Trending

Di Masa Depan, Toko Ritel Bakal Bebas Sentuhan

Melihat perkembangan teknologi yang saat ini semakin canggih saja, nggak heran bila bidang ritel juga akan berkembang dengan luar biasa. Beberapa pengamat memprediksi bahwa retailer di masa yang akan datang bakal bebas sentuhan. Semuanya bakal dikuasai oleh teknologi otomatis. Sistem jual beli tradisional yang mengharuskan pembeli untuk memegang produk fisik tak lagi diperlukan.

 

Sebuah konsep dan percobaan

Hal ini bermula dari inovasi yang dikembangkan oleh Amazon. Sebuah teknologi Just-Walk-Out dikembangkan oleh Amazon GO untuk memudahkan pembeli tanpa perlu antri di depan kasir manual. Secara otomatis, produk akan di-scan melalui sensor tertentu dan langsung tertagih ke akun pelanggan, baik itu secara debit maupun kartu kredit. Pelanggan bahkan tak perlu menunjukkan produk yang ingin dibeli. Cukup lewat ke sensor, kemudian jumlah belanjaan terhitung secara otomatis. Pengembangan teknologi Amazon GO sendiri bakal muncul dalam beberapa tahun ke depan.

Sebelum Amazon, sebenarnya Tesco sudah melakukan percobaan terhadap masyarakat Korea Selatan yang sangat sibuk hingga malas untuk belanja kebutuhan sehari-hari. Tesco pun mencoba untuk membawa toko mereka ke hadapan pelanggan. Caranya, mereka menempelkan stiker belanjaan yang dilengkapi dengan barcode di stasiun kereta api. Pelanggan hanya perlu men-scan barcode tersebut dengan app khusus, kemudian semua belanjaan masuk ke cart secara online. Setelah dilakukan pembayaran, barang-barang yang dipesan akan langsung dikirim ke rumah mereka.

 

Dari drive-thru hingga VR

Serupa tapi tak sama, ada Dahir Semenov yang mengembangkan konsep Drive Market. Pelanggan tak perlu turun dari mobil ketika ingin berbelanja dengan konsep drive-thru. Mereka hanya perlu mengikuti alur toko, kemudian memilih belanjaan sesuai yang diinginkan. Setiap keranjang akan distok ulang oleh karyawan yang berada di lantai dua sehingga pelanggan nggak akan kekurangan pilihan.

VR pun tak kalah terlibat dalam perkembangan toko ritel. Adalah eCommerce yang mengandalkan virtual reality untuk merasakan bagaimana bentuk atau rupa produk yang diinginkan. The North Face adalah salah satu dari banyak perusahaan yang menerapkan VR dalam penjualan online mereka.

 

Lalu, apakah perkembangan teknologi dalam bidang ritel ini bakal menciptakan budaya baru bagi masyarakat dunia? Biarkan waktu yang jawab.

 

Source: hypebeast.com