The Traveling Gadgets

Thu, 22 October 2015

Travelling emang termasuk kegiatan yang asyik banget Urbaners. Tapi di sisi lain, lo nggak bisa mungkirin kalau terkadang travelling bisa jadi amat ngerepotin. Belum lagi pengalaman-pengalaman nggak enak yang mungkin bisa terjadi pada diri lo—bosen nungguin pesawat, baterai ponsel habis, atau harus duduk bersebelahan dengan orang nyebelin. Worry no more, kelima barang ini bakal bikin travelling lo berjalan semulus mungkin tanpa harus menjebol tabungan.

 

Portable Charger

Kalau di Indonesia, barang ini lebih dikenal dengan nama powerbank. Tempat-tempat seperti bandara emang umumnya nyediain outlet atau colokan listrik, tapi untuk nemuin yang lagi kosong kadang butuh perjuangan lebih. Untuk lebih amannya, lo bisa bawa portable charger. Barang ini udah banyak banget dijual di pasaran dengan kisaran harga $10 atau sekitar 135 ribu rupiah.

 

Headphone Splitter

Kalau lo travelling secara berkelompok, ada baiknya lo bawa headphone splitter agar lo bisa nonton film atau dengerin musik bareng temen lo. Dengan headphone splitter, lo nggak harus memasang headphone di cuma salah satu lubang telinga lo. Tapi, pastikan kalau temen lo bawa headphone juga, ya. Salah satu perusahaan yang memproduksi headphone splitter adalah Belkin. Lo bisa mendapatkan barang ini seharga $5 atau sekitar 67 ribu rupiah.

 

Luggage Cup Holder

Koper, tas jinjing, paspor, KTP…. Rasanya susah banget nyeimbangin semua barang tersebut untuk dibawa dengan kedua tangan. Belum lagi kalau tiba-tiba lo butuh asupan kafein dan memutuskan untuk beli secangkir kopi. Nggak perlu bingung lagi, Urbaners. Dengan harga $12.95 atau sekitar 176 ribu rupiah, lo bisa memiliki luggage cup holder yang secara praktis terpasang di gagang koper lo.

 

Tech Stand

Nggak semua pesawat punya in-flight entertainment dalam penerbangannya. Nggak jarang lo harus mentransfer beberapa film ke ponsel lo agar bisa ditonton selama penerbangan. Masalahnya, capek juga kalau harus terus-terusan memegangi ponsel selama dua jam film berlangsung. Lo butuh yang namanya tech stand, Urbaners. Bentuknya hampir sama dengan tongsis, tapi ia punya tiga kaki yang membuatnya bisa berdiri. Lo bisa membelinya dengan harga $29.95 atau sekitar 400 ribu rupiah.

 

Digital Luggage Scale

Susah emang untuk nggak kalap belanja oleh-oleh saat travelling. Gantungan kunci buat temen-temen sekantor, kaos buat adik lo, belum lagi titipan dari pacar lo. Saat menimbang koper di bandara, baru lo sadar kalau ternyata berat bawaan lo melebihi jumlah maksimal yang ditentuin. Lo bisa menghindari kejadian tersebut dengan menggunakan digital luggage scale. Ukurannya kecil, jadi bisa lo masukkan ke kantong baju. Harganya mencapai 20$ atau sekitar 270 ribu rupiah.

Udah siap untuk berangkat travelling? Jangan lupa untuk hunting kelima barang yang udah disebutin di atas, ya, Urbaners. Happy travelling! Semoga perjalanan lo menyenangkan.

 

Source: huffingtonpost.com , suesdealsandreviews.com, www.wired.com

 

 

Koki di Swiss
​Di salah satu hotel di Swiss, haram hukumnya kalau lo menambahkan garam atau lada ke dalam makanan karena perbuatan tersebut menunjukkan tidak menghargai koki

Perjalanan terpendek
​Dari bandara Scottish Island ke Papa Westray lo cuma butuh waktu sekitar 2 menit perjalanan

Arab Saudi tanpa sungai
​Ternyata, Arab Saudi adalah satu-satunya negar yang tidak mempunyai sungai di dunia

Jalan-Jalan Keliling Dunia di Rumah dengan 5 Tur Virtual

Fri, 24 April 2020
Seorang pria sedang duduk di kursi sambil menggunakan VR gadget

Pandemi COVID-19 di seluruh dunia menjadi hambatan buat lo yang sudah berencana untuk menikmati liburan. Untuk mengisi waktu luang lo selama isolasi diri di rumah, ada opsi virtual tour yang siap membawa lo ke destinasi-destinasi top di dunia.

