Damai di Danau Sentani

Tue, 05 May 2015

Indonesia selalu memiliki keindahan alam yang menawan. Di wilayah Papua bukan hanya Raja Ampat saja, ternyata di tempat ini banyak keindahan alam yang belum terekspos. Salah satunya adalah Danau Sentani di Jayapura. Danau Sentani berada tepat di bawah lereng Pegunungan Cagar Alam Cyclops. Arti kata Sentani sendiri adalah "di sini kami tinggal dengan damai”, nggak heran kalo ada disini lo akan merasakan keheningan dalam damai di tanah Papua.

Danau Sentani merupakan danau terbesar di Papua, lho Urbaners, luas danau ini aja sekitar  9.360 hektar dan berada pada ketinggian 75 mdpl. Kedalaman danau ini makanya bisa menjadi rumah untuk 33 jenis ikan tawar. Sebagiannya ikan yang hidup di Danau Sentani, yaitu ikan pelangi, ikan gabus dan ikan hiu gergaji. Banyaknya ikan tawar menjadi mata pencaharian masyarakat sekitar danau.

Sebelum masyarakat Papua,  dahulu Danau ini sempat menjadi tempat pelatihan untuk pendaratan pesawat amfibi. Landasan ini dibangun sama negeri Jepang, tapi direbut oleh Angkatan Darat AS pada tahun 1944. Legenda perang Amerika, Jenderal McArthur dikatakan pernah tinggal di danau dan di 22 pulau di dalamnya.

Pulau kecil di sekitar Danau Sentani, antara lain Pulau Asei, Pulau Ajau, Pulau Yobeh, Pulau Kensio, Puyoh besar atau Putali, dan Pulau Yonokom.

Kalau Urbaners ingin merasakan damainya Danau Sentani, di sini, lo bisa memancing, bermain ski air, dan juga berenang di tepi danau. Yang pasti lo juga bisa berinteraksi langsung dengan masyarakat sekitar danau dan mengenal lebih dekat budaya yang ada, seperti membuat baju dari kulit kayu, membuat lukisan, memahat ukiran kayu Papua, dan menanam sayuran di tengah danau.

Berbagai hasil kerajinan masyarakat di sini, akan di pamerkan dalam Festival Danau Sentani yang rutin diadakan setiap pertengahan bulan Juni. Dalam festival ini juga akan menampilkan tarian-tarian adat, upacara adat, dan sajian kuliner khas Papua. Uniknya lagi tarian adat dilakukan di atas perahu sambil mengelilingi keindahan Danau Sentani.

 

 

Tari Perang
Tari Perang adalah salah satu nama tarian yang berasal dari Papua Barat. Tarian ini melambangkan kepahlawanan dan kegagahan rakyat Papua. Tarian ini biasanya dibawakan oleh masyarakat pegunungan. Digelar ketika kepala suku memerintahkan untuk berperang, karena tarian ini mampu mengobarkan semangat.

Tangkapan Ikan di Danau Sentani
Luas Danau hingga ribuan hektar menjadi hasil tangkapan ikan di danau ini pertahun mencapai 1.823 ton/tahun. Banyak banget ya, Urbaners?

Sumber Mata Air
Air di Danau Sentani yang tidak kunjung habis, ternyata mendapatkan suplai dari sekitar kurang lebih 34 sumber mata air dari pegunungan Cyclop.

Jalan-Jalan Keliling Dunia di Rumah dengan 5 Tur Virtual

Fri, 24 April 2020
Seorang pria sedang duduk di kursi sambil menggunakan VR gadget

Pandemi COVID-19 di seluruh dunia menjadi hambatan buat lo yang sudah berencana untuk menikmati liburan. Untuk mengisi waktu luang lo selama isolasi diri di rumah, ada opsi virtual tour yang siap membawa lo ke destinasi-destinasi top di dunia.

 

The Louvre

Tampak luar The Louvre di Paris saat sore hari dan dipenuhi turis.

