000 setiap tahunnya. Wow…

 

Jembatan Terpanjang di dunia
Jembatan Danyang-Kunshan Grand merupakan jembatan terpanjang didunia, memiliki panjang 164.800 meter atau 102,4 mil dengan rentan 260 meter. Jembatan ini merupakan jalur transportasi untuk melintasi Danau Yangchen di Suzhou.

 

Asal-usul Nama Netherlands
Nama Belanda (Netherlands) berasal dari keadaaan geografinya yang 20% daratan dan penduduknya hidup lebih rendah dari permukaan laut. Daratan yang tinggi, hanya 1 meter di bawah permukaan laut, luasnya sekitar 50%. Istilah Netherlands artinya adalah “Negara Rendah”.

 

Suka Diving? Ini Dia X Wisata Diving Paling Seru di Indonesia

Monday, December 30, 2019 - 18:06
seorang penyelam memotret sekumpulan ikan-ikan

Diving menjadi salah satu jenis olahraga yang cukup banyak diminati saat ini. Kalau lo suka diving dan ingin mencari lokasi diving yang seru di Indonesia, banyak lokasi lo eksplorasi. Tempat-tempat ini tersebar hampir di seluruh perairan Indonesia. Biar lo nggak makin penasaran, simak beberapa spot-nya berikut.

 

Candi Dasa

perairan biru yang jernih di Candi Dasa

Candi Dasa merupakan daerah di Bali yang ada di sebelah timur. Lokasi ini sangat cocok buat lo jadikan tempat untuk diving di Pulau Dewata. Laut di Candi Dasa memiliki daya tarik berupa alam bawah lautnya yang eksotis. Lo bisa dengan mudah menemui hewan laut seperti lion fish, ular laut, dan juga keindahan dinding koral yang megah.

 

Pulau Pramuka

Seorang scuba divers sedang menyelam di Pulau Pramuka

Pulau ini merupakan salah satu dari gugusan pulau yang ada di wilayah Kepulauan Seribu. Di sini ada banyak dive site atau tempat untuk menikmati diving yang bisa lo kunjungi seperti Platform, Sea Garden, Tabularasa Shipwreck, dan juga Jetty. Selain itu, lo juga bisa menemui penyu-penyu cantik di dekat karang. Kalau lo suka sama ikan nemo, bisa juga memberi makan langsung saat diving.

 

Tulamben

ikan-ikan di bawah laut Tulamben

Tulamben berada di Pulau Bali. Bukan hanya terkenal sebagai spot diving yang seru tetapi juga terkenal dengan free diving-nya. Spot diving favorit di Tulamben yaitu Liberty Shipwreck. Lo pun bisa menikmati keseruan diving di Tulamben bersama teman di akhir pekan atau saat liburan di sini. Lokasi Panati Tulamben sendiri ada di daerah Karangasem, Bali. Selain diving lo juga bisa melakukan aktivitas menarik lainnya seperti memancing di sekitar area pantai saat sore hari tiba.

 

Derawan

perairan biru yang jernih di perairan Derawan

Derawan terkenal dengan pulau dan lautnya yang indah dan terhampar luas. Di sini lo bisa diving dengan keindahan lautnya yang menakjubkan. Nggak hanya itu saja, lo juga bisa melihat barracuda di sini. Ada schooling barracuda yang membentuk tornado. Diving di Derawan bisa membuat lo menguji ketangguhan. Ini karena arus di Derawan cukup kencang, sehingga lo nggak cuma harus siap teknik finning saja tetapi juga teknik pernafasan juga harus terlatih. Biar diving lo seru dan nyaman, pastikan lo menguasai teknik bernafas dan mengonsumsi udara dengan baik.

 

Labuan Bajo

kapal bersandar di dermaga Labuan bajo

Di Labuan Bajo terdapat banyak spot diving yang menarik dan seru. Salah satu spot diving terbaik di Labuan Bajo yaitu Manta Point. Waktu terbaik buat diving di Manta Point adalah pagi hari. Arusnya nggak terlalu kencang sehingga lo bisa diving dengan nyaman dan tenang. Tempat ini sangat cocok untuk dijadikan spot diving bagi pemula.

 

Alor

sebuah kapal di atas perairan alor

Laut di wilayah Alor sangat jernih, bahkan lo juga bisa melihat frog fish. Kalau lo lagi beruntung, lo juga bisa ketemu paus, lumba-lumba dan mola-mola. Pemandangan di laut Alor dijamin bikin lo betah diving di sini. Keindahan bawah laut Alor sangat menakjubkan.  

 

Lokasi-lokasi di atas bisa jadi pilihan lo yang lagi mencari lokasi diving yang seru di Indonesia. Dijamin pengalaman diving lo akan jadi pengalaman yang nggak terlupakan.

 

Source  Travel Detik