• Fashion
  • Desain Kemeja Kerja Lengan Panjang Yang Sesuai Dengan Bentuk Tubuh

Desain Kemeja Kerja Lengan Panjang Yang Sesuai Dengan Bentuk Tubuh

Wed, 30 August 2017
Desain kemeja kerja lengan panjang

Kesan yang muncul dari cowok berkemeja adalah formal, elegan, dan keren. Kenapa? Karena tubuh cowok akan terlihat gagah dan tegap jika mengenakan kemeja. Tidak hanya itu saja, cowok bakal terlihat rapi dan fashionable. Karena itu kemeja menjadi pakaian yang wajib ada di lemari Urbaners. Saat ini, sudah banyak desain kemeja yang bisa menjadi pilihan untuk acara semi formal tanpa harus terlihat terlalu serius.

 

Desain dan Motif Kemeja Kerja Lengan Panjang

Dalam memilih kemeja yang cocok, nggak cukup hanya dengan mempertimbangkan ukurannya saja. Pilihlah warna dan desain kemeja yang cocok buat Urbaners. Karena mengenakan kemeja yang pas akan menjadi poin plus di mata orang sekaligus meningkatkan kepercayaan diri kamu, lho! Motif yang dipilih juga harus pas dengan karakter dan bentuk tubuh Urbaners. Berikut ini adalah pilihan motif kemeja lengan panjang yang keren agar bisa mendongkrak penampilanmu sehari-hari.

 

Motif Garis Vertikal

Buat kamu yang bertubuh agak gemuk, kamu cocok banget dengan motif yang satu ini. Pasalnya, motif ini bakal membantu agar siluet tubuhmu jadi kelihatan lebih ramping dan terlihat tegap. Desain kemeja lengan panjang dengan motif garis vertikal ini akan membuat Anda terlihat lebih rapi. Hindari motif ini kalau Urbaners termasuk tipe cowok kurus dan tinggi ya! Motif ini cocok dipakai baik acara formal dan non formal, tinggal bagaimana kamu pandai-pandai memadu padankan mau pakai celana bahan atau celana jeans.

 

Motif Gingham

Gingham adalah motif kotak-kotak mirip flannel. Bedanya, motif ini merupakan motif garis saling bertumpuk yang membentuk siluet kotak-kotak. Urbaners yang memiliki tubuh kurus namun ingin tampil lebih berisi bisa mencoba motif ini. Siluet kotak-kotak dari Gingham sekilas akan menyamarkan bentuk tubuh dan memberi nilai kedewasaan terhadap penampilan.

Penting diketahui, beberapa pakar menyebutkan bahwa desain kemeja kerja dengan motif ini berasal dari India dan Indonesia. Baru pada sekitar tahun 1600, kain gingham mulai diekspor ke daratan Eropa dan Amerika. Namun banyak pula negara yang mengaku produsen utama bahan motif ini. Bangsa Jerman mengaku motif ini asli berasal dari Bayern, sementara orang Italia mengklaim bahwa Gingham dari Italia Utara. Di Prancis, motif ini disebut “vichy” karena menganggap motif ini telah ada sejak era Victoria.

 

Motif Floral

Untuk tampilan enerjik, kamu bisa mencoba untuk memakai kemeja motif floral. Bunga sebagai lambang keceriaan akan membuat mood kamu atau orang-orang sekitar yang melihat menjadi lebih bersemangat. Motif ini cocok dipakai di acara agak santai, seperti pergi ke pantai atau sesekali ke acara keluarga.

 

Motif Batik

Sebagai anak Indonesia, kita harus bangga dengan batik asli tanah air dong! Nah, kemeja dengan motif batik ini mulai disukai oleh anak-anak muda. Kemeja lengan panjang bermotif batik bisa kamu pakai saat menghadiri acara formal, seperti kondangan, acara kantor, atau kumpul-kumpul keluarga.

Kemeja motif batik bisa dijadikan pilihan buat kamu yang ingin tampil formal tanpa harus pakai tuxedo. Dewasa ini, banyak juga anak-anak muda yang memadukan kemeja batik dengan celana jeans skinny. Hasilnya? Tentu saja kamu bakal tetap terlihat trendy karena kemeja batik termasuk outfit yang fleksibel untuk dipadukan dengan berbagai jenis celana. Batik juga bisa dipakai oleh kalian yang bertubuh kurus atau gemuk.

