Trending

4 Pesohor Dunia Ini Pernah Jadi Pekerja Biasa

Menjadi sukses adalah dambaan setiap orang. Tapi, di balik sebuah kesuksesan, kerap tersimpan sederet cerita tentang kegagalan hingga kepahitan hidup. Dan, tidak setiap orang mampu bangkit dari keterpurukan lalu meraih kejayaan.

Tengok saja beberapa nama pesohor dunia ini. Mereka mengawali perjalanan sukses dari menjadi seorang pekerja pada awal karier hingga akhirnya meraih kejayaan dan sukses di bidangnya. Bahkan namanya kini menjadi tersohor. Berikut nama empat pesohor dunia yang pernah menjadi pekerja biasa bahkan buruh pabrik:

 

Bill Gates

Hampir semua orang pernah mendengar nama Bill Gates. Pengusaha software ini tidak pernah absen dari deretan orang-orang terkaya di dunia selama 10 tahun berturut-turut. Perusahaannya, Microsoft menjadi perusahaan perangkat lunak terbesar dan tersukses di dunia.

Sebagai anak yang cerdas, Bill Gates tak menemui kendala masuk di universitas bergengsi Harvard. Di Harvard, ia bertemu dengan Paul Allen rekannya yang juga mendalami ilmu komputer dan bersama-sama membangun Microsoft Corporation. Bill memutuskan keluar dari kampusnya agar bisa mengurus perusahaannya.

Namun jalan cerita tak semulus yang dibayangkan. Bill harus bekerja sebagai office boy kongres di Washington State Capital. Gajinya yang tak seberapa dia gunakan untuk memenuhi kebutuhannya sekaligus mendanai perusahaannya.

Kerja keras Bill berbuah manis. Microsoft milik Bill akhirnya meraih sukses dan produknya dipakai hampir seluruh dunia. Kesuksesan tak membuat jiwa sosial Bill hilang. Dia aktif menyumbangkan sebagian kekayaannya kepada yayasan untuk membantu orang-orang yang membutuhkan.

 

Jackie Chan

Tidak hanya di Asia, kehebatan akting Jackie Chan diakui di hampir seluruh dunia. Aktor yang jago bela diri ini telah banyak meraih penghargaan di dunia seni peran baik skala Asia ataupun internasional.

Namun sebelum sukses seperti saat ini, Jackie Chan hidup serba kekurangan. Dia telah mencoba berbagai pekerjaan seperti sebagai pelayan restoran dan buruh konstruksi. Semua dia lakukan agar bisa menghidupi dirinya selagi mengejar mimpinya sebagai aktor.

Kesempatan pertama bermain film tak disia-siakan Jackie Chan. Kini namanya terus melejit di dunia akting dan telah bermain lebih dari 50 judul film. Selain menjadi pemeran, Jackie Chan juga sukses sebagai produser dan sutradara sejumlah film.

 

Zhang Xin

Pernah dengar nama Zhang Xin? Ia adalah wanita sukses yang sempat dimuat majalah Forbes sebagai satu dari 10 perempuan miliarder dunia dengan kekayaan yang diperoleh dari hasil keringat sendiri. Bukan warisan atau hibah. Kabarnya, kekayaan Zhang sekitar Rp 18 triliun.

Zhang disebut sebagai ratu untuk bisnis properti dan real estate. Julukan ini tak lepas dari kesuksesannya menjadi CEO sekaligus Co-Founder dari SOHO China yaitu perusahaan pengembangan real estate komersial utama terbesar di Beijing dan Shanghai.

Zhang kecil hidup bersama orang tuanya yang sangat sederhana. Ia tinggal di lantai lima rumah susun di Beijing. Untuk bisa membiayai pendidikannya, Zhang harus bekerja menjadi seorang buruh pabrik dengan shift 12 jam kerja.

Sedikit demi sedikit, Zhang bisa mengumpulkan uang. Saat mencapai usia 20, ia nekat hijrah ke Inggris. Kebetulan mendapat beasiswa di Sussex. Zhang lalu melanjutkan kuliah di Cambridge untuk menyelesaikan gelar master. Pada usia 27 tahun, Zhang menyelesaikan studi S2.

Akhirnya Zhang mendapat pekerjaan di perusahaan internasional Goldman Sachs and Travelers Group, membangun kariernya dalam investment banking. Dari sinilah kisah kesuksesan Zhang pelan-pelan diraih. Ia bermain di bisnis properti. Di bawah bendera SOHO, Zhang membangun kerajaan bisnis properti bersama suaminya.

 

Madonna

Siapa yang tak mengenal Madonna? Madonna adalah salah satu bintang pop terbesar dalam sejarah musik. Namun, sebelum penyanyi “Like A Virgin” sebesar sekarang ini, ia juga melewati masa-masa sulit saat meniti kariernya.

Awal perjalanan Madonna dimulai saat mendapat beasiswa untuk meneruskan sekolah sebagai penari di Universitas Michigan. Demi mengejar impiannya sebagai penari, Madonna nekat berhenti kuliah dan pindah ke New York dengan bekal USD 35.

Pekerjaan menari tak langsung ia dapatkan. Uang yang dibawanya pun habis. Demi untuk bertahan hidup, Madonna bekerja sebagai pelayan di salah satu makanan cepat saji. Kerja keras Madonna akhirnya terbayar.

Ia ditunjuk menjadi penari latar konser Patrick Herrandez, salah satu penyanyi top Prancis era 70-an. Madonna mulai kenal dengan para musisi yang akhirnya mengantarkan kesuksesannya di dunia tarik suara.

Tak puas sebagai penyanyi, Madonna menjajal bidang akting pada tahun 1985. Bahkan Madonna juga sukses sebagai pengusaha dengan memiliki bisnis di dunia fashion baik di clothing line dan minyak wangi. Perusahaannya diberi nama Madonna's Material Girl.

 

 

Source: Merdeka.com