Salah satu bangunan museum paling ikonik di seluruh dunia ini tutup sementara selama pandemi COVID-19 berlanjut. Kabar baiknya, lo nggak perlu jauh-jauh terbang ke Paris untuk bisa menikmati pameran seni, benda bersejarah, dan galeri di Museum Louvre. Lo bisa langsung cek laman Museum Louvre di sini dan ikut virtual tour yang disediakan.

Terdapat 4 kategori virtual tour yang bisa diambil kapan saja, yaitu Exhibition: The Advent of The Artist’, Egyptian Antiquities, Remains of The Louvre’s Moat, dan Galerie d’Apollon. Cukup gunakan smartphone, tablet, atau laptop, lo sudah bisa menikmati keindahan The Louvre langsung dari rumah.

 

Walt Disney World

Patung Walt Disney dan Mickey di depan Istana Cinderella di Walt Disney World.

Punya impian untuk pergi ke Walt Disney World? Buat pecinta Disney, sekarang lo hanya butuh jaringan internet untuk bisa merasakan keseruan di Walt Disney World. Tenang saja, virtual tour tidak dipungut biaya dan bisa diakses di mana saja dan kapan pun yang lo mau. Nggak hanya sekadar jalan-jalan di area Walt Disney World, tetapi lo juga bisa ikut virtual ride yang membuat lo merasa seakan-akan sedang bermain langsung.

Lo bisa ikut naik Frozen Ever After, It’s a Small World, Monster, Inc. Mike and Sulley to the Rescue!, dan Pirates of the Caribbean. Ini bisa lo jadikan ide untuk kencan virtual selanjutnya bersama si doi. Kapan lagi bisa nge-date di Walt Disney World!

 

Yosemite National Park

Pemandangan danau dan bukit berbatu di Yosemite National Park

Bosan di rumah akan membuat lo punya keinginan besar untuk berpetualang di alam liar. Sayang sekali, masa karantina ini menghalangi lo untuk bepergian ke luar rumah. Tetapi, sekarang lo bisa mengunjungi Yosemite National Park langsung dari rumah lo sendiri. Berlokasi di California, Amerika Serikat, taman ini menyuguhkan pemandangan indah penuh bebatuan serta perairan yang indah dipandang.

Saat lo penat dengan pekerjaan atau ingin melihat pemandangan alam yang segar, lo bisa langsung klik di sini untuk segera mengunjungi Yosemite National Park lewat virtual tour. Selain Yosemite, terdapat juga virtual tour untuk Yellowstone National Park yang terkenal dengan geyser penuh warna.

 

Tembok Besar China

Potret Tembok Besar China dari atas yang sepi pengunjung dan dikelilingi bukit hijau.

Salah satu dari tujuh keajaiban dunia yang terletak di dataran China sekarang memang tidak memungkinkan untuk dikunjungi, terutama oleh turis dari Indonesia. Namun, lo tetap bisa menikmati jalan-jalan santai menyusuri Tembok Besar China melalui virtual tour yang kini tersedia untuk diakses kapan pun.

Destinasi yang terkenal ramai oleh pengunjung, bisa lo nikmati sendiri di rumah tanpa gangguan orang lain. Terlebih lagi, lo nggak perlu lelah berjalan selama tur, cukup duduk dengan tenang sambil menatap layar laptop.

 

Sistine Chapel

Interior di dalam gedung Sistine Chapel yang penuh dengan Raphael’s tapestries.

Saat berkunjung ke Italia, Sistine Chapel adalah destinasi top yang tidak boleh dilewatkan. Dibuka untuk umum, gereja bersejarah ini terkenal dengan gaya interior serta lukisan “The Last Judgment” di langit-langit bangunan. Selalu padat akan pengunjung, ini saatnya bagi lo mengunjungi Sistine Chapel di rumah untuk mengisi waktu luang.

Walaupun kini Italia sedang dalam masa lockdown, lo tetap bisa melihat sendiri keindahan bangunan Sistine Chapel lewat virtual tour. Siapkan laptop dan jaringan internet yang stabil sebelum memulai virtual tour, Bro!

 

Sources: goodhousekeeping.com, Washington Post, Lonely Planet