Trending

Musik-Musik yang Mengawali Revolusi Dunia

Suka musik? Apa yang lo dapatkan dari musik? Mungkin kebanyakan dari lo suka mendengarkan musik karena musik memberikan ketenangan bahkan motivasi hidup. Siapa sangka, musik berpotensi memberikan dampak yang sangat besar bagi sebuah negara. Bahkan, musik menjadi penyemangat sebuah kelompok untuk menjalankan revolusi demi merubah masa depan sebuah negara. Berikut ini adalah beberapa revolusi dunia yang dipengaruhi oleh musik.

 

Arab Spring

Arab Spring adalah sebuah revolusi yang terjadi di beberapa negara Arab yang dimulai pada akhir tahun 2010. Demonstrasi besar-besaran terjadi, terutama di Tunisia. Tuntutan mereka hanya satu, yakni turunnya Perdana Menteri Hosni Mubarak. Tak hanya turun ke jalan, aspirasi mereka juga membanjiri internet. Bahkan banyak musik yang diciptakan untuk menyemangati para demonstran. Salah satu yang terkenal adalah ketika demonstran di Tahrir Square dan menyanyikan lagu “Day of Departure” dengan lirik yang diubah menjadi “Down Hosni Mubarak ... We are not going ... We ask one thing: Leave, leave."

 

Revolusi Amerika

Ketika masa Revolusi Amerika, banyak lagu-lagu yang dimainkan oleh para tentara ketika berbaris untuk melawan Inggris baik di medan perang maupun di jalanan. Namun, Lagu-lagu revolusi seperti “American Taxation” dan “Liberty Song” dipopulerkan oleh orang-orang anti-Inggris dan pro kemerdekaan sebelum masa-masa perang tiba. Hal tersebutlah yang pada akhirnya membangkitkan semangat patriotisme untuk melawan Inggris dan merebut kemerdekaan.

 

Revolusi Perancis

Jauh sebelum “Les Miserables” terkenal di berbagai panggung, lebih dari 3.000 lagu ditulis pada masa Revolusi Perancis antara 1789 hingga 1799. Salah satunya adalah “La Marsellaise” yang merupakan lagu kebangsaan Perancis. Lagu tersebut merupakan simbol pemberontakan rakyat Perancis pada masa Perang Dunia II, dimana saat itu Nazi menguasai sebagian besar wilayah Perancis.

 

Revolusi Kuba

Meski revolusi Kuba terjadi pada tahun 1959, baru pada 1967 musik-musik Kuba memperlihatkan ide-ide politik baru. Pergerakan tersebut, yang dikenal dengan nama Nueva Trova, dipengaruhi oleh lagu-lagu rakyat tradisional dengan pesan mendukung revolusi dan anti Amerika. Bahkan banyak musisi Nueva Trova mampir ke agenda-agenda pemerintahan untuk meningkatkan semangat perjuangan.

Musik bukanlah hal yang sepele, bukan sekedar menyanyikan nada dan memetik senar gitar. Musik lebih dari itu, bahkan mengandung pesan terdalam yang mampu membangkitkan semangat seorang manusia revolusioner.

 

Source:
huffingtonpost.com