Trending

Penampilan Atraktif Artis MLDSPOT Stage Hall A3 Ajak Penonton Berdansa Bersama

Jakarta International BNI Java Jazz Festival 2019 hari ketiga diguyur hujan sejak sore hari. Namun, tidak mempengaruhi antusias pengunjung untuk datang dan menyaksikan penampilan musisi Jazz favorit mereka. MLDSPOT Stage Hall A3 menampilkan artis-artis dengan aksi panggung yang luar biasa. Yuk, intip keseruan MLDSPOT stage hall A3 di hari ketiga!

Kolaborasi asyik dari Maliq & D’Essensials dan Lala Karmela

Java Jazz Festival 2019 baru dibuka di hari ketiga, MLDSPOT Hall A3 sudah dipenuhi penonton yang mau menyaksikan penampilan dari Maliq & D’Essensials! Tampil memesona dengan aksi panggung yang kece, mereka membuka penampilan dengan lagu “Drama romantika”. Sontak pengunjung ikut bergoyang dan berdansa bersama. Tidak berhenti di situ, keseruan berlanjut di lagu berikutnya “Dia”, Maliq & D’Essensials pun mengajak penonton ikutan sing along lagu romansa satu ini. Dua lagu berikutnya “Terlalu” dan “Himalaya” pun tidak kalah seru. Tahun ini Maliq & D’Essensials tidak melakukan sesuatu, dan tidak punya yang spesial. Namun, untuk Java Jazz Festival 2019 mereka berkolaborasi dengan seseorang yang spesial, yaitu Lala Karmela. Membawakan lagu “Satu Jam Saja”, “Untitled” dan “Matahari” dengan petikan gitar dan suara khasnya, Lala berhasil hangatkan panggung MLDSPOT Hall A3. Penampilan Maliq & D’Essensials ditutup dengan lagu “Pilihanku”.

 

Impeccable voice dari Gretchen Parlato

Gumam perkusif dan desah nafas dibarengi dengan tepukan-tepukan ganjil, Gretchen Parlato tampil memukau di hadapan penontonnya di MLDSPOT stage hall A3. Irama yang dihasilkan membawa ketenangan. Rangkaian penampilannya di Java Jazz Festival 2019 malam itu,

memang orisinil dan menyegarkan sehingga layak untuk diapresiasi. Sesekali penonton membuat tepukan tangan yang seolah-olah menyerupai mengikuti tepukan Gretchen. Mendengarkan gumam Gretchen pun, membuat penonton lebih fokus. Pasalnya Gretchen seperti punya koneksi magis terhadap lagunya, pantas saja dia memenangkan Thelonious monk jazz vocals competition tahun 2004.

 

Funky Knuckles berikan penampilan yang energik

Malam semakin larut, namun keseruan hari terakhir Java Jazz Festival 2019 belum berakhir. Antrian cukup padat terlihat di pintu masuk MLDSPOT stage saat Dallas 'Funky Knuckles akan tampil. Dibentuk sekitar tahun 2010, Funky Knuckles awalnya dimulai sebagai trio yang menampilkan pemain keyboard / vokalis Caleb Sean McCampbell, bassis Wes Stephenson, dan drummer Cedric Moore. Band fusion Jazz beranggotakan enam orang yang penuh semangat dan ‘funky’ ini, tampil energik di MLDSPOT stage. ‘Funky Knuckles juga membawakan sebuah aransemen lagu yang baru akan mereka rilis di bulan Juni mendatang.

Seolah menyalurkan energinya, tiupan terompet dan saxophone dibarengi dengan petikan gitar listrik, membuat ruangan menjadi lebih energik. Penampilan yang paling menonjol ditunjukan oleh Kwinton Gray, pria ‘funky’ yang berada di belakang keyboard.

 

Menutup Java Jazz 2019 dengan berdansa dan bernyanyi bersama The Soul Rebels

The Soul Rebels tampil sebagai penutup di hari ke-3 Java Jazz 2019 di MLDSPOT Stage. Brass ensamble bergenre fusion jazz yang datang dari New Orleans ini, membawakan lagu-lagu yang membuat para penonton berdansa dan bernyanyi dengan semangat bersama mereka. Mereka tidak hanya mengguncangkan seisi ruangan dengan nanyian mereka, tetapi mereka juga mengajak para penonton untuk bergerak, berdansa, dan bernyanyi bersama mereka. Terlihat banyak sekali penonton-penonton yang bangun dari tempat duduknya untuk maju kedepan mengikuti gerakan dan nyanyian mereka dibawah panggung. Sempat membawakan lagu “In The

Air Tonight” milik Phil Collins, The Soul Rebels tutup Jakarta International BNI Java Jazz 2019 dengan berdansa serta bernyanyi bersama penontonnya.