Empat Kota Wisata ini Termahal di Dunia - MLDSPOT
  • Traveling
  • Empat Kota Wisata ini Termahal di Dunia

Empat Kota Wisata ini Termahal di Dunia

Tue, 18 July 2017

Berlibur ke luar negeri sudah pasti menyenangkan. Selain berpetualang menikmati budaya dan lanskap yang berbeda, menikmati hari di negeri seberang jelas menghadirkan sensasi tersendiri. Namun tak jarang, biaya hidup di luar negeri bisa berkali-kali lipat dibanding akomodasi di Indonesia.

Seperti dirilis oleh reuters.com, beberapa kota wisata di Afrika, Asia, dan Eropa mendominasi daftar teratas kota termahal untuk ekspatriat. Berikut empat di antaranya:

 

Luanda, Angola

Lo pasti gak nyangka kalau Ibu Kota Angola di Benua Afrika ini menjadi kota termahal di dunia. Biaya sewa kamar hotel bintang dua di Luanda ditarif sebesar US$255 atau sekitar Rp3,5 juta per malam. Jangan harap lo merasakan fasilitas mewah dari hotel dengan tarif sebesar itu.

Urusan perut di Luanda pun tak kalah memukau. Seporsi burger di kaki lima bisa dijual hingga 11 euro atau Rp 167 ribu. Belum lagi biaya transportasi yang selangit. Tak heran banyak orang tidak tahan travelling di sini.

 

Hong Kong

Wilayah berjulukan "Pearl of Orient" ini juga menyandang status kota termahal di Asia dan di dunia. Praktik pasar bebas di sana membuat harga bersaing tak sehat. Bisa murah sekali atau bahkan melambung tinggi. Harga secangkir kopi di kota ini mencapai US$ 7,88.

Status termahal di dunia juga diikuti meningkatnya populasi di Hongkong. Bangunan tinggi dan super tinggi terus dibangun guna memenuhi permintaan. Mata uang Hong Kong yang dipatok ke dollar AS ikut mengangkat harga rumah dan fasilitas lainnya.

 

Tokyo

Jangan senang dulu ketika lo sudah membeli tiket penerbangan murah ke Jepang. Faktanya negara ini memiliki biaya hidup paling mahal ketiga se-Asia tahun 2016 versi Survei konsultan investasi Mercer. Pengeluaran terbesar di Jepang adalah transportasi. Taksi termasuk kendaraan mewah di Tokyo karena tarifnya mahal.

Jarang dijumpai taksi di bandara udara internasional Narita, karena biaya Narita-Tokyo bisa menghabiskan 30.000 - 40.000 yen atau sekitar Rp 3,5 juta – Rp 5 juta. Tarif bus, yang paling banyak dilayani Friendly Airport Limousine, biaya dipatok 3.000 yen atau kisaran Rp 350.000 per orang. Naik kereta lebih murah, hanya 1.000 yen atau sekitar Rp 119.000.

 

Zurich

Keindahan panorama kota Zurich memang tak terkalahkan. Sayangnya biaya hidup di ibu kota Swiss ini sangat mahal bahkan untuk orang Swiss sendiri. Setidaknya Rp 32 jutaan harus dikeluarkan setiap bulannya untuk menyewa kamar dengan fasilitas standar. Untuk traveler disarankan menggunakan Zurich Card.

Lo dapat bebas menggunakan transportasi umum selama berada di Kota Zurich dan sekitarnya, bebas atau potongan harga tiket masuk di hampir semua museum di Zurich dan potongan harga di beberapa restoran. Zurich Card berlaku untuk 24 jam atau 72 jam dengan harga CHF 24 atau setara Rp 300 ribu (24 jam) atau CHF 48 setara dengan Rp 650 ribu (72 jam).

 

Source: Reuters.com, liputan6.com

Pengin Jalan ke Museum? Coba Fitur Virtual Traveling Ini Bro!

Mon, 14 September 2020
traveling ke museum virtual

Perkembangan teknologi bisa jadi inspirasi tersendiri buat lo semua yang sudah rindu banget buat traveling tapi belum bisa dilakukan karena kondisi seperti ini yang tidak memungkinkan. Terlebih buat lo yang suka jalan-jalan ke museum, sekarang cara baru buat melakukannya, bro!

Kalau beberapa waktu lalu kita sudah bahas bagaimana kemungkinan adanya menikmati konser musik dengan konsep virtual reality – kali ini, dengan konsep yang hampir sama, bisa diterapkan juga buat lo yang mau jalan-jalan ke museum.

Terlebih buat di berbagai negara lainnya, yang mengakali pandemi ini dengan memanfaatkan perkembangan teknologi yang sudah semakin maju ini. Banyak museum di luar sana yang sudah memanfaatkan hal tersebut ditandai dengan terbukanya pintu museum secara virtual.

Lo bisa menikmati karya-karya seniman yang disimpan rapi di dalam museum hanya dari layer ponsel smartphone saja atau computer di mana lo berada. #MauLagiDimanapun lo tetap bisa jalan-jalan seru ke museum-museum.

Nah bagaimana di Indonesia sendiri? Perlu lo ketahui nih kalau setidaknya ada 4 museum atau galeri karya seni yang bisa lo datangi secara virtual. Penasaran di mana saja? Daripada menebak-nebak sendiri, sila simak bahasan kali ini sampai habis ya!

 

Virtual Traveling ke Biennale Jogja

virtual traveling museum biennale jogja 2020

Credit Image: goodnewsfromindonesia.id

Sudah menjadi wadah buat seniman lokal ataupun internasional buat berkarya, belajar dan berdiskusi terkait karya di bidang seni visual, dari tahun 1988, Biennale Jogja jadi tempat yang seru buat didatangi.

Bekerja sama dengan Google Arts & Culture, pagelaran seni yang prestis dari Biennale Jogja masih bisa lo nikmati secara virtual. Lo bisa langsung gas ke halaman utama websitenya buat menikmati hasil karya seni visualnya keren-keren.

 

Ciputra Artpreneur

Kurang lebih konsep dasarnya sama, bekerja sama dengan Google Arts & Culture, salah satu kolektor karya seni, Dr. Ir. Ciputra mempunyai Ciputra Artpreneur yang berisikan banyak sekali karya seni visual luar biasa indahnya. Lo bisa menikmati karya-karya luar biasa tersebut secara virtual.

 

‘Trajectory’: A Decade of Lawangwangi

Berlokasi di Bandung, melalui website ArtSociates lo bisa menikmati ‘Trajectory’ yang berisikan 10 karya dari 10 seniman lintas generasi yang karyanya benar-benar luar biasa. Di pameran ini, lo bisa menikmatinya dengan cara virtual.

 

Pameran #KilasBalik Selasar Sunaryo

Masih dari Bandung lagi, Selasar Sunaryo juga ikut memboyong karya-karya yang ada di dalamnya untuk bisa dinikmati secara virtual. Melalui pameran #KilasBalik, lo bisa menikmati kreasi-kreasi yang sebelumnya sudah pernah dipamerkan juga.

Tidak hanya kreasi-kreasi yang sudah ada saja, lo bisa melihat juga berbagai koleksi buku, katalog dan berbagai karya seni lainnya di dalam eksibisi tersebut. Secara virtual, karya-karya di sana bisa lo nikmati dari layar smartphone lo saja.

Wah bagaimana nih bro? Dari berbagai pameran dan museum yang menyediakan layanan kunjungan virtual, yang mana nih yang sudah lo rencanakan buat di datangi?

 

Feature Image – secretldn.com