Trending

Kapan Google Project Ara Rilis?

Pada tahun 2011, Google mendaftarkan beberapa paten tentang smartphone yang bisa dibongkar pasang. Nggak lama kemudian konsep modular smartphone atau smartphone bongkar pasang ini mulai dipamerkan ke publik dan dinamakan Google Project Ara. Jadi bayangkan smartphone yang lo pegang sekarang, jika LCDnya kurang jernih, bisa lo ganti dengan yang lebih jernih. Kemudian jika lemot lo bisa ganti RAM ataupun prosesor. Keren kan?

 

Tim Google Project Ara adalah orang pilihan

Google melihat Project Ara sebagai masa depan smartphone. Oleh karena itu Google nggak akan menempatkan sembarangan orang untuk mengembangkan hal ini. Google Project Ara ini dipimpin oleh Regina Dugan, yang sebelumnya memimpin Google Advanced Technology and Projects (ATAP). Sebelumnya Regina Dugan bekerja untuk departemen keamanan Amerika Serikat, jadi pengalaman Regina inilah yang membuat Google mempercayakan kepadanya.

Selain dipimpin oleh orang-orang pilihan, Google juga ternyata “outsource” ke beberapa perusahaan kontraktor. Perusahaan kontraktor ini dibuat untuk mencoba beberapa komponen penghubungnya. Seperti NK Labs, perusahaan yang bergerak di bidang engineering.

 

Sudah 30 orang yang menggunakan smartphone Ara

Google ATAP ternyata sudah memproduksi smartphone Ara secara sembunyi-sembunyi. Sekarang senggaknya 30 orang yang bekerja di Google ATAP sudah memakai smartphone Ara. Pada acara Google I/O 2016 kemarin, Google menunjukkan bagaimana prototype smartphone Ara. “Ini bukan ide, ini bukan konsep, ataupun video di YouTube. Ini adalah prototype,” ujar Rafa Camargo pemimpin Project Ara.

Camargo tentu sudah tahu para wartawan dan penggemar akan menanyakan kapan smartphone Ara ini akan keluar. Jawaban Camargo sangat jelas dan tegas. “Tahun 2017 kita akan lempar kepada consumer. Sekarang kita sedang mengembangkan beberapa komponen pentingnya,” tegas Camargo.

Sekarang Project Ara ternyata sudah nggak lagi bagian dari Google ATAP, tetapi sudah menjadi project tersendiri bagi Google. Ini berarti Google sudah nggak main-main lagi dalam mengembangkan smartphone bongkar pasang ini.

 

 

 

Source: theverge.com