Trending

Sama-sama Budak Visual, Ternyata Ini Yang Membedakan Desainer Grafis dan Visual Artist!

Di zaman yang terus berkembang ini lo dituntut untuk menjadi kreatif untuk bisa terus beradaptasi dan tetap up-to-date di jaman yang serba modern ini tanpa mengenal batas dengan satu bidang aja – termasuk juga ke dalam dunia seni, bro.

Kayaknya kalau ngomongin dunia seni di era sekarang pasti lo langsung terfokus dengan satu hal – yaitu visual. Sekarang udah banyak banget profesi yang bikin kita terbantu dengan jasa visualnya.

Adanya profesi desain grafis pasti membuat aktivitas lo selama berseluncur di media sosial terasa lebih berwarna dan seru kan, bro? tapi selain desainer grafis ada profesi satu lagi yang nggak kalah menarik nih, bro – yaitu Visual Artis!

Sama-sama menggambar secara visual, tapi ternyata masih banyak yang mengira desainer grafis dan visual artis adalah satu profesi yang sama. Sebenarnya apa sih yang membuat salah interpretasi ini? Cari tahu jawabannya di bawah ini ya, bro!

Identitas Gambar Yang Berbeda

Meskipun sama-sama bergerak di bidang visual, kedua profesi ini punya perbedaan yang sangat signifikan. Mungkin banyak yang nggak sadar atau kurang paham – Perbedaan ini sebenarnya terletak dari identitas gambar yang dihasilkan dan outputnya, bro!

Dari desainer gambar sendiri sudah jelas gambar yang dihasilkan untuk kepentingan komersial atau dengan maksud menghibur dan pastinya dengan hasil digital, sedangkan gambar yang dihasilkan dari visual artis cenderung untuk dinikmati dan memiliki makna tersendiri di setiap gambarnya – mungkin kalau sekarang kita nyebutnya gambar untuk dinikmati aestethic nya, bro!

Tools Yang Digunakan Beda, Bro!

Sama-sama menggambar tapi hasilnya beda: Ini perbedaan antara visual artis dengan desainer grafis!

Credit image - dreamstime

Kalau kemarin udah bahas mengenai motion graphics dan animasi yang ternyata pembuatannya juga beda, hal itu juga terjadi bagi gambar yang dihasilkan oleh visual artis dan desainer grafis.

Setelah mengetahui kalau tipe gambar yang dihasilkan sama visual artis dan desainer grafis berbeda, dari sini juga lo akan mengerti kalau teknik dalam menggambar mereka pun berbeda – dan tentunya menggunakan tools yang berbeda juga.

Sekedar membuat desain untuk komersil lo nggak perlu menggunakan pen tab secara berkalaberbeda dengan visual artis, pen tab adalah hal fundamental yang harus dimiliki oleh mereka, bro!

Mengingat output yang dihasilkan lebih detail dan gambar yang lebih complex, tidak jarang juga seorang visual artis menggambar dengan cara manual lalu scan hasilnya untuk diunggah ke sosial media.

Untuk pen tab sendiri mungkin nggak hanya satu, seorang visual artis bisa memiliki lebih dari satu pen tab dengan bentuk pen yang beragam juga – bener bener kayak pelukis tapi versi visualnya deh, bro!

Gambar Yang Cenderung Lebih Mengkritik

Sama-sama menggambar tapi hasilnya beda: Ini perbedaan antara visual artis dengan desainer grafis!

Credit image - procore

Seperti yang sudah disebutkan di atas, visual artis secara umum seperti pelukis namun dengan proses yang lebih digital dengan hasil visual. Nggak heran gambar yang dihasilkan pun lebih real daripada desain grafis.

Nggak melulu soal aesthethic, visual artis juga lebih menunjukkan sisi kritisnya di setiap gambar yang dilukisnya. Dengan esensi kritik dibentuk secara konstruktif, para visual artis menumpahkan kritik dari hal yang dikritiknya dalam sebuah visual – yaa persis pelukis pada umumnya lah ya, bro?

Setelah esensi dan identitas gambar yang juga berbeda, sepertinya lo sudah mulai paham ya, bro, dengan perbedaan dari kedua profesi ini? Meskipun sama-sama budak visual, mereka nggak meninggalkan ciri khasnya masing-masing, bro!

Feature image - thefashinisto