Trending

5 Film Indonesia yang Mampir di Festival Film Rotterdam

Lo udah tahu, belum? Tiap tanggal 30 Maret, Indonesia ngerayain yang namanya Hari Film Nasional. Kebetulan, awal tahun kemarin film-film keren buatan filmmaker Indonesia sempat tampil di International Film Festival Rotterdam alias IFFR 2023. Buat celebrate pencapaian tersebut, yuk, kenalan sama film-film Indonesia yang keren ini!

5 Film Indonesia yang tayang di IFFR 2023

IFFR adalah festival film yang selalu digelar tiap akhir Januari di Rotterdam, Belanda. Buat tahun 2023 sendiri, ada lima film Indonesia yang berhasil ditayangin di sana. Beberapa namanya mungkin udah pernah lo denger bahkan tonton di bioskop. So, without any further ado, inilah lima film Indonesia yang membanggakan itu!

1. Sri Asih (Upi)

Sri Asih adalah film superhero Indonesia yang diangkat dari serial komik klasik buatan R. A. Kosasih, eyang dari Deddy Mahendra Desta. Film yang disutradarai Upi ini jadi karya kedua dalam Jagat Sinema Bumilangit setelah Gundala (2019).

Dirilis 17 November 2022, Sri Asih punya deretan cast yang enggak main-main, lho! Beberapa di antaranya ada Christine Hakim, Reza Rahadian, Jefri Nichol, Dian Sastrowardoyo, dan Pevita Pearce yang berperan sebagai Sri Asih itu sendiri. Keren-keren banget, kan?

Bukan cuma aktor dan aktrisnya yang keren abis, Sri Asih juga memasukkan unsur budaya Jawa dalam filmnya. Mulai dari tata busana, artistik film, sampai gaya bahasa, semuanya dijamin bakal bikin lo merasa relate pas nonton film ini!

2. Deadly Love Poem (Garin Nugroho)

Kedua, ada Deadly Love Poem, film dari Garin Nugroho yang dibintangi oleh Mawar Eva de Jongh, Raihaanun, dan Baskara Mahendra. Dari judulnya aja, lo mungkin udah bisa nebak kalau ini bukan cuma film percintaan yang romantis, tapi juga penuh teror mengerikan. Itulah yang bikin film ini menarik dan layak buat tampil di festival film internasional seperti IFFR.

Sebelum tayang di bioskop tanggal 5 Januari 2023, Deadly Love Poem udah lebih dulu tayang di Indonesia Film Showcase, Jogja-NETPAC Asian Film Festival per 1 Desember 2022. Barulah pada 27 Januari 2023, film ini diputar di IFFR barengan dengan beberapa film Indonesia lainnya yang lolos. Cool, right?

3. Mayday! May Day! Mayday! (Yonri Revolt)

Satu yang lo mesti banggain di Hari Film Nasional ini, ternyata bukan film fiksi doang yang terpilih buat ditayangin di IFFR 2023. Ada juga film dokumenter, Mayday! May Day! Mayday! Karya Yonri Revolt yang juga tampil di festival film bergengsi itu.

Film full Black and White (B&W) ini bakal bikin penonton merinding. Ditambah lagi, isi filmnya meng-capture tindak protes para penambang Freeport Indonesia di Grasberg, Kabupaten Mimika, yang kena PHK sampai menyebabkan luka fisik dan psikis.

Bisa dibilang, film ini jadi salah satu potret sejarah pahit Indonesia yang ditampilkan dengan puitis sekaligus pahit oleh Yonri Revolt. Makanya, enggak heran, kan, kalau Mayday! May Day! Mayday! berhasil dapetin panggungnya di IFFR tahun ini?

4. The Myriad of Faces of The Future Challengers (Yuki Aditya & I Gde Mika)

Seakan belum puas dengan karya dokumenter karya Yonri Revolt, Indonesia juga bawain film The Myriad of Faces of The Future Challengers karya Yuki Aditya dan I Gde Mika di IFFR 2023. Beda sama film sebelumnya yang full dokumenter, film ini dibuat sebagai semacam reka ulang masa pemerintahan Orde Baru yang penuh unsur politik.

Lo mungkin juga tahu kalau film pas zaman itu sangat berbeda dengan masa Reformasi seperti sekarang ini. Nah, film yang dibintangi oleh aktor dan aktris senior (Christine Hakim, Roy Sahetapy, Roy Marten, Slamet Rahardjo, Sjumandjaja, hingga Deddy Mizwar) ini semacam kasih tafsir baru buat penontonnya. Lo udah nonton, belum? Jangan sampai kelewatan, ya!

5. Evacuation of Mama Emola (Anggun Priambodo)

Satu lagi film keren yang patut buat lo banggain di Hari Film Indonesia ini, Evacuation of Mama Emola! Film ini ngomongin seorang pria di penjara yang diizinkan bebas sementara saat harus melakukan evakuasi ibunya yang terjebak gempa di sebuah desa.

Tentunya, kebebasan sementaranya itu membuat pria ini harus didampingi sama seorang sipir wanita. Itulah hal yang bikin film pendek karya Anggun Priambodo makin menarik sampai diputar di festival film IFFR 2023.

Gimana, film-film Indonesia enggak kalah menarik buat ditonton, kan? Jadi, mana film yang udah lo tonton dan mana yang fix masuk watchlist lo? Jangan lupa, tonton film-film ini secara legal sebagai bentuk dukungan terhadap industri perfilman Indonesia, ya! Yuk, support terus perfilman Indonesia! Selamat Hari Film Nasional!

Reference:

  • https://www.kemdikbud.go.id/main/blog/2023/02/tujuh-film-indonesia-tampil-di-international-film-festival-rotterdam-2023-di-belanda
  • https://bangka.tribunnews.com/2023/03/20/sinopsis-film-like-share-yang-menang-best-picture-dan-grand-prix-di-osaka-asian-film-festival
  • https://seputarlampung.pikiran-rakyat.com/hiburan/pr-976446945/film-superhero-indonesia-sri-asih-segera-tayang-di-disney-hotstar-minggu-depan-intip-alur-ceritanya
  • https://jaff-filmfest.org/puisi-cinta-yang-membunuh/
  • https://iffr.com/en/iffr/2023/films/mayday-may-day-mayday
  • https://sgiff.com/films/the-myriad-of-faces-of-the-futures-challengers/
  • https://festival.sundance.org/program/film/638a1c0777dd3dd577806423