Ini Dia, Perpustakaan yang “Mungkin” Jadi Paling Sepi Di Dunia - MLDSPOT
  • Traveling
  • Ini Dia, Perpustakaan yang “Mungkin” Jadi Paling Sepi Di Dunia

Ini Dia, Perpustakaan yang “Mungkin” Jadi Paling Sepi Di Dunia

Fri, 09 December 2016

Perpustakaan selalu identik dengan suasana yang sepi dan nyaman. Nggak boleh ada yang berisik ketika berada di perpustakaan kalau nggak mau diusir keluar. Bagaimana bila perpustakaan tersebut didaulat sebagai perpustakaan paling sepi di dunia? Mungkin lo bakal langsung membayangkan nyamannya baca buku di situ. Perpustakaan tersebut hanya bisa lo kunjungi di Tiongkok.

 

Sangat sepi

Sebuah perpustakaan di Beidaihe, Distrik Qinhuangdao, Provinsi Hebei, Tiongkok, dijuluki sebagai perpustakaan paling sepi di dunia. Perpustakaan dengan nama resmi Sanlian Public Library ini dibangun di atas area pantai dan tepat berada di belakang laut lepas. Bahkan, di sekitar perpustakaan ini nggak ada lapangan parkir atau bangunan lain. Sekeliling gedung hanyalah pasir pantai putih.

Pengunjung yang ingin menuju ke sana harus rela berjalan kaki dari parkiran menuju ke perpustakaan. Hal ini bertujuan agar nggak ada suara bising kendaraan yang mendekati perpustakaan.

 

Desain jenius

Perpustakaan ini memiliki dua lantai. Di lantai bawah, lo bakal menemukan interior serba kayu yang dibuat unik dan menarik. Ada pintu kaca yang langsung menghadap ke laut lepas. Selain itu, kursi-kursi di lantai bawah sedikit miring ke depan sehingga lo bisa duduk baca buku sambil sesekali melihat pemandangan laut yang luar biasa indah dan menenangkan. Di lantai dua tak jauh berbeda. Ada beberapa kursi panjang yang dikelilingi oleh rak buku dimana terdapat ribuan buku yang bisa lo pilih.

Pencahayaan yang dipilih untuk perpustakaan ini adalah cahaya matahari yang langsung masuk ke dalam ruangan melalui tabung-tabung cahaya. Akan sangat indah nuansa dalam perpustakaan ini ketika lo datang di jam 13.30 waktu setempat. Di waktu ini, cahaya seakan merangsek masuk ke dalam ruangan sehingga memberikan nuansa efek berbayang.

Tak berhenti di situ, desain jenius juga diterapkan pada sistem kelistrikan dan perairan. Kedua saluran penting itu ditanam di sekitar bangunan dengan material yang tahan air sehingga menjamin bahwa laut nggak akan tercemar karena bangunan ini.

 

Gimana, Urbaners? Tertarik untuk berkunjung ke perpustakaan ini? Lokasi yang tepat untuk meditasi dan belajar seperti ini akan sulit lo temukan di lingkungan tempat tinggal lo.

 

Source: dailymail.co.uk, mashable.com

Intip Keseruan di Moja Museum: Bulan Ini Terakhir, Bro!

Mon, 01 March 2021
Moja Museum

Di era new normal ini untuk mendapatkan sebuah hiburan emang bukan suatu hal yang gampang. Ada banyak pertimbangan yang harus dilakukan – tapi di satu sisi, hiburan juga diperlukan buat menjaga kesehatan mental diri.

Semua syarat di era new normal ini adalah tetap mempertahankan protokol kesehatan dan jangan sampai lengah. Hal ini dilakukan demi keselamatan masing-masing. Mengingat udah banyaknya tempat yang mulai beroperasi dengan ketentuan new normal, apakah lo sudah pernah ke Moja Museum, bro?

Moja Museum merupakan sebuah instalasi seni yang menyajikan karya unik di setiap ruangannya. Rasanya kalau ke sini, pasti lo bakal terkagum-kagum dan pengen foto-foto di sini, deh!

