Trending

Art & Sound Experience : Aksi Kolaborasi Penuh Improvisasi

Jazz adalah musik yang identik dengan kolaborasi, kreativitas dan improvisasi. Nah, sekarang bagaimana kalau semangat kolaborasi dari musik jazz ini ‘ditularkan’ pada jenis seni yang lain seperti arsitek, ilustrasi, mural, desain grafis hingga sound experiment? Konsep besar inilah yang akan dihadirkan oleh MLDSPOT bersama Handoko Hendroyono dan seniman-seniman lain dalam sebuah karya instalasi unik bertema “Art & Sound Experience” di JAVA JAZZ FESTIVAL 2016.

Karya instalasi berbentuk labirin unik yang akan dipamerkan selama JAVA JAZZ FESTIVAL 2016 berlangsung ini merupakan hasil kolaborasi MLDSPOT dengan seniman-seniman Indonesia dari berbagai disiplin ilmu. Penggagasnya, Handoko Hendroyono adalah seorang creative storyteller dan content creator yang percaya bahwa konten menarik nggak hanya bisa disampaikan lewat media-media konvensional saja. Gagasan ini kemudian diwujudkan secara detil oleh Jacob Gatot Sura sebagai arsitek, dan selanjutnya Hari Prast, Darbotz dan Farid Stevy sebagai visual artist akan turut menuangkan kreativitasnya dalam setiap ruang kosong dalam labirin tersebut.

Kolaborasi penuh improvisasi

Menurut Hari Prast, semua visual yang dibuat pada project ini akan dikerjakan bersama, namun tanpa diskusi sebelumnya antar para visual artist. Hal ini disesuaikan dengan karakter jazz itu sendiri yang bebas, tanpa aturan baku, serba spontan namun tetap harmonis. Seperti jazz yang memberikan ruang untuk improvisasi, para visual artist-nya juga belum tahu akan membuat visual apa, ketika satu sudah mulai, maka yang lain akan merespon, dari disiplin visual yang berbeda-beda tapi diharapkan akan tetap menciptakan sebuah harmoni.

Bukan cuma visual

Sejak proses desain sketsa, kurang lebih sudah 4 minggu project ini berjalan. Puncaknya, labirin Art & Sound Experience ini akan menjadi karya instalasi interaktif sekaligus happening art dimana para visual artist-nya  akan mendemonstrasikan secara langsung proses mural di bilah-bilah labirin tersebut.  Namun bukan cuma secara visual, dalam project ini, pengunjung JAVA JAZZ FESTIVAL 2016 juga akan mendapatkan pengalaman audio yang unik. Nantinya, di dalam labirin ini pengunjung bisa mencoba memainkan instrumen-instrumen yang sudah disediakan, bukan instrumen biasa tapi instrumen modifikasi seperti gong, pipa baris dan xylophone dengan efek-efek suara yang di desain oleh Ari Wulu, seorang sound artist kenamaan dari Yogyakarta.  

Semoga project Art & Sound Experience dari MLDSPOT ini bisa memberikan pengalaman ruang yang unik bagi para pengunjung JAVA JAZZ FESTIVAL 2016 sebelum memasuki hall konser. Dengan memposisikan visual arts, arsitektur dan sound menjadi sebuah kesatuan Urban Art, Handoko mengharapkan keunikan karya ini bisa menjadi alasan lain bagi orang-orang untuk datang ke JAVA JAZZ FESTIVAL 2016.