Trending
Senin, 29 Desember 2025

Kenapa Kembang Api Jadi Simbol Perayaan?

  • Share
  • fb-share
Kenapa Kembang Api Jadi Simbol Perayaan?

Setiap kali lihat kembang api meledak di langit malam, yang kebayang pasti pesta dan perayaan. Tapi sebenarnya, kembang api bukan cuma soal hiburan. Di balik cahaya warna-warni dan suara letupannya, ada sejarah panjang yang berawal dari kepercayaan, eksperimen kimia, sampai akhirnya jadi simbol perayaan global.

Secara teknis, kembang api adalah bahan peledak berdaya ledak rendah yang masuk kategori piroteknik. Fungsinya bukan untuk menghancurkan, tapi menciptakan efek visual dan suara. Saat dinyalakan, kembang api menghasilkan empat efek utama: cahaya, suara, asap, dan partikel terbang.

Warna-warna yang lo lihat di langit bukan muncul sembarangan. Merah, kuning, hijau, biru, sampai ungu dihasilkan dari reaksi berbagai unsur kimia. Jadi di balik satu ledakan kembang api, ada perhitungan komposisi yang cukup rumit.

Awal Mula Kembang Api

Sejarah kembang api bermula di Tiongkok kuno, sekitar abad ke-2 sebelum masehi. Waktu itu, orang-orang belum mengenal mesiu. Mereka cuma membakar batang bambu kering. Karena tekanan udara panas di dalamnya, bambu tersebut meletup dan menghasilkan suara keras.

Letupan itu dipercaya bisa mengusir roh jahat dan energi buruk, terutama saat pergantian tahun. Dari sini, suara keras mulai dianggap sebagai bentuk perlindungan spiritual.

asal usul kembang api
Photo by @kazuend

Perubahan besar terjadi pada abad ke-7 sampai ke-9 masehi ketika para alkemis Tiongkok menemukan bubuk mesiu, hasil campuran kalium nitrat, sulfur, dan arang. Campuran ini kemudian dimasukkan ke dalam bambu atau tabung kertas, melahirkan bentuk awal petasan dan kembang api buatan.

Kembang Api dan Kepercayaan Ritual

Pada masa Dinasti Song, kembang api mulai dipakai dalam berbagai perayaan. Tapi fungsinya masih erat dengan ritual dan kepercayaan. Salah satu mitos yang paling dikenal adalah tentang Nian, makhluk legendaris yang dipercaya muncul saat Tahun Baru.

Nian diyakini takut pada suara keras, cahaya terang, dan warna merah. Karena itu, kembang api jadi bagian penting dalam Tahun Baru Imlek. Tradisi ini bertahan ratusan tahun dan akhirnya menyebar ke berbagai negara.

kembang api perayaan imlek bandung
Photo by @summareconmall.bandung

Masuk ke Eropa dan Jadi Simbol Kekuasaan

Lewat Jalur Sutra, teknologi kembang api menyebar ke Timur Tengah dan Eropa pada abad ke-13. Di Eropa, kembang api awalnya bukan hiburan untuk semua orang. Hanya dipakai dalam acara keagamaan, penobatan raja, dan perayaan bangsawan.

Italia dikenal sebagai pelopor produksi kembang api di Eropa. Pada abad ke-15, para penguasa menggunakan kembang api untuk menunjukkan kekuasaan dan kemewahan, sekaligus menarik perhatian rakyat.

Dari Ritual ke Hiburan Massal

Memasuki abad ke-18 dan ke-19, produksi kembang api makin berkembang. Teknologinya semakin stabil dan biayanya lebih terjangkau. Dari sini, kembang api mulai dinikmati oleh masyarakat luas.

Maknanya pun bergeser. Kembang api tidak lagi soal ritual atau simbol kekuasaan, tapi menjadi hiburan publik dan penanda momen penting, seperti tahun baru, hari kemerdekaan, dan festival budaya.

Baca juga: Film Natal yang Seru Ditonton Di Akhir Tahun

kembang api di bundaran hi
Photo by @antarafotocom

Cara Kerja Kembang Api

Kalau lo penasaran, kembang api dirancang untuk meledak di ketinggian tertentu. Saat sumbu dinyalakan, reaksi awal mendorong kembang api ke udara. Setelah itu, pemicu kedua akan meledakkan muatan utama yang menyebarkan partikel bercahaya.

Warna-warna tersebut berasal dari unsur kimia tertentu. Natrium menghasilkan warna kuning, strontium merah, barium hijau, tembaga biru, dan magnesium menciptakan kilau putih terang. Kombinasi inilah yang bikin pertunjukan kembang api terlihat spektakuler.

Kembang Api di Era Modern

Saat ini, kembang api sudah jadi industri global. China masih menjadi produsen dan eksportir terbesar di dunia. Setiap menjelang akhir tahun, produksi kembang api meningkat drastis untuk memenuhi kebutuhan perayaan di berbagai negara.

kembang api di langit jakarta
Photo by @apyfz

Di Indonesia sendiri, kembang api identik dengan malam tahun baru. Kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, dan Bandung selalu jadi pusat pesta kembang api, tempat orang-orang berkumpul untuk menutup tahun dan menyambut harapan baru.

Kembang api adalah hasil perpaduan kepercayaan kuno, penemuan ilmiah, dan kebutuhan manusia untuk merayakan momen penting. Selama ribuan tahun, kembang api terus berevolusi.

Setiap kali lo melihat cahaya meledak di langit malam, sebenarnya lo sedang menyaksikan sejarah panjang yang masih hidup sampai sekarang.

 

Cover photo by @5tep5 - Unsplash

Comments
Johnny Gudel
Nice info bro