Trending

3 Restoran Indonesia Ini Bisa Dijumpai di Eropa

“Kalau belum makan nasi itu belum makan.” Sebuah kalimat yang sering banget digunakan oleh masyarakat Indonesia untuk menggambarkan kebiasaan makan di mana nasi adalah sebuah kewajiban. Kalau di Indonesia untuk mendapatkan nasi dengan masakan khas Nusantara pastinya bukan masalah.

Semisalnya sedang berada di luar negeri, apa yang harus dilakukan untuk memenuhi hasrat makan ala orang Indonesia tersebut? Apalagi kalau sedang menempuh studi di Benua Biru, Eropa yang tidak menjadikan nasi sebagai makanan utama mereka. Jangan bingung, berikut adalah daftar restoran Indonesia yang ada di Eropa untuk lo datangi dan menyelesaikan kerinduan yang terpendam, simak ya!

Tempo Doeloe, Amsterdam, Belanda

Tampak depan resto Tempo Doeloe, bangunan berarsitektur unik dengan interior yang Instagramable.

Terletak di Utrechtsestraat 75, Amsterdam, Tempo Doeloe merupakan restoran Indonesia yang dapat lo temui di Belanda. Sesuai namanya, restoran yang sudah berdiri sejak kurang lebih 30 tahun yang lalu, menyediakan menu-menu dari masa lalu. Ada soto ayam, sate ayam, risoles, pangsit, dan perkedel jagung menjadi menu andalan di sini.

Tidak hanya warga Indonesia yang ingin melepaskan kerinduan dengan masakan Nusantara yang ramai datang ke Tempo Doeloe, tapi juga menjadi salah satu restoran Indonesia favorit warga Belanda. Untuk bisa makan di sana lo harus sedikit bersabar ya, Urbaners. Sebab restoran ini hanya menyediakan 15 meja untuk 46 orang tamu. Meski lo sudah membuat reservasi sebelumnya, lo harus mengantri untuk bisa menikmati masakan yang tersaji di sana.

Jumlah meja yang sedikit ini memang sengaja dipilih oleh pengelola restoran untuk memberikan kualitas yang prima di mana pelayanan yang diberikan pun maksimal.

Borneo a Paris, Paris, Perancis

Didominasi dengan warna hitam dan pintu kaca, restoran Borneo a Paris menjadi salah satu altenatif masyarakat Indonesia yang kangen makanan Indonesia di Paris.

Kalau lo sedang berkunjung ke Paris untuk menikmati kemegahan Menara Eiffel di Paris, jangan lupa kunjungi Borneo a Paris yang berlokasi di Marce de Vaugirard, 30-32 Boulevard de Vaugirard. Di sana lo bisa menikmati berbagai masakan Indonesia yang ternyata bisa menaklukan lidah-lidah orang Perancis meskipun terasa pedas.

Dibangun oleh seorang perempuan asal Balikpapan, Kalimantan Timur, Borneo a Paris rupanya lebih ramai dikunjungi oleh masyarakat Paris sendiri. Hanya sekitar 5 persen masyarakat Indonesia yang telah digabungkan dengan masyarakat Malaysia yang sering melipir ke sana.

Melda Indrawati, pemilik restoran, menyediakan berbagai menu khas Indonesia, seperti nasi campur rendang yang terkenal di seluruh dunia itu, gulai ayam, semur daging, ikan nila dabu-dabu atau ayam bumbu rica-rica sampai dengan tahu penyet pedas. Lengkap, kan?

Nusantara Restaurant, Berlin, Jerman

Restoran Nusantara di Berlin berlabel halal memiliki area indoor mau pun outdoor.

Bosan dengan salad ala Barat, lo mungkin merindukan gado-gado khas Betawi saat berada di Berlin. Tapi, nggak perlu khawatir karena di Berlin pun ada yang menjual gado-gado, yaitu Restoran Nusantara.

Terletak di Turmstr. 18, 10559 hanya 1,2 km dari Berlin Central Station, Restoran Nusantara menyajikan berbagai kuliner Indonesia, seperti nasi goreng, bakmi goreng, sate bahkan es campur atau es cendol yang segar untuk dikonsumsi setiap hari.

Sudah hadir di Berlin sejak tahun 2011, lo nggak perlu khawatir rindu berlebihan dengan masakan rumah. Terlebih, masakan yang disajikan pun telah terjamin kehalalannya.

Walau tiga resto ini yang direkomen, tapi sebenarnya ada beberapa restoran Indonesia lainnya di daratan Eropa yang bisa lo kunjungi saat di Eropa. Termasuk kuliner juara kelas dunia kayak rendang dan lainnya.

Sumber:

https://www.idntimes.com/food/dining-guide/prila-arofani/restoran-indon…

https://blog.misteraladin.com/belanda-rasa-indonesia-5-restoran-indones…

https://food.detik.com/info-kuliner/d-4466210/di-restoran-borneo-paris-…

http://www.restaurant-nusantara.de/about_us-id.html