• Buzz
  • Kehidupan Bunga Citra Lestari yang Jauh dari Kata Glamour

Kehidupan Bunga Citra Lestari yang Jauh dari Kata Glamour

Thu, 12 March 2015

Setelah RAN dan Maliq and D'Essential, kini giliran penyanyi cantik Bunga Citra Lestari yang akan tampil di Music Everywhere NET TV. Kalau dengar nama Bunga Citra Lestari, pasti yang ada di pikiran lo adalah cantik, elegan, berbakat dan sexy. Yep emang kata-kata itu pas banget untuk penyanyi yang akrab di panggil BCL ini. Istri dari Ashraf Sinclair ini juga multi-talenta alias serba bisa. Gimana engga, semua bidang di dunia entertaiment sudah di coba dan selalu sukses. 

Awalnya Bunga dikenal sebagai pemain sinetron dan banyak membintangi sinetron-sinetron indonesia pada tahun 2000-an. Sinetron yang pernah dibintangi Bunga adalah ABG, Senandung Masa Puber, Dari Temen jadi Demen, Rahasia Hati, Penjaga Hati, dan masih banyak lainnya. Setelah itu Bunga melebarkan sayapnya di dunia layar lebar, and it works well too! Bunga membintangi banyak film-film layar lebar, dari film-film novel remaja seperti Cinta Pertama, Kangen, Ada Kamu, Aku Ada sampai membintangi film drama romantis salah satu tokoh Indonesia, yaitu Habibie Ainun. Kabarnya, terpilihnya Bunga dalam film Habibie & Ainun ini atas pilihan pak Habibie sendiri lho! Sepertinya pilihan Pak Habibie memang tepat, karena film ini berhasil meledak di dunia perfilm-an Indonesia dan mendapatkan banyak penghargaan. 

Sepertinya Bunga nggak puas dengan hanya berakting, akhirnya Bunga terjun ke dunia tarik suara. Pertama kali Bunga berduet dengan Pas Band pada tahun 2004 dengan judul lagunya Ku Merindu, setelah itu Bunga juga bernyanyi untuk soundtrack film yang dibintanginya berjudul Cinta Pertama (Sunny) dan lagu ini juga ada di album pertamanya. Hebatnya, album perdananya terjual lebih dari 75.000 kopi hanya dalam waktu 2 minggu! Semenjak itulah Bunga tidak hanya dikenal sebagai aktris, tapi juga sebagai penyanyi. Bahkan para penyanyi dan senior sekelas Ari Lasso langsung tertarik dengan karakter vokal Bunga dan mengajaknya berduet. Alhasil, suara Bunga ada di album Ari Lasso "The Best of Ari Lasso" dengan lagunya Aku dan Dirimu.

Lama nggak mendengar suara Bunga, ternyata memang Bunga sedang mempersiapkan single terbarunya yang berjudul Wanita Terbahagia. Lagu terbarunya ini persembahan untuk suaminya, Ashraf Sinclair. Bunga bercerita oleh para Netizen bahwa lagu ini adalah wujud rasa syukur karena dia mempunyai segalanya mulai dari suami yang baik, anak yang lucu dan karir yang cemerlang. "Nah rasa syukur aku ini yah aku keluarkan dalam bentuk lagu terbaru aku wanita terbahagia" Ujar Bunga. Romantis banget ya Urbaners! Dan lagu ini untuk pertama kalinya akan dinyanyikan secara eksklusif oleh Bunga di Music Everywhere NET TV. Makanya pas perform Bunga menggunakan kaos yang bertuliskan #WanitaTerbahagia. Selain buat promo, juga untuk meningkatkan awarness semua orang, tentang lagunya, dan tentang diri Bunga sendiri.

Tapi tau nggak sih, dibalik ke glamour-an dan dunia keartisannya, ternyata Bunga mendeskripsikan pribadinya lebih ke cuek, simple dan baik hati. Beda banget sama yang lo bayangin selama ini ya Urbaners! Yang lebih menarik lagi, Bunga adalah seorang family women yang mengutamakan keluarga dibanding profesinya atau apapun. Karena bagi Bunga, memiliki Noah adalah suatu anugrah yang nggak pernah bisa digambarkan oleh kata-kata. Bahkan Bunga pun masih nggak percaya kalau dia adalah seorang ibu yang memiliki malaikat kecil yang menggemaskan. Bunga dan suaminya, Ashraf merupakan satu tim yang tidak dipisahkan. Dan mereka juga sepakat bahwa sesibuk apapun kegiatan mereka, mereka harus ada waktu untuk anak mereka, Noah. Begitupun untuk hubungan mereka berdua, harus selalu ada quality time berdua, mungkin ini resep Bunga dan Ashraf tetap harmonis sampai sekarang

Sepertinya Bunga dan Ashraf bukan tipikal yang gampang puas, mereka menyadarai bahwa ketenaran di dunia entertaiment nggak selamanya, makanya mereka mencoba membuat bisnis keluarga yang sesuai dengan kesukaan mereka. Karena mereka berdua sama-sama suka makan, dan termasuk picky dalam memilih tempat nongkrong atau restoran yang berkualitas. Makanya Bunga dan Ashraf mencoba membuat usaha dibidang restoran

Selain menyanyikan single terbarunya, Bunga bakalan  cerita banyak tentang kehidupan pribadinya, dan akan meng-cover lagu-lagu yang menarik lho di Music Everywhere NET TV. Sssst.. Bahkan kabarnya, Bunga sedang ada project dengan seseorang yang nggak lo sangka Urbaners! Kalau lo mau jadi orang pertama yang tau, jangan lupa untuk nonton penampilannya di NET TV hari sabtu tanggal 14 Maret jam 23.00 WIB.

