Sunrise Republic: Modal Nekat 2 Mahasiswa Sukses Dengan Brand Kulitnya

Wednesday, April 5, 2017 - 10:29

Berbicara tentang produk berbahan dasar kulit, pasti nggak ada habisnya, karena bisnis ini memang sedang berkembang sangat pesat dikalangan creativepreneur muda Indonesia. Seperti contohnya Sunrise Republic daily stuff yang menggunakan kulit sebagai bahan utama dengan harga yang affordable membuat produk ini diminati oleh berbagai kalangan.

 

Bermula dari nekat

Awalnya, Indro Yuwono dan Rahma Diastanti sama sekali tidak kepikiran tentang membuat produk dari kulit. Pertama  mereka merecanakan ingin membuat usaha surf board, tetapi setelah diriset hal tersebut membutuhkan biaya yang cukup banyak. Saat itu pun mereka belum kepikiran untuk membuat usaha kulit. Sampai dimana Indro Yuwono melihat sebuah dompet kulit di internet tetapi bingung bagaimana dan dimana membelinya. Akhirnya Indro mencoba untuk membuat sendiri dompet dari kulit tersebut.

Siapa sangka, kreatifitas karena keterbatasannya itu malah diminati oleh teman-teman kampusnya. Barulah mereka mulai kepikiran untuk membuat Sunrise Republic menjadi peluang bisnis mereka. Bisa dibilang hal ini pun langkah yang nekat, dengan bermodalkan 2 juta rupiah, mereka mempelajari dan membeli bahan-bahan yang diperlukan. Nggak mikir ini adalah bisnis yang besar, hanya fokus bagaimana bertahan hidup dengan memutar uang. Alhasil, bukan hanya bertahan hidup tetapi Sunrise Republic pun kian berkembang dan dikenal sampai luar Pulau Jawa.

 

Membuat Produk Iklan Berjalan

Tidak hanya dompet, Sunrise Republic juga memiliki banyak jenis produk lainnya seperti keychain, laptop case, gelang, journal dan lainya. Semua produk Sunrise Republic bersifat daily stuff. Mereka juga punya alasan unik mengapa lebih memilih kebutuhan sehari-hari sebagai produknya. Karena barang-barang tersebut selalu digunakan dan dibawa setiap saat. Jika orang lain melihatnya pasti bertanya "Wah, dompetnya bagus, brand-nya apa nih?" Dan secara tidak langsung, hal tersebut merupakan iklan berjalan. Nama catchy Sunrise Republic juga menggambarkan Indonesia, dimana kita bisa menikmati sunrise setiap hari di sepanjang tahun.

Bagikan
Facebook Twitter Email

Perjalanan Sunrise Republic Sampai Sekarang

Meskipun terbilang baru, Sunrise Republic sudah cukup banyak melewati keadaan trial & error, mulai dari bahan yang kurang cocok, kegagalan produksi dan juga dikejar deadline. Mereka menikmati segala proses perkembangan produk ini, bermula dari datang dari bazar ke bazar, pop up market sampai akhirnya berjualan secara online (melalui instagram). Dan dalam waktu dekat mereka juga akan melebarkan sayap dengan membuat website Sunrise Republic melihat demand yang selalu bertambah dan sangat antusias.

 

Bukan hanya produksi daily stuff

Mungkin sudah banyak brand lokal yang meggunakan kulit sebagai bahan dasarnya, tetapi Sunrise Republic memiliki keunikannya sendiri, yakni quotes yang selalu tertera di setiap produknya. Quotes yang merupakan kata-kata motivasi untuk sehari-hari membuat Sunrise Republic tidak hanya daily stuff lo, tetapi juga moodbooster untuk bersemangat dalam menjalankan aktivitas. Quotes disetiap barang juga dapat di custom sesuai selera lho, Urbaners!

Dan keunggulan Sunrise Republic lainnya adalah meskipun berbahan dasar kulit, harga mereka jauh dibawah harga pasaran produk kulit, mulai dari harga Rp. 15.000 - Rp. 500.000, mereka memang tidak ingin mematokkan harga Subrise Republic terlalu mahal, karena Indro dan Rahma ingin produknya dapat digunakan oleh berbagai kalangan, dan juga memberikan pandangan baru terhadap produk yang berasal dari kulit sapi.

Seru banget ya, Urbaners perjalanan Sunrise Republic yang tadinya modal nekat, sampai menjadi penghasilan yang menguntungkan. Mereka memiliki mimpi dapat menguasai pasar international, meskipun perjalanan mimpi tersebut masih jauh, tetapi mereka tetap yakin untuk terus maju. "Mau perjalanan sejauh apapun, tetapi jika lo nggak melangkah, tidak akan kemana-mana", Ujar Indro.