Memiliki 14 ruangan dengan instalasi yang berbeda-beda, dijamin lo nggak akan bosen berada di dalam sini. Sayangnya, museum yang berlokasi di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) Pintu 8 sebelah utara ini hanya ada sampai akhir bulan ini.

Biar lo nggak kelewatan, lebih baik simak dulu informasinya mengenai Moja Museum di ulasan berikut ini, check this out!

Memiliki 14 Ruangan Instalasi Seni

Moja Museum

Credit image – Jendela360

Seperti yang udah disebutkan di atas – Moja Museum menyediakan 14 ruangan dengan tema yang berbeda-beda di setiap ruangannya dan punya keunikan tersendiri. Ruangan yang berada di lantai dua ini pasti akan membuat siapapun yang ke sini merasa takjub.

Tema dari 14 ruangan yang ada di sini pun beragam banget. Salah satunya adalah ruangan yang bertemakan ala-ala Charlie and The Chocolate Factory – yaitu Charlie and The Millenial Pink Candy Room. Cuma, di sini yang lo dapatkan adalah permen. Nantinya ketika baru masuk lo juga akan dikasih permen oleh petugasnya.

Selain itu, ada ruangan-ruangan lainnya yang nggak kalah keren – yaitu ruangan dengan bertemakan game Mario Bros, Pacman, dan ruangan Gravity yang menakjubkan. Lo nggak akan bosen kalo berkunjung ke Moja Museum ini deh, bro!

Selain menghadirkan 14 ruangan instalasi seni, Moja Museum juga menyediakan berbagai macam spot foto menarik yang bisa lo abadikan. Mulai dari pintu masuknya aja, pasti lo langsung pengen ngeluarin kamera deh, bro!

Bisa Main Roller Skate

Moja Museum

Credit image – Tempo

Kalau lo nggak tertarik dengan dunia fotografi, di Moja Museum lo bisa main roller skate. Mengingat nggak banyak tempat di Ibukota untuk bisa main roller skate, sepertinya untuk main di sini bisa jadi alternatif untuk lo menghilangkan penat.

Meskipun terkesan hanya sebuah museum, Moja Museum menghadirkan sesuatu yang beda. Di arena roller skate ini lo bisa berkeliling area museum dengan menikmati instalasi yang ada. Hal ini pastinya jadi pengalaman yang baru yang pastinya juga seru!

Nggak usah khawatir karena nggak punya roller skate, bro, karena di sini juga disediakan penyewaannya. Ada arena roller skate aja jarang, apalagi main roller skate sambil berkeliling instalasi?

Jam Operasional dan Protokol Kesehatan

Seperti yang sudah dijelaskan di atas – Moja Museum berada di kawasan GBK, Senayan, tepatnya di Pintu 8, lo tinggal parkir kendaraan di GBK lalu berjalan kaki ke area Zona 8 GBK dan lo akan menemukan pintu berwarna biru bertuliskan “Moja Museum”.

Jam operasional dari Moja Museum sendiri terbagi menjadi tiga sesi – di setiap sesinya berdurasi 2,5 jam dan memiliki kapasitas pengunjung yang juga terbatas. Sesi pertama dimulai pada pukul 11.00 – 13.30, sesi kedua pukul 14.00-16.30, dan sesi terakhir pada 17.00 – 19.30.

Untuk harga tiketnya sendiripun dibagi menjadi dua – weekdays dan weekend. Dibanderol dengan harga Rp. 110.000 pada Senin-Jumat, dan untuk Sabtu & Minggu dan libur Nasional seharga Rp. 125.000.

Protokol kesehatan yang diterapkan di Moja Museum pun cukup ketat – selain mengharuskan untuk menggunakan masker dan berjarak fisik, di area Moja Museum pun lo nggak diperbolehkan untuk makan dan minum. Jadi, pastikan kalau ke sini lo mematuhi peraturan yang ada ya!

Setelah membaca betapa menariknya Moja Museum ini, apakah lo masih berpikir dua kali untuk datang ke sini, bro?

 

Feature image – Native Indonesia\