 

Pertanyaan :
“Apakah judul single lagu terbaru yang dibawakan BCL feat Jeo Taslim di MUSIC EVERYWHERE”

Terms & Conditions:

  • Berusia 18 tahun keatas
  • Follow Twitter @MLDSPOT & Facebook MLDSPOT
  • Follow Twitter @Musicevery_NET & Facebook Netmediatama
  • Submit jawaban di kolom komentar website MLDSPOT
  • Quiz akan dibuka pada Sabtu jam 23.00 -  Minggu jam 19.00
  • Pengumuman pemenang akan dilakukan di Twitter @MLDSPOT pada hari Minggu, 15 Maret 2015 jam 19.30
  • Keputusan pemenang bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat
  • Akan dipilih 2 orang pemenang dengan hadiah sebagai berikut
    1. Pemenang pertama : Rp. 1.500.000
    2. Pemenang kedua     : Rp. 1.000.000

 

6 Tokoh Ini Dapat Gelar Pahlawan Nasional 2019

Friday, November 22, 2019 - 13:15
Presiden Joko Widodo berdiri di depan foto-foto para Pahlawan Nasional.

Dalam rangka Hari Pahlawan 2019 yang jatuh pada tanggal 10 November, Presiden Joko Widodo memberikan gelar Pahlawan Nasional kepada 6 tokoh. Hal ini dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 120 TK 2019 yang ditandatangani pada 7 November 2019. Gelar Pahlawan Nasional diberikan kepada ahli waris di Istana Negara, Jakarta Pusat.

 

Roehana Koeddoes

Sosok Roehana Koeddoes, memakai semacam bandana di kepala

Sepupu dari H. Agus Salim ini merupakan pendiri dari surat kabar Sunting Melayu. Sebelumnya, beliau menekuni bidang jurnalistik melalui surat kabar Poetri Hindia. Roehana Koeddoes memiliki keinginan agar wanita di daerahnya memiliki pengetahuan dan pengalaman lebih. Itulah kenapa jajaran direksi dan penulis di Sunting Melayu berasal dari kaum wanita.

 

A.A. Maramis

A.A Maramis berpose formal dengan mengenakan jas dan dasi kupu-kupu.

Sebagai Menteri Keuangan Indonesia yang kedua, A.A. Maramis berperan penting dalam perkembangan dan percetakan uang kertas yang pertama di Indonesia. Tanda tangan beliau bahkan tertera pada uang kertas tersebut. Nggak cuma itu, pria kelahiran 20 Juni 1897 ini juga merupakan anggota dari Panitia Lima yang dibentuk oleh Soeharto, presiden kedua Indonesia, untuk mendokumentasikan rumusan Pancasila.

 

Sarjito

Sardjito mengenakan jas berwarna hitam

Pria asal Magetan ini sangat berjasa dalam menciptakan vaksin untuk kolera, typus, dan disentri. Sarjito juga cukup aktif dalam organisasi Budi Utomo di Jakarta. Bersama dengan dokter Sanusmo, Prof. Sutarman, dan dokter Pudjodarmohusodo, Sarjito mendirikan Fakultas Kedokteran Republik Indonesia di Solo dan Klaten pada 5 Maret 1946. Saat ini, fakultas tersebut telah berkembang dan menjadi Universitas Gadjah Mada Yogyakarta.

 

K.H. Masjkur

Ilustrasi sosok K.H. Masjkur, yang mengenakan kacamata dan pakaian berwarna cokelat.

Perjuangan K.H. Masjkur dalam kemerdekaan Indonesia dilakukan beliau dengan bergabung menjadi anggota Pembela Tanah Air (PETA). Selain itu, beliau juga mengumpulkan pemuda Islam dalam laskar khusus untuk ikut turun seiring perobekan bendera di Hotel Yamato, Surabaya. Laskar ini jugalah yang turut melawan tentara Inggris yang marah setelah Mayor Jenderal Mallaby tewas.

 

Abdul Kahar Mudzakkir

Ilustrasi sosok Abdul Kahar Mudzakkir, sedang memakai kacamata dan pakaian berwarna abu-abu.

Sempat menempuh pendidikan di Kairo, Mesir, Abdul Kahar Mudzakkir turut mendukung perjuangan kemerdekaan Indonesia di Timur Tengah. Melalui tulisan-tulisan di sejumlah surat kabar, pria asal Yogyakarta ini juga membawa nama Indonesia. Di samping itu, beliau juga terlibat dalam perumusan bentuk negara bersama sejumlah tokoh Islam.     

 

Sultan Himayatuddin

Gambar dari Sultan Himayatuddin, memiliki brewok, dan memakai semacam bandana.

Sultan Himayatuddin adalah seorang sultan dari kerajaan Buton, Sulawesi Tenggara. Beliau berperan dalam memutuskan untuk mengakhiri perjanjian antara Kesultanan Buton dan VOC. Bersama dengan rakyatnya, Sultan Himayatuddin merancang strategi di dalam hutan untuk melawan VOC. Perjuangan tersebut berhasil membuat VOC akhirnya keluar dari Buton.

 

Melalui caranya masing-masing, keenam sosok tersebut sudah berjasa dalam kemerdekaan Indonesia. Ikut senang rasanya melihat mereka mendapat gelar Pahlawan Nasional!