Album Terbaru Raisa, The Best of Raisa - MLDSPOT
  • Buzz
  • Album Terbaru Raisa, The Best of Raisa

Album Terbaru Raisa, The Best of Raisa

Tue, 22 March 2016

Udah cantik, suaranya bagus lagi. Siapa lagi kalo bukan Raisa Andriana. Penyanyi yang satu ini baru aja merilis album terbarunya yang berjudul The Best of Raisa. Nah, buat lo yang suka banget sama penyanyi yang satu ini, lo wajib beli album terbaru Raisa. Alasannya, beragam. Berikut ini bisa jadi alasan lo buat ngedengerin album terbaru Raisa, “The Best of Raisa” ini.

Beralih indie

Dalam album ketiga ini, Raisa muncul tanpa label lamanya. Setelah dua abumnya, Raisa dan Heart to Heart, punya label Solid Records, kali ini Raisa muncul dengan percaya diri dalam jalur independen. Menurutnya, album ketiga ini seperti membuka pintu kreatifitasnya. Jadi banyak mainan mulai dari aransemen sampai lirik lagu, begitu dia menganggap album indie ini.

 

Gampang didapetin

 

Selain merupakan album tanpa label pertama Raisa, album ini juga bakal mudah banget lo dapetin. Pasalnya, Raisa bekerja sama dengan retailer terkemuka di Indonesia. Lo bakal nemuin albumnya di minimarket terdekat. Hal ini disebabkan karena menurut Raisa, dua album sebelumnya sulit didapatkan oleh para fans. Jangkauan distribusi minimarket menurutnya lebih luas ketimbang toko CD.

 

6 lagu lama, 3 lagu rearrangement

Album The Best of Raisa ini berkomposisikan 9 lagu. Selain 6 lagu terbaik Raisa, ada 3 lagu lagu yang diaransemen ulang. Lagu-lagu tersebut antara lain Terjebak Nostalgia, Could It Be, dan Teka-Teki. Ketiga lagu tersebut direkam secara live di studio, tanpa proses tracking seperti album-album sebelumnya.

 

Upaya perang terhadap pembajakan

 

Kehadiran album The Best of Raisa ini juga jadi salah satu upaya untuk memerangi pembajakan dalam bidang musik. Raisa berpendapat kalau sosialisasi anti pembajakan itu sangat kurang. Nggak jarang Raisa di-mention oleh fans bahwa mereka baru saja download lagu terbaru milik Raisa. Mereka nggak tahu kalau itu sebenarnya nggak boleh.

Kejawab ‘kan kenapa lo harus paling tidak mendengarkan album terbaru dari Raisa? Jadi, tunggu apa lagi? Langsung aja deh beli albumnya Urbaners.

 

Source:
rollingstone.co.id
detik.com

Aset Digital bisa Dilindungi, Bro: Kenalan sama NFT Crypto Ini Deh

Wed, 12 May 2021
Crypto

Lo tentunya setuju, bro, kalo aset kripto memang bisa dibilang serba bisa. Selain memiliki kegunaan sebagai alat transaksi di beberapa merchant dan instrumen investasi, aset kripto juga bisa dimanfaatkan sebagai barang koleksi.

Aset kripto tersebut biasanya berupa Non-Fungible Token (NFT) adalah jenis aset digital yang lagi populer. Dikutip Coindesk, sejak November 2017, ada sekitar 174 juta dolar AS yang dibelanjakan untuk NFT. Jumlah tersebut setara dengan Rp 2,4 triliun. Wow angka yang fantastis kan, bro?

Memangnya, apa sebenarnya yang dimaksud dengan NFT? Kalo lo mau lebih paham dengan jenis aset digital ini, mendingan lo baca artikel MLDSPOT kali ini sampai tuntas, bro!

Aset Digital yang Lagi Popular

Aset Non-fungible Token atau NFT mendadak jadi bahan pembicaraan. Penyebabnya banyak pihak yang menjual aset digitalnya dengan harga hingga miliaran rupiah. Meskipun udah ada dari tahun 2014, NFT kini semakin terkenal karena dianggap sebagai cara yang praktis buat membeli dan menjual karya seni digital.

Lalu, apa itu NFT? Well, kalo dalam ilmu ekonomi aset tersebut bisa ditukarkan dengan unit yang mudah dipertukarkan seperti uang. Tapi, apabila nggak bisa ditukar berarti objek tersebut memiliki sifat unik, bisa seperti rumah atau karya lukisan seperti Monalisa.

