Trending

Apple Menginvestasi 10 Triliun Rupiah Ke Uber Tiongkok

Sudah bukan rahasia umum lagi bahwa sangat sulit bagi perusahaan teknologi dunia untuk beroperasi di Tiongkok. Mulai dari Google, YouTube, Facebook sampai Twitter pun nggak bisa diakses di Tiongkok. Apple sebenarnya juga nggak bisa menjual smartphonenya di Tiongkok, tetapi lobi-lobi mereka berhasil dan Apple menjual iPhone di Tiongkok dari tahun 2015 lalu. Sekarang, Apple mau beraksi lagi untuk masuk ke dalam pasar Tiongkok.

Pada minggu pertama bulan Mei 2016 kemarin, Apple menyuntikkan dana sebesar 1 miliar dolar atau setara 10 triliun rupiah kepada Didi Chuxing. Didi Chuxing ini adalah sebuah perusahaan sejenis Uber yang beroperasi di Tiongkok. Didi Chuxing ini merajai market “Uber” di Tiongkok sebesar 80%!

 

Apple sedang mulai menarget market Tiongkok

Pada tahun 2015, setelah Apple berhasil menjual iPhone-nya di Tiongkok. Apple langsung merangsek ke peringkat dua sebagai smartphone paling laris di Tiongkok. Apple hanya kalah dengan Xiaomi, dan bahkan Apple diprediksi akan mendapatkan posisi pertama dalam penjualan smartphone dalam beberapa bulan ke depan.

Setelah “menguasai” pasar smartphone Tiongkok, sekarang Apple menargetkan pasar lain, yaitu jaringan transportasi. Apple memang dikenal rakus dalam investasi, beberapa perusahaan pun diberikan dana besar untuk berkembang. Termasuk Didi Chuxing, perusahaan yang dijuluki Ubernya Tiongkok ini diberi dana 1 miliar dolar.

 

Didi Chuxing ini raja transportasi di Tiongkok

Beberapa media online di dunia langsung membahas, seberapa besar Didi Chuxing? Kenapa sampai Apple berusaha mengeluarkan uang sebegitu banyaknya untuk investasi. Ternyata Didi Chuxing ini sangat mendominasi transportasi di Tiongkok. Didi Chuxing ini beroperasi di 400 kota di seluruh Tiongkok. Jika dibandingkan dengan UberChina yang hanya beroperasi di 40 kota.

Selain itu, Didi Chuxing ini nggak hanya mempunyai armada taksi dan mobil. Sepeda motor dan bus juga bisa dipesan melalui aplikasi Didi Chuxing. Keren kan Urbaners? Itulah alasan kenapa Apple berani menginvestasikan duitnya sebesar itu.

 

 

Source: cnbc.com