• Traveling
  • Mau Jalan-Jalan Murah? Coba Low Cost Carriers!

Mau Jalan-Jalan Murah? Coba Low Cost Carriers!

Wed, 23 March 2016

Bisa liburan dengan biaya murah pastinya jadi idaman para traveler. Lo juga pasti bakal kepikiran kalau lihat ada promo tiket pesawat yang harganya jauh di bawah pasaran. Cocok-cocokin sama jadwal kerjaan, siapa tahu waktunya pas sama jadwal terbang si pesawat murah. Betul nggak tuh, Urbaners?

Impian lo bisa buat jalan-jalan murah ini sudah dialami oleh Richard Quest loh, Urbaners. Kalau lo belum pernah dengar namanya, Richard Quest adalah seorang jurnalis Inggris, pembaca berita, dan reporter di CNN International. Bahkan, Richard Quest punya acaranya sendiri, yaitu Quest Means Business.

Ada Apa dengan Richard Quest Ini?

Bersiap-siaplah buat iri, Urbaners. Ceritanya, Richard Quest membuat perjalanan selama 8 hari, mengelilingi 9 negara, menggunakan 10 maskapai. Lewat perjalanan ini, Richard Quest mencoba untuk ngasih tahu pengalamannya sendiri jalan-jalan dengan low cost carriers, alias budget airlines, alias hematnya di ongkos, tapi lo nggak nebeng bermodal jempol. Masih pakai pesawat kok perginya.

 

Beberapa maskapai pilhan Richard Quest itu punya tarif perjalanan yang jauh lebih murah dibanding maskapai tradisional yang lo tahu selama ini. Kalau lo mau melakukan perjalanan jarak dekat di Eropa, Asia, dan Amerika, cerita soal pengalamannya Richard Quest ini bisa sangat membantu lo.

Maksudnya Tuh Gimana?

Oke, wajar kalau lo masih bingung kok, Urbaners. Jadi, gampangnya begini. Selama ini, kebanyakan maskapai dengan rute jarak jauh itu suka punya harga yang mahal. Alasannya sih, karena fasilitas dan keuntungan yang lebih oke. Dengan low cost carriers, lo bakal berada di penerbangan yang nggak terlalu mewah. Dengan kursi penumpang single, dan biasanya maskapainya cuma punya satu jenis pesawat.

Adalah Loftleidir, maskapai pertama yang bisa menjawab kebutuhan jalan-jalan hemat lo ini. Karena kebanyakan penumpangnya adalah pemuda-pemudi hobi traveling tapi dananya nggak gede-gede amat, Loftleidi jadi dikenal dengan nama Hippie Airline. Saat ini, maskapai murah paling besar adalah Southwest.

 

Selama perjalanannya di bulan Maret 2016 ini, Richard Quest mencoba membandingkan 10 maskapai murah yang dia coba itu. Kira-kira, mana yang paling oke dari segala aspek. Nah, berarti, nggak ada alasan lagi buat lo menolak coba lihat sisi lain dunia, Urbaners! Low cost carriers baru satu dari sekian banyak cara kreatif buat lo bisa jalan-jalan murah. Bahkan, kalau lo jago, sebenarnya lo bisa keliling dunia dengan gratis loh, Urbaners! Yuk, tunggu apa lagi?

 

Sumber:
www.edition.com
awiderbridge.org

Pengin Jalan ke Museum? Coba Fitur Virtual Traveling Ini Bro!

Mon, 14 September 2020
traveling ke museum virtual

Perkembangan teknologi bisa jadi inspirasi tersendiri buat lo semua yang sudah rindu banget buat traveling tapi belum bisa dilakukan karena kondisi seperti ini yang tidak memungkinkan. Terlebih buat lo yang suka jalan-jalan ke museum, sekarang cara baru buat melakukannya, bro!

Kalau beberapa waktu lalu kita sudah bahas bagaimana kemungkinan adanya menikmati konser musik dengan konsep virtual reality – kali ini, dengan konsep yang hampir sama, bisa diterapkan juga buat lo yang mau jalan-jalan ke museum.

Terlebih buat di berbagai negara lainnya, yang mengakali pandemi ini dengan memanfaatkan perkembangan teknologi yang sudah semakin maju ini. Banyak museum di luar sana yang sudah memanfaatkan hal tersebut ditandai dengan terbukanya pintu museum secara virtual.

Lo bisa menikmati karya-karya seniman yang disimpan rapi di dalam museum hanya dari layer ponsel smartphone saja atau computer di mana lo berada. #MauLagiDimanapun lo tetap bisa jalan-jalan seru ke museum-museum.

Nah bagaimana di Indonesia sendiri? Perlu lo ketahui nih kalau setidaknya ada 4 museum atau galeri karya seni yang bisa lo datangi secara virtual. Penasaran di mana saja? Daripada menebak-nebak sendiri, sila simak bahasan kali ini sampai habis ya!

 

Virtual Traveling ke Biennale Jogja

virtual traveling museum biennale jogja 2020

Credit Image: goodnewsfromindonesia.id

Sudah menjadi wadah buat seniman lokal ataupun internasional buat berkarya, belajar dan berdiskusi terkait karya di bidang seni visual, dari tahun 1988, Biennale Jogja jadi tempat yang seru buat didatangi.

Bekerja sama dengan Google Arts & Culture, pagelaran seni yang prestis dari Biennale Jogja masih bisa lo nikmati secara virtual. Lo bisa langsung gas ke halaman utama websitenya buat menikmati hasil karya seni visualnya keren-keren.

 

Ciputra Artpreneur

Kurang lebih konsep dasarnya sama, bekerja sama dengan Google Arts & Culture, salah satu kolektor karya seni, Dr. Ir. Ciputra mempunyai Ciputra Artpreneur yang berisikan banyak sekali karya seni visual luar biasa indahnya. Lo bisa menikmati karya-karya luar biasa tersebut secara virtual.

 

‘Trajectory’: A Decade of Lawangwangi

Berlokasi di Bandung, melalui website ArtSociates lo bisa menikmati ‘Trajectory’ yang berisikan 10 karya dari 10 seniman lintas generasi yang karyanya benar-benar luar biasa. Di pameran ini, lo bisa menikmatinya dengan cara virtual.

 

Pameran #KilasBalik Selasar Sunaryo

Masih dari Bandung lagi, Selasar Sunaryo juga ikut memboyong karya-karya yang ada di dalamnya untuk bisa dinikmati secara virtual. Melalui pameran #KilasBalik, lo bisa menikmati kreasi-kreasi yang sebelumnya sudah pernah dipamerkan juga.

Tidak hanya kreasi-kreasi yang sudah ada saja, lo bisa melihat juga berbagai koleksi buku, katalog dan berbagai karya seni lainnya di dalam eksibisi tersebut. Secara virtual, karya-karya di sana bisa lo nikmati dari layar smartphone lo saja.

Wah bagaimana nih bro? Dari berbagai pameran dan museum yang menyediakan layanan kunjungan virtual, yang mana nih yang sudah lo rencanakan buat di datangi?

 

Feature Image – secretldn.com