TheoTown Ramai Dibahas, Saat Game Simulasi Jadi Cermin Masalah Kota
Di Indonesia, ada satu game yang mendadak viral dan ramai dimainkan orang di awal 2026, yaitu TheoTown. Game ini sempat masuk jajaran teratas kategori game simulasi di Google Play Store dan jadi perbincangan luas di media sosial.
Banyak orang cukup kaget karena TheoTown sebenarnya bukan game baru. Game ini sudah rilis sejak 2019, tapi baru sekarang mendapat sorotan besar dari netizen. Buat lo yang belum tahu, TheoTown adalah game simulasi yang mengajak pemain membangun dan mengelola kota dari nol.
TheoTown menghadirkan konsep pembangunan kota dengan tampilan pixel art yang khas. Game buatan developer asal Jerman, blueflower, ini memberi kebebasan penuh bagi pemain untuk merancang kota sesuai keinginan, mulai dari kota kecil hingga wilayah metropolitan.
Nah ngomong-ngomong soal viral, ada beberapa alasan mengapa TheoTown mendadak viral di Indonesia. Salah satunya karena game ini sering dimainkan dan diperkenalkan oleh YouTuber gaming Windah Basudara, sehingga menarik perhatian audiens dalam jumlah besar.
Baca juga: Game Indie yang Wajib Lo Coba
Daya tarik lain datang dari fitur plugin bernuansa Indonesia. Pemain bisa menemukan elemen khas seperti minimarket Indomaret dan Alfamart, gedung MPR/DPR, Monas, bus Transjakarta, hingga bangunan bersejarah. Kehadiran elemen ini membuat kota virtual terasa lebih dekat dengan realitas masyarakat Indonesia.
Dengan berbagai faktor tersebut, wajar jika TheoTown kini menjadi game yang viral di Indonesia. Bukan sekadar hiburan, game ini juga digunakan sebagai medium kreatif untuk menyampaikan kritik sosial terhadap persoalan perkotaan. Nah, kalau lo sendiri, sudah pernah main TheoTown atau baru tertarik mencobanya?