 

The Louvre

Tampak luar The Louvre di Paris saat sore hari dan dipenuhi turis.

Salah satu bangunan museum paling ikonik di seluruh dunia ini tutup sementara selama pandemi COVID-19 berlanjut. Kabar baiknya, lo nggak perlu jauh-jauh terbang ke Paris untuk bisa menikmati pameran seni, benda bersejarah, dan galeri di Museum Louvre. Lo bisa langsung cek laman Museum Louvre di sini dan ikut virtual tour yang disediakan.

Terdapat 4 kategori virtual tour yang bisa diambil kapan saja, yaitu Exhibition: The Advent of The Artist’, Egyptian Antiquities, Remains of The Louvre’s Moat, dan Galerie d’Apollon. Cukup gunakan smartphone, tablet, atau laptop, lo sudah bisa menikmati keindahan The Louvre langsung dari rumah.

 

Walt Disney World

Patung Walt Disney dan Mickey di depan Istana Cinderella di Walt Disney World.

Punya impian untuk pergi ke Walt Disney World? Buat pecinta Disney, sekarang lo hanya butuh jaringan internet untuk bisa merasakan keseruan di Walt Disney World. Tenang saja, virtual tour tidak dipungut biaya dan bisa diakses di mana saja dan kapan pun yang lo mau. Nggak hanya sekadar jalan-jalan di area Walt Disney World, tetapi lo juga bisa ikut virtual ride yang membuat lo merasa seakan-akan sedang bermain langsung.

Lo bisa ikut naik Frozen Ever After, It’s a Small World, Monster, Inc. Mike and Sulley to the Rescue!, dan Pirates of the Caribbean. Ini bisa lo jadikan ide untuk kencan virtual selanjutnya bersama si doi. Kapan lagi bisa nge-date di Walt Disney World!

 

Yosemite National Park

Pemandangan danau dan bukit berbatu di Yosemite National Park

Bosan di rumah akan membuat lo punya keinginan besar untuk berpetualang di alam liar. Sayang sekali, masa karantina ini menghalangi lo untuk bepergian ke luar rumah. Tetapi, sekarang lo bisa mengunjungi Yosemite National Park langsung dari rumah lo sendiri. Berlokasi di California, Amerika Serikat, taman ini menyuguhkan pemandangan indah penuh bebatuan serta perairan yang indah dipandang.

Saat lo penat dengan pekerjaan atau ingin melihat pemandangan alam yang segar, lo bisa langsung klik di sini untuk segera mengunjungi Yosemite National Park lewat virtual tour. Selain Yosemite, terdapat juga virtual tour untuk Yellowstone National Park yang terkenal dengan geyser penuh warna.

 

Tembok Besar China

Potret Tembok Besar China dari atas yang sepi pengunjung dan dikelilingi bukit hijau.

Salah satu dari tujuh keajaiban dunia yang terletak di dataran China sekarang memang tidak memungkinkan untuk dikunjungi, terutama oleh turis dari Indonesia. Namun, lo tetap bisa menikmati jalan-jalan santai menyusuri Tembok Besar China melalui virtual tour yang kini tersedia untuk diakses kapan pun.

Destinasi yang terkenal ramai oleh pengunjung, bisa lo nikmati sendiri di rumah tanpa gangguan orang lain. Terlebih lagi, lo nggak perlu lelah berjalan selama tur, cukup duduk dengan tenang sambil menatap layar laptop.

 

Sistine Chapel

Interior di dalam gedung Sistine Chapel yang penuh dengan Raphael’s tapestries.

Saat berkunjung ke Italia, Sistine Chapel adalah destinasi top yang tidak boleh dilewatkan. Dibuka untuk umum, gereja bersejarah ini terkenal dengan gaya interior serta lukisan “The Last Judgment” di langit-langit bangunan. Selalu padat akan pengunjung, ini saatnya bagi lo mengunjungi Sistine Chapel di rumah untuk mengisi waktu luang.

Walaupun kini Italia sedang dalam masa lockdown, lo tetap bisa melihat sendiri keindahan bangunan Sistine Chapel lewat virtual tour. Siapkan laptop dan jaringan internet yang stabil sebelum memulai virtual tour, Bro!

 

Sources: goodhousekeeping.com, Washington Post, Lonely Planet