• Traveling
  • Pesawat N219 untuk Tempuh Pedalaman Indonesia

Pesawat N219 untuk Tempuh Pedalaman Indonesia

Fri, 24 November 2017

Presiden Jokowi dengan bangga memperkenalkan pesawat N219 atau disebut juga pesawat Nurtanio pada pertengahan bulan November kemarin. Pesawat Nurtanio yang bisa mengangkut penumpang dan kargo ini dipergunakan untuk menempuh pedalaman Indonesia yang dikenal mempunyai medan yang sangat berbahaya.

Pesawat Nurtanio ini akan bersiap menghadapi uji terbang dalam 2 tahun ke depan. Jika program ini sukses, Pesawat Nurtanio nggak hanya dipergunakan di dalam negeri, tetapi juga bakal dipasarkan di luar negeri.

 

Untuk mengenang Nurtanio

Pesawat N219 disebut Pesawat Nurtanio bukan tanpa alasan. Nama Nurtanio diambil dari Laksamana Muda Udara Nurtanio Pringgoadisuryo, salah satu anak bangsa kebanggaan Indonesia dalam urusan dirgantara. Nurtanio mempunyai cita-cita yang sangat besar, beliau ingin berkeliling dunia dengan pesawat buatan Indonesia. Walaupun cita-citanya belum kesampaian, Nurtanio udah pernah membuat pesawat Glider dengan bahan 100% buatan Indonesia.

Pada tanggal 21 Maret 1966, Nurtanio sedang menerbangkan pesawat Aero 45 buatan Cekoslowakia. Sayang, pesawat yang ditumpangi Nurtanio mengalami kerusakan mesin. Ketika ingin melakukan pendaratan darurat di lapangan Tegallega, Bandung, Nurtanio gagal mengendalikan pesawat dan akhirnya meninggal dunia.

 

Pembangunan dan pemerataan Indonesia

Pesawat N219 memang cukup kecil jika dibandingkan dengan pesawat komersial semacam Boeing. Tetapi, dengan bentuk yang kecil tersebut, N219 Nurtanio bakal bisa mendarat di bandara yang kecil sekali pun. Pesawat N219 ini nggak memerlukan bandara besar untuk mendarat, jadi mau di gunung atau bandara seadanya pesawat ini bakal bisa tetap mendarat.

Jadi, daerah-daerah terpencil di Indonesia yang sebelumnya nggak terjangkau bakal mendapatkan prioritas sama dengan daerah lain. Pesawat kebanggaan Indonesia, dibuat untuk kepentingan rakyat Indonesia juga Urbaners!

 

Source: kompas.com

Pengin Jalan ke Museum? Coba Fitur Virtual Traveling Ini Bro!

Mon, 14 September 2020
traveling ke museum virtual

Perkembangan teknologi bisa jadi inspirasi tersendiri buat lo semua yang sudah rindu banget buat traveling tapi belum bisa dilakukan karena kondisi seperti ini yang tidak memungkinkan. Terlebih buat lo yang suka jalan-jalan ke museum, sekarang cara baru buat melakukannya, bro!

Kalau beberapa waktu lalu kita sudah bahas bagaimana kemungkinan adanya menikmati konser musik dengan konsep virtual reality – kali ini, dengan konsep yang hampir sama, bisa diterapkan juga buat lo yang mau jalan-jalan ke museum.

Terlebih buat di berbagai negara lainnya, yang mengakali pandemi ini dengan memanfaatkan perkembangan teknologi yang sudah semakin maju ini. Banyak museum di luar sana yang sudah memanfaatkan hal tersebut ditandai dengan terbukanya pintu museum secara virtual.

Lo bisa menikmati karya-karya seniman yang disimpan rapi di dalam museum hanya dari layer ponsel smartphone saja atau computer di mana lo berada. #MauLagiDimanapun lo tetap bisa jalan-jalan seru ke museum-museum.

Nah bagaimana di Indonesia sendiri? Perlu lo ketahui nih kalau setidaknya ada 4 museum atau galeri karya seni yang bisa lo datangi secara virtual. Penasaran di mana saja? Daripada menebak-nebak sendiri, sila simak bahasan kali ini sampai habis ya!

 

Virtual Traveling ke Biennale Jogja

virtual traveling museum biennale jogja 2020

Credit Image: goodnewsfromindonesia.id

Sudah menjadi wadah buat seniman lokal ataupun internasional buat berkarya, belajar dan berdiskusi terkait karya di bidang seni visual, dari tahun 1988, Biennale Jogja jadi tempat yang seru buat didatangi.

Bekerja sama dengan Google Arts & Culture, pagelaran seni yang prestis dari Biennale Jogja masih bisa lo nikmati secara virtual. Lo bisa langsung gas ke halaman utama websitenya buat menikmati hasil karya seni visualnya keren-keren.

 

Ciputra Artpreneur

Kurang lebih konsep dasarnya sama, bekerja sama dengan Google Arts & Culture, salah satu kolektor karya seni, Dr. Ir. Ciputra mempunyai Ciputra Artpreneur yang berisikan banyak sekali karya seni visual luar biasa indahnya. Lo bisa menikmati karya-karya luar biasa tersebut secara virtual.

 

‘Trajectory’: A Decade of Lawangwangi

Berlokasi di Bandung, melalui website ArtSociates lo bisa menikmati ‘Trajectory’ yang berisikan 10 karya dari 10 seniman lintas generasi yang karyanya benar-benar luar biasa. Di pameran ini, lo bisa menikmatinya dengan cara virtual.

 

Pameran #KilasBalik Selasar Sunaryo

Masih dari Bandung lagi, Selasar Sunaryo juga ikut memboyong karya-karya yang ada di dalamnya untuk bisa dinikmati secara virtual. Melalui pameran #KilasBalik, lo bisa menikmati kreasi-kreasi yang sebelumnya sudah pernah dipamerkan juga.

Tidak hanya kreasi-kreasi yang sudah ada saja, lo bisa melihat juga berbagai koleksi buku, katalog dan berbagai karya seni lainnya di dalam eksibisi tersebut. Secara virtual, karya-karya di sana bisa lo nikmati dari layar smartphone lo saja.

Wah bagaimana nih bro? Dari berbagai pameran dan museum yang menyediakan layanan kunjungan virtual, yang mana nih yang sudah lo rencanakan buat di datangi?

 

Feature Image – secretldn.com