• Buzz
  • Nonton Langsung dan Jadi Survivor di Scare PewDiePie!

Nonton Langsung dan Jadi Survivor di Scare PewDiePie!

Mon, 22 February 2016

Urbaners yang suka main game atau nonton YouTube pasti tahu cowok kurus yang namanya PewDiePie. Nama asli PewDiePie sendiri adalah Felix Kjellberg. Dia terkenal karena punya channel di YouTube yang isinya rekaman dia lagi main game. Reaksinya yang lucu dan menarik bikin orang betah nontonin. Nah, buat Urbaners penggemar PewDiePie, ada kabar baik buat lo. Doi bikin serialnya sendiri yang eksklusif ada di YouTube Red!

 

Setengah Reality Show, Setengah Prank Show

PewDiePie tampil di serial berjudul Scare PewDiePie. Jadi, serial asli produksi YouTube dan Skybound Entertainment Maker Studios ini bentuknya setengah reality show dan setengah prank show. Kamera bakal ngikutin PewDiePie eksplorasi serangkaian tempat yang sudah diatur seperti game horor. Kalau reaksi PewDiePie pas main game horor saja sudah konyol banget, gimana ini ya, Urbaners?

Selain karena ada PewDiePienya, kebayang nggak sih lo gimana skenario game horor diangkat ke dunia nyata? Ini baru namanya rumah angker beneran. Kalau bukan PewDiePie, siapa lagi yang mau iseng cobain tempat kayak gitu?

Lo bisa nonton trailernya Scare PewDiePie dulu di YouTube, Urbaners. Soalnya, YouTube Red yang jadi satu-satunya sumber lo bisa nonton acara ini belum bisa diakses di Indonesia. Menurut beberapa ulasan, episode pertamanya Scare PewDiePie masih belum terlalu menegangkan, anggap saja sebagai “pemanasan”, tapi PewDiePie dan krunya janji kalau episode-episode selanjutnya bakal seru kok, Urbaners.

 

Bakal Ada YouTubers Lain

Sejauh ini, Scare PewDiePie bakal punya 10 episode. Semuanya dibuat di Los Angeles, California, Oktober tahun 2015. Setiap episode bakal tampil satu minggu sekali mulai 10 Februari 2016. Kalau nanti YouTube Red sudah bisa diakses di Indonesia, setidaknya Urbaners nggak perlu nunggu lama buat nonton Scare PewDiePie episode baru, ya?

Kejutan lain di Scare PewDiePie adalah, katanya PewDiePie juga bakal ditemenin sama YouTuber lain. Entah ikut doang, atau nanti bantuin PewDiePie. Tapi, belum tahu YouTubers siapa yang bakal ikutan. Wih, YouTube Red ini kayaknya bakal jadi ajang seru ngumpulnya para YouTubers di suatu serial ya, Urbaners?

Oh iya, buat lo bisa berlangganan YouTube Red, lo butuh keluar biaya sekitar 150 ribu rupiah per bulannya. Tapi, kalau lihat keadaan kemarin yang Netflix saja di-ban, jadi ragu YouTube Red bakal masuk ke Indonesia. Kita tunggu saja kabar barunya ya, Urbaners!

 

 

Sumber: www.mashable.com, www.venturebeat.com, www.breathecast.com

Oscar Didominasi oleh Pria Hanya Mitos Belaka

Thursday, February 20, 2020 - 14:36
Jim Burke, Charles B. Wessler, Nick Vallelonga, Peter Farrelly, dan Brian Currie dengan bahagia merayakan atas kemenangan mereka pada Academy Awards 2019

Penyelenggaraan Oscar tiap tahun memang tak pernah luput dari kontroversi. Jika diperhatikan, Academy Award pernah beberapa kali dituding selalu memberi privilege kepada kalangan tertentu. Tapi ternyata, slogan tersebut hanyalah mitos belaka, Urbaners. Faktanya, semakin banyak wanita yang berhasil memenangkan Oscar.

Misalnya untuk kategori sutradara terbaik, kini sudah ada lima wanita yang pernah masuk dalam daftar nominasi. Meskipun masih ada mitos pria lebih mendominasi, kenyataannya wanita juga mulai menunjukkan taringnya dalam Oscar kali ini.

Adanya Anggapan Gender Gap

Jim Burke, Charles B. Wessler, Nick Vallelonga, Peter Farrelly, dan Brian Currie dengan bahagia merayakan atas kemenangan mereka pada Academy Awards 2019

Banyak kalangan mempercayai bahwa masih terdapat diskriminasi gender pada hampir setiap gelaran Oscar. Ini bisa dilihat dari persentase peraih penghargaan tiap tahunnya. Adanya gender gap ini membuat banyak seniman wanita enggan untuk menyerahkan karyanya kepada panitia. Sutradara Georgio Yukiko Donovan misalnya, menyebut bahwa ada kemungkinan banyak seniman wanita yang ‘kalah sebelum berperang’, karena mereka tahu siapa yang akan menjadi pemenangnya.

Dengan kata lain, seniman wanita banyak yang memilih untuk nggak terlibat, karena ini berhubungan dengan biaya produksi yang nggak murah. Namun kenyataannya, Rachel Morrison berhasil menjadi wanita pertama yang masuk dalam nominasi Sinematografi terbaik. Dia nggak menyangka bisa masuk dalam daftar nominasi. Morrison sempat berkecil hati untuk masuk ke dalam nominasi, karena ia adalah seorang wanita. Tapi fakta bahwa dia dinominasikan berhasil mematahkan mitos tersebut.

 

Proses Pemilihan dan Penilaian

 

Menurut The Hollywood Reporter, tiap tahunnya, ada ribuan pemilih yang dilibatkan dalam menentukan siapa saja pemenang penghargaan. Setelah muncul tagar #oscarsowhite beberapa tahun lalu, panitia menambah jumlah pemilih dari 2.000 menjadi 8.000 orang. Saat ini, sudah ada 28% pemilih wanita yang dilibatkan, sebuah peningkatan yang cukup membanggakan.

Selain itu, Oscar juga berusaha semakin melibatkan selain keturunan kulit putih. Tahun ini, ada sebesar 13% dari total pemilih yang memiliki latar belakang Asia dan berkulit hitam.

Data Dominasi Pemenang Pria di Oscar 2020

Meskipun dari total 193 penerima nominasi Academy Awards tahun ini, 70% diantaranya adalah pria. Namun jika dilihat dari kategori individual, persentase nominee wanita pada empat kategori sudah mencapai 20%. Meskipun begitu, nggak selamanya dominasi pria terjadi. Misalnya di kategori Best Costume Design, Best Animated Short Film, dan Best Documentary Short Film. Pada tiga kategori itu, jumlah nominee pria dan wanita setara, meski cenderung lebih banyak wanita.

Menurut lo, apakah Oscar akan semakin melibatkan wanita dalam penghargaannya?

Source: Antaranews, BBC, The Guardian, DW.com.