Sementara itu, dilansir dari laman Forbes.com, NFT adalah sebuah aset digital yang mewakili objek dunia nyata seperti lukisan, seni musik, item dalam game, hingga video pendek. Aset tersebut dibeli dan dijual secara online, seringkali dibayar dengan cryptocurrency, dan umumnya dikodekan menggunakan software dasar yang serupa dengan aset crypto lainnya.

Nggak Punya Nilai Tukar

Crypto

Credit image - voi.id

Buat lo yang belum tau, satu NFT punya keunikan tersendiri dan dijual dengan harga yang berbeda, nilai sebuah aset NFT nggak bisa disamakan atau ditukarkan dengan aset NFT dan aset kripto lainnya. Aset semacam ini, bro, yang biasa disebut non-fungible (nggak bisa ditukarkan), berbeda dengan aset lainnya, seperti mata uang dollar AS, Ethereum, atau Bitcoin yang bersifat fungible.

Misalnya gini, lo jual mobil dengan harga Rp 500 juta, maka harga mobil tersebut bakal setara dengan 34.700 dolar AS (1 dolar AS = Rp 14.300) atau 18,34 Ethereum (1 Ethereum = Rp 27 juta).

Sementara itu, nilai 1 aset NFT yang dibeli dengan harga Rp 500 juta nggak bisa disamakan dengan mobil yang punya harga yang sama, uang senilai 34.700 dolar AS atau koin sebanyak 18,34 Ethereum tadi.

Kalo bisa ditarik kesimpulan, NFT adalah aset digital yang bisa dimiliki secara eksklusif oleh seseorang dengan nilai yang bervariasi tergantung orang yang menjualnya. Inilah yang membuat sebuah aset NFT biasanya dilego atau berpindah kepemilikan melalui mekanisme lelang di berbagai platform online, seperti Nifty Gateway, Valuables, Foundation, Christie's, dan lain sebagainya.

Keunikkan Kode yang Ada di NFT

Sebenarnya sama aja seperti instrumen investasi maupun aset pada umumnya, namun keunikannya NFT adalah sebuah aset digital yang bisa mewakili berbagai macam barang berwujud maupun nggak berwujud

Kode unik dalam NFT membuat tiap token sulit untuk direplikasi. Sehingga kemungkinan adanya NFT palsu jadi lebih sulit. Karena, setiap barang bisa dilacak data historisnya, mulai dari pemilik terakhir, pemilik pertama, hingga penerbitnya saat token dirilis.

Selain Itu, seri kode unik dalam NFT juga memungkinkan pegiat aset kripto, yang punya hobi koleksi barang jadi lebih mudah untuk melakukan verifikasi. Nah, perbedaan dari kode unik membuat NFT bersifat langka, dan bagi kolektor, melengkapi koleksi adalah suatu hal yang mutlak, bro.

Royalti untuk Pekerja Seni

Crypto

Credit image - voi.id

NFT memberikan kesempatan bagi pekerja seni buat dapetin royalti lebih besar. Bagi seniman, NFT bisa menghilangkan peluang munculnya pasar sekunder atau calo. Selain itu, NFT juga mengurangi jumlah pihak-pihak lain yang menjadi middleman dalam proses penjualan.

Aset digital ini nggak cuma buat gamer dan kolektor aja, tapi juga bisa digunakan oleh seniman untuk menjual karya seni mereka ke khalayak luas. Di luar itu, ada pula real estate atau developer perumahan yang pakai teknologi NFT untuk melakukan lelang rumah secara langsung ke publik.

Dengan menggunakan NFT, seniman juga bisa menerima royalti lebih besar melalui penjualan kembali. Ketika karya seni digital mereka dijual kepada pemilik baru, dari situlah pencipta karya bisa mendapat persentase keuntungan penjualan.

Meski terbilang baru, NFT adalah jenis aset digital yang udah lama diperjualbelikan oleh masyarakat.

Di tahun 2021 aja, keberadaan NFT semakin populer di kalangan investor. 

Kalo lo punya uang lebih dan suka investasi cryptocurrency, mungkin NFT bisa jadi pilihan yang tepat. Anyway, setelah baca artikel tentang NFT crypto, tentunya lo jadi lebih paham mengenai aset digital yang satu ini kan, bro?

 

 

Featured image - currency.com