Home Traveling Pemandangan Eksotis Dari Yogyakarta

Pemandangan Eksotis Dari Yogyakarta

Tuesday, April 7, 2015 - 14:19
Bagikan
Facebook Twitter Email

Halo, Urbaners! Apa Lo pernah denger soal Air Terjun Sri Gethuk? Wah nyesel banget lho kalau belom! Air Terjun Sri Gethuk adalah salah satu objek wisata alam yang terletak di Dusun Menggoran, Desa Bleberan, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta. Air terjun ini juga punya nama lain lho, yaitu Air Terjun Slempert. Nama Slempert itu sendiri berasal dari lagenda masyarakat setempat Desa Bleberan, yang menurut cerita, air terjun ini merupakan pusatnya paran Jin dengan pimpinan bernama Jin Anggo Menduro. Air terjun ini juga berasal dari iga sumber mata air: Kedungpoh, Ngandong, dan Ngumbul.

Padahal nih, Urbaners, Kabupaten Gunung Kidul itu dulu sangat terkenal dan identik dengan yang namanya kekeringan, hutan gundul dan tanah yang tandus. Tapi itu dulu, sekarang tempat ini sudah menjadi surga yang hijau. Tanah – tanah yang dahulu tandus sekarang sudah ditumbuhi banyak pepohonan seperti Jati dan mahoni, misalnya, dan juga kelapa, rambutan, dan sebagainya. Walaupun beberapa pantainya masih terasa aroma kering dan kemarau, tapi jangan salah, karena dibalik itu ada tempat yang sangat indah dan elok yang menyaingi keindahan objek wisata alam terkenal diluar negeri, dan itulah Air Terjun Sri Gethuk. Objek wisata indah ini terletak sekitar 45 Km dari Yogyakarta kemudian menanjak dari Piyungan dan bukit pathuk Gunung Kidul. Jalan yang bakal lo tempuh untuk sampai ke air terjun Sri Gethuk memang nggak mudah, lo harus melewati jalan berbelok – belok dan juga banyak jalan rusak, tapi semua usaha itu nggak sia – sia kok! 

Menurut Pengelola wisata tersebut, nama Gethuk itu berasal dari kata “Kethuk” yang merupakan jenis perangkat gamelan jawa. Tetapi untuk memudahkan pengucapannya, maka dirubah menjadi Gethuk. Konon zaman dahulu disekitar air terjun ada sebuah kerajaan mahluk halus, bernama Lelembut, yang pada hari – hari atau saat tertentu akan menabuh alat musik Kethuk tersebut. Suara gamelan itu terdengar oleh warga desa Bleberan. Nah, suatu hari terjadi keributan karena alat musik tersebut hilang. Maka jadilah tempat tersebut diberi nama Sri Kethuk. Lokasi ini selanjutnya dikembangkan menjadi lokasi wisata, dan dibuka pada tahun 2007. Nah, bagi lo yang hobi travelling dan belom pernah ke Sri Gethuk, tunggu apalagi!

 

Source : yogyatrip.com, batasnusa.com,