Trending
Rabu, 09 Januari 2019

Marka: Bag Maker untuk Tas Basic, Fungsional, dan Timeless

  • Share
  • fb-share
Marka: Bag Maker untuk Tas Basic, Fungsional, dan Timeless

Beberapa tahun belakangan, brand yang bergerak di industri tas dan aksesoris perjalanan memang banyak bermunculan. Derasnya arus duo tren: fashion dan traveling masa kini membuat mereka yang mau bersaing di industri tersebut harus memiliki identitas tersendiri dan berani mendobrak tren.

Memulai di tahun 2015, Marka Indonesia secara konsisten melahirkan beragam produk mulai dari tas ransel, hingga aksesoris yang memang sengaja didesain untuk mendukung traveling. Jika dilihat sepintas, yang membuat brand ini masih eksis hingga saat ini adalah kualitas dan inovasi yang terus dijaga. Mau tahu apa saja produk dari Marka dan siapa yang ada di balik layarnya? Simak hasil ngobrol santai bersama mereka berikut ini.

 

Kisah Awal Berdirinya Marka Indonesia

Ide awal Marka Indonesia ini datang dari Albertus Sagala atau Obet, sapaan akrabnya, yang lulus dari jurusan desain produk dan memang memiliki kecintaan pada tas. Dari kecintaan itulah ia mulai merintis brand Marka Indonesia yang berfokus pada tas dan perlengkapan traveling lainnya.

Dibantu sang adik, Evansius Sagala, yang berperan sebagai pengelola bisnis, konsistensi dan inovasi yang terus mereka terapkan dalam bisnis ini membuat Marka Indonesia tetap eksis dan relevan hingga saat ini.

Proses pembuatan tas Marka Indonesia selalu dibuat dengan presisi dan kehati-hatian

 

Kenapa “Marka”?

Nama Marka Indonesia sendiri diambil dari kata “marka” yang berarti ‘tanda’, dan diikuti dengan nama Indonesia, mereka memaknai brand ini sebagai tanda dari Indonesia, brand atau merek usaha asli Indonesia.

Ditambah lagi, karena fokus produksi mereka adalah tas, maka mereka memiliki tagline “Indonesia Bag Makers”. “Karena bergerak di bidang pembuatan tas, maka kami ingin dikenal sebagai produsen tas terbaik dari Indonesia,” papar Evan.

Kalau lo lihat, yang menjadi target utama dari brand ini cukup luas. Mulai dari remaja yang masih duduk di bangku sekolah, fresh graduate, hingga orang dewasa yang sudah mulai merintis karir. Untuk urusan gender pun semua bisa menggunakannya, baik cewek maupun cowok. Pokoknya, tas ini cocok buat lo yang berusia sekitar 20 sampai 35 tahun dan yang berdomisili di wilayah perkotaan, alias kaum urban.

Didesain khusus bagi kaum urban yang bukan hanya membutuhkan tas yang stylish, namun juga fungsional

 

Produk yang Fungsional Namun Terjangkau Menjadi Pembeda

Memang, kalau bicara soal brand fashion terlebih tas, ada kalanya kita cukup skeptis dan bertanya, “Memang apa bedanya?”. Tentu saja, persoalan ini pernah dihadapi oleh Obet dan Evan. Ketika ditanya mengenai apa yang membuat brand yang mereka rintis ini berbeda, jawabnya adalah harga yang menjangkau semua kalangan dan penekanan fungsi pada setiap jenis tas yang dipasarkan.

Kalau lo coba mampir ke situs Marka Indonesia (www.markaindonesia.com) dan melihat beberapa jenis tas yang dijual, lo nggak akan menyangka kalau harganya sangat terjangkau. Ya, semua itu karena memang value yang dipertahankan oleh dua bersaudara ini untuk membuat brand-nya berbeda dari brand kekinian lainnya dan bisa dinikmati siapa saja.

 

Back to Basic, but Not So Basic

Pernah mendengar istilah “the lesser, the better”? Istilah itulah yang menggambarkan desain-desain tas dan aksesoris lain dari Marka. Nggak heran kalau beberapa desain tas mereka yang basic kerap sold out dalam waktu singkat. Ibarat investasi, model basic yang nggak akan tergerus waktu bisa menjadi aset untuk melengkapi penampilan setiap waktu.

Selain mementingkan desain, tentunya semua tas Marka Indonesia juga dibentuk sedemikian rupa agar nggak kehilangan esensi awal, yaitu fungsinya. “Ya, kami suka desain yang sederhana, namun tetap fungsional,” tambah Evan.

Dibuat dengan tujuan menjadi tas terbaik di Indonesia, tas Marka telah teruji ketahanannya

 

Proses Produksi Marka Indonesia

Nggak sedikit yang mengira kalau Marka Indonesia ini merupakan produk hasil impor. Padahal aslinya, semua proses produksi dan bisnis dilakukan di Indonesia. Lebih kerennya lagi, semua proses pembuatan setiap produk dilakukan dalam satu atap!

“Semua proses bisnis dilakukan di Indonesia dan dalam satu atap. Mulai dari proses desain, sampling, cutting, sewing, hingga packing,” jelas Evan.

Tak ketinggalan juga proses pemasaran dan pelayanan konsumen. Mereka bekerja dalam satu tim tanpa campur tangan dari pihak luar. Kerennya lagi, semua itu melibatkan pengrajin lokal dan anak-anak muda.

Produk Marka Indonesia asli merupakan buah tangan para pengrajin dan anak muda Indonesia

 

Tas Kamera yang Jadi Best Seller

Saat ditanya apa produk yang paling laku alias best seller tanpa ragu mereka menjawab, tas kamera: Mantera. Konon tas itu paling laku di di salah satu platform e-Commerce di antara produk Marka lainnya.

Kalau lo termasuk pencinta kamera, barang selanjutnya yang akan lo buru setelah beli kamera atau lensa baru pastinya adalah tas kamera.

 Mantera, produk terpopuler dari Marka Indonesia

Ada banyak banget model tas kamera yang bermunculan, mulai dari tas punggung, tas selempang, carry bag, sampai ada tas kamera yang dilengkapi dengan fitur khusus tripod.

Makanya, banyak yang kebingungan saat harus memilih tas kamera. Apa pun pilihannya, kualitas menjadi pilihan nomor satu, setelah itu harganya. Maka nggak heran kalau tas Mantera banyak diburu karena harganya yang terjangkau dan kualitasnya yang nggak perlu diragukan.

 

Tips Memilih Ransel dan Aksesoris Traveling dari Marka Indonesia

Menurut dua bersaudara ini, hal paling utama untuk dipertimbangkan saat memilih ransel dan aksesoris untuk traveling adalah kenyamanan dan ketahanan produknya. Kenapa? Tas ransel akan mendominasi perjalanan dan melekat pada tubuh setiap saat, dan pastinya diisi dengan muatan yang banyak, untuk itu memerlukan ketahanan yang mumpuni. Karenanya, selalu perhatikan kualitas dan ketahanan tas yang lo pilih untuk menemani kegiatan traveling, ya!

Dari sekian banyak brand tas lokal yang berdatangan, @markaindonesia tetap bertahan hingga sekarang karena memang memenuhi ekspektasi orang-orang yang mencari. Well, apakah lo salah satunya, Urbaners?

Comments
Elizabeth
Kisah Awal Berdirinya Marka Indonesia
Indra Desanri
Keren nih bro