Kenapa Lo Harus Mengunjungi Turki? - MLDSPOT
  • Traveling
  • Kenapa Lo Harus Mengunjungi Turki?

Kenapa Lo Harus Mengunjungi Turki?

Fri, 15 July 2016

Beberapa waktu belakangan ini, serial drama Turki sedang booming banget di layar kaca nasional. Nggak apa-apa kok kalau lo juga ikut rajin nonton, we’re not here to judge. Tapi, tahukah lo bahwa Turki ternyata juga menjadi salah satu destinasi traveling paling hits di dunia? Pada tahun 2004 hingga 2011, jumlah pengunjungnya bahkan sempat bertambah hingga dua kali lipat. Kalau masih ragu untuk traveling ke Turki, alasan-alasan berikut ini bakal bikin lo berubah pikiran.

 

Beragam Wisata Sejarah

Nggak ada negara di dunia yang memiliki sejarah paling beragam selain Turki. Mulai dari zaman Trojan, Mongol, Yunani, Romania, dan Ottoman, semuanya meninggalkan jejak pada kehidupan modern Turki sekarang. Hasilnya, traveller seperti lo jadi memiliki banyak pilihan wisata sejarah untuk dikunjungi. Kuatnya pengaruh dari sejarah-sejarah tersebut juga bisa lo lihat dari arsitektur berbagai gedungnya, seperti beberapa bioskop dan bangunan Library of Celsus.

 

Pemandangan Super Menakjubkan

Lo udah pernah dengar tentang Cappadocia kan, Urbaners? Kapan lagi bisa menikmati keindahan Turki dengan melayang di atas balon udara. Nah, pemandangan khas di Cappadocia tersebut cuma merupakan secuil bagian dari keindahan Turki. Kalau mau, lo bahkan bisa mencoba olahraga ski di kawasan Palandöken di Erzurum atau Erciyes di Kayseri. Atau lo lebih suka mendaki gunung? Turki juga punya Gunung Ararat yang menjadi batas geografis alami dengan negara Armenia.

 

Pesona Hagia Sophia

Ibarat Jakarta, mungkin Hagia Sophia ini adalah monasnya Turki. Bangunan bersejarah satu ini udah menjadi salah satu ikon yang nggak boleh dilewatkan untuk lo kunjungi. Dulunya, Hagia Sophia merupakan sebuah gereja yang kini telah diubah menjadi masjid. Tapi, pada masa pemerintahan Mustafa Kemal Ataturk, bangunan ini resmi dijadikan sebuah museum. Keindahannya bahkan menjadikan Hagia Sophia sebagai salah satu tempat paling sakral di dunia.

 

Banyak Pilihan Kuliner Lezat

Kebab bukan satu-satunya kuliner khas Turki lho, Urbaners. Sama seperti sejarahnya yang bercampur aduk, aspek kulinernya pun nggak jauh beda. Mayoritas kuliner di Turki merupakan campuran dari budaya Eropa dan Asia. Sebagai contoh nih, ada kuliner bernama kahvalti yang umumnya dijadikan menu sarapan masyarakat Turki. Menunya terdiri dari berbagai sayuran, roti, keju, dan selai. Ada pula kudapan manis seperti baklava, kunefe, kadaif, dolma, simit, dan lain sebagainya.

Turki memiliki paket lengkap yang bisa memuaskan lo sebagai traveller. Dari mulai pemandangan keren hingga kuliner lezat, semua bisa lo dapatkan di sana. Penduduknya pun dikenal ramah, jadi lo bisa merasa aman ketika traveling di sana. Let’s go to Turkey!

 

Source: tripologist.com, blog.reservasi.com

Pengin Jalan ke Museum? Coba Fitur Virtual Traveling Ini Bro!

Mon, 14 September 2020
traveling ke museum virtual

Perkembangan teknologi bisa jadi inspirasi tersendiri buat lo semua yang sudah rindu banget buat traveling tapi belum bisa dilakukan karena kondisi seperti ini yang tidak memungkinkan. Terlebih buat lo yang suka jalan-jalan ke museum, sekarang cara baru buat melakukannya, bro!

Kalau beberapa waktu lalu kita sudah bahas bagaimana kemungkinan adanya menikmati konser musik dengan konsep virtual reality – kali ini, dengan konsep yang hampir sama, bisa diterapkan juga buat lo yang mau jalan-jalan ke museum.

Terlebih buat di berbagai negara lainnya, yang mengakali pandemi ini dengan memanfaatkan perkembangan teknologi yang sudah semakin maju ini. Banyak museum di luar sana yang sudah memanfaatkan hal tersebut ditandai dengan terbukanya pintu museum secara virtual.

Lo bisa menikmati karya-karya seniman yang disimpan rapi di dalam museum hanya dari layer ponsel smartphone saja atau computer di mana lo berada. #MauLagiDimanapun lo tetap bisa jalan-jalan seru ke museum-museum.

Nah bagaimana di Indonesia sendiri? Perlu lo ketahui nih kalau setidaknya ada 4 museum atau galeri karya seni yang bisa lo datangi secara virtual. Penasaran di mana saja? Daripada menebak-nebak sendiri, sila simak bahasan kali ini sampai habis ya!

 

Virtual Traveling ke Biennale Jogja

virtual traveling museum biennale jogja 2020

Credit Image: goodnewsfromindonesia.id

Sudah menjadi wadah buat seniman lokal ataupun internasional buat berkarya, belajar dan berdiskusi terkait karya di bidang seni visual, dari tahun 1988, Biennale Jogja jadi tempat yang seru buat didatangi.

Bekerja sama dengan Google Arts & Culture, pagelaran seni yang prestis dari Biennale Jogja masih bisa lo nikmati secara virtual. Lo bisa langsung gas ke halaman utama websitenya buat menikmati hasil karya seni visualnya keren-keren.

 

Ciputra Artpreneur

Kurang lebih konsep dasarnya sama, bekerja sama dengan Google Arts & Culture, salah satu kolektor karya seni, Dr. Ir. Ciputra mempunyai Ciputra Artpreneur yang berisikan banyak sekali karya seni visual luar biasa indahnya. Lo bisa menikmati karya-karya luar biasa tersebut secara virtual.

 

‘Trajectory’: A Decade of Lawangwangi

Berlokasi di Bandung, melalui website ArtSociates lo bisa menikmati ‘Trajectory’ yang berisikan 10 karya dari 10 seniman lintas generasi yang karyanya benar-benar luar biasa. Di pameran ini, lo bisa menikmatinya dengan cara virtual.

 

Pameran #KilasBalik Selasar Sunaryo

Masih dari Bandung lagi, Selasar Sunaryo juga ikut memboyong karya-karya yang ada di dalamnya untuk bisa dinikmati secara virtual. Melalui pameran #KilasBalik, lo bisa menikmati kreasi-kreasi yang sebelumnya sudah pernah dipamerkan juga.

Tidak hanya kreasi-kreasi yang sudah ada saja, lo bisa melihat juga berbagai koleksi buku, katalog dan berbagai karya seni lainnya di dalam eksibisi tersebut. Secara virtual, karya-karya di sana bisa lo nikmati dari layar smartphone lo saja.

Wah bagaimana nih bro? Dari berbagai pameran dan museum yang menyediakan layanan kunjungan virtual, yang mana nih yang sudah lo rencanakan buat di datangi?

 

Feature Image – secretldn.com