• Buzz
  • 4 Talk Show Tengah Malam Dengan Rating Tertinggi di Amerika Serikat

4 Talk Show Tengah Malam Dengan Rating Tertinggi di Amerika Serikat

Thu, 30 March 2017

Nggak bisa dipungkiri lagi, talk show tengah malam di Amerika Serikat sekarang sedang berada di puncak ketenaran. Jika sebelumnya jam primetime di Amerika Serikat ini sekitar jam 7 sampai 10 malam, sekarang gara-gara talk show tengah malam ini jam primetime di Amerika Serikat bertambah dari jam 8 malam sampai jam 11 malam. Mungkin lo tahu pembawa acara Oscar 2017 kemarin, Jimmy Kimmel. Nah, Jimmy Kimmel terkenal gara-gara acara tengah malah yang sekarang sedang “panas-panas”nya. Apa saja acara talk show tengah malah dengan rating tertinggi di Amerika Serikat?

 

Jimmy Kimmel Live!

Yup, posisi pertama acara talk show tengah malam dengan rating tertinggi ditempati oleh Jimmy Kimmel Live! yang ditayangkan oleh televisi ABC. Salah satu ciri khas dari Jimmy Kimmel adalah lawakannya yang sangat khas dan agak sedikit nggak jelas. Bahkan beberapa kali bintang tamunya ini terkena jebakan atau prank buatan Jimmy Kimmel. Salah satu pencapaiannya adalah mewawancari seluruh bintang Star Wars: The Force Awakens.

 

Full Frontal with Samantha Bee

Selanjutnya adalah Full Frontal with Samantha Bee yang ditayangkan di TBS. Samantha Bee bisa dibilang menjadi satu-satunya pembawa acara wanita talk show tengah malam yang sukses dengan acaranya. Celetukannya yang paling terkenal adalah ketika Samantha mengomentari video Donald Trump.

 

The Late Show with Stephen Colbert

Salah satu acara talk show yang sedang hangat dibicarakan. Stephen Colbert ini membuat acara talk show menjadi sangat menyenangkan. Ketika seorang politikus datang, Colbert akan mengubahnya menjadi seorang pelawak atau sebagainya. Stephen Colbert juga dipercaya sebagai comedian berbakat sepanjang sejarah.

 

Conan

Siapa yang nggak kenal dengan Conan O’Brien? Dia adalah salah satu pembawa acara talk show terlama sepanjang sejarah. Conan memulai acara talk show-nya sejak tahun 1993! Salah satu kebiasaan Conan adalah dirinya sering kali mengajak penonton untuk turut bertanya kepada sang bintang tamu.

Bagaimana jika dibandingkan dengan Indonesia? Salah satu tandingannya mungkin Tukul Arwana. Walaupun sekarang sudah nggak ada lagi, tapi popularitas talk show tengah malam di Indonesia naik berkat beliau.

 

Source: businessinsider.com

Oscar Didominasi oleh Pria Hanya Mitos Belaka

Thursday, February 20, 2020 - 14:36
Jim Burke, Charles B. Wessler, Nick Vallelonga, Peter Farrelly, dan Brian Currie dengan bahagia merayakan atas kemenangan mereka pada Academy Awards 2019

Penyelenggaraan Oscar tiap tahun memang tak pernah luput dari kontroversi. Jika diperhatikan, Academy Award pernah beberapa kali dituding selalu memberi privilege kepada kalangan tertentu. Tapi ternyata, slogan tersebut hanyalah mitos belaka, Urbaners. Faktanya, semakin banyak wanita yang berhasil memenangkan Oscar.

Misalnya untuk kategori sutradara terbaik, kini sudah ada lima wanita yang pernah masuk dalam daftar nominasi. Meskipun masih ada mitos pria lebih mendominasi, kenyataannya wanita juga mulai menunjukkan taringnya dalam Oscar kali ini.

Adanya Anggapan Gender Gap

Jim Burke, Charles B. Wessler, Nick Vallelonga, Peter Farrelly, dan Brian Currie dengan bahagia merayakan atas kemenangan mereka pada Academy Awards 2019

Banyak kalangan mempercayai bahwa masih terdapat diskriminasi gender pada hampir setiap gelaran Oscar. Ini bisa dilihat dari persentase peraih penghargaan tiap tahunnya. Adanya gender gap ini membuat banyak seniman wanita enggan untuk menyerahkan karyanya kepada panitia. Sutradara Georgio Yukiko Donovan misalnya, menyebut bahwa ada kemungkinan banyak seniman wanita yang ‘kalah sebelum berperang’, karena mereka tahu siapa yang akan menjadi pemenangnya.

Dengan kata lain, seniman wanita banyak yang memilih untuk nggak terlibat, karena ini berhubungan dengan biaya produksi yang nggak murah. Namun kenyataannya, Rachel Morrison berhasil menjadi wanita pertama yang masuk dalam nominasi Sinematografi terbaik. Dia nggak menyangka bisa masuk dalam daftar nominasi. Morrison sempat berkecil hati untuk masuk ke dalam nominasi, karena ia adalah seorang wanita. Tapi fakta bahwa dia dinominasikan berhasil mematahkan mitos tersebut.

 

Proses Pemilihan dan Penilaian

 

Menurut The Hollywood Reporter, tiap tahunnya, ada ribuan pemilih yang dilibatkan dalam menentukan siapa saja pemenang penghargaan. Setelah muncul tagar #oscarsowhite beberapa tahun lalu, panitia menambah jumlah pemilih dari 2.000 menjadi 8.000 orang. Saat ini, sudah ada 28% pemilih wanita yang dilibatkan, sebuah peningkatan yang cukup membanggakan.

Selain itu, Oscar juga berusaha semakin melibatkan selain keturunan kulit putih. Tahun ini, ada sebesar 13% dari total pemilih yang memiliki latar belakang Asia dan berkulit hitam.

Data Dominasi Pemenang Pria di Oscar 2020

Meskipun dari total 193 penerima nominasi Academy Awards tahun ini, 70% diantaranya adalah pria. Namun jika dilihat dari kategori individual, persentase nominee wanita pada empat kategori sudah mencapai 20%. Meskipun begitu, nggak selamanya dominasi pria terjadi. Misalnya di kategori Best Costume Design, Best Animated Short Film, dan Best Documentary Short Film. Pada tiga kategori itu, jumlah nominee pria dan wanita setara, meski cenderung lebih banyak wanita.

Menurut lo, apakah Oscar akan semakin melibatkan wanita dalam penghargaannya?

Source: Antaranews, BBC, The Guardian, DW.com.