 

Kemeja Denim

Dari semua jenis kemeja yang dijual di pasaran, kemeja denim ini bisa membuatmu terlihat forever young! Kemeja berbahan jeans ini dapat membuatmu terlihat casual tapi tetap rapi. Di samping itu, jeans adalah bahan yang dapat menampilkan sisi awet muda setiap orang. Meskipun memberi kesan casual, tapi desain kemeja kerja denim masih dapat dipakai apabila kantormu tidak menerapkan aturan berpakaian yang terlalu formal.

Sayangnya, tidak semua cowok terlihat pantas menggunakan kemeja denim. Desain kemeja lengan panjang denim ini lebih cocok dipakai oleh Urbaners yang memiliki tubuh tegap dengan perawakan sedang, alias tidak terlalu kurus atau gemuk. Kemeja denim bisa dipakai untuk menghadiri acara semi-formal atau santai.

 

Tips Memilih Kemeja Yang Pas

Kesulitan menemukan kemeja yang pas? Yuk, simak tips berikut ini agar kamu bisa memilih kemeja yang pas untuk tubuhmu!

  • Coba dulu sebelum membeli
    Berpikir untuk beli kemeja secara online? Nanti dulu! Karena kamu perlu mencoba kemeja dengan berbagai motif agar kamu bisa tahu kemeja mana yang paling pas dengan bentuk tubuhmu. Pastikan ukuran kemeja kamu pas dan nyaman di badan agar kamu bisa tampil percaya diri.

  • Sesuaikan warna kemeja dengan acara
    Ada aturan tidak tertulis yang menerangkan bahwa kemeja berwarna gelap sebenarnya lebih cocok untuk menghadiri acara formal. Sementara itu, kemeja warna cerah memang lebih casual, tapi kamu tetap bisa memakai kemeja berwarna cerah ke acara formal asalkan kamu memadukannya dengan sweater.

Yang wajib Urbaners ingat saat memilih desain kemeja kerja adalah hindari motif pattern berukuran besar. Pilihlah motif yang berukuran kecil supaya perhatian orang tidak hanya tertuju pada motif kemeja yang kamu pakai. Tidak hanya itu saja! Urbaners juga harus memilih kemeja sesuai dengan tempat atau acara yang akan dikunjungi. Jangan sampai kemeja yang kamu pilih membuatmu kelihatan saltum alias salah kostum.

 

Sources:
rookets.club/desain-kemeja-pria/
kelascinta.com/men/fashion-pria/lima-tips-memilih-kemeja-pria

Kecenya Inovasi Sepatu Gaming Puma

Sunday, December 29, 2019 - 11:27
Sepatu Puma Active Gaming Footwear berwarna hitam, dengan logo Puma warna putih di bagian samping tumit.

Setelah merilis kolaborasi dengan One Piece, inovasi baru dalam kancah sneakers telah diluncurkan oleh merek Puma. Sepatu yang diluncurkan oleh produsen sepatu asal Jerman ini berbentuk seperti kaus kaki yang menempel rapat dan membungkus kaki atlet e-Sports dengan potongan yang fit di kaki.

Rilisan Puma kali ini dinamakan Active Gaming Footwear dengan harga 160 Dolar atau sekitar 2 jutaan rupiah. Sepatu ini dirilis masih dengan satu model saja, yaitu berupa sepatu knit dengan tinggi di bawah mata kaki. Model sepatu Active Gaming Footwear ini dirilis dalam warna hitam saja dengan detail logo Puma berwarna putih di bagian samping tumit.

Diluncurkan untuk Menjawab Para Atlet eSports

Sepasang sepatu Puma Active Gaming Footwear, difoto dengan background berwarna putih.

 

Sebelumnya, Puma telah bekerja sama dengan Playseat untuk mendesain dan merilis kursi gaming. Kursi gaming ini dirilis seharga 254 Dolar atau kisaran 3,5 juta Rupiah. Sepatu gaming kali ini melengkapi rilisan Puma di bidang e-Sports yang semakin meroket popularitasnya, mengingat ada semakin banyak atlet yang terjun di kancah olahraga elektronik ini.

Sepatu ini dirancang dengan potongan yang fit di kaki selayaknya kaus kaki. Dengan bahan knit atau rajutan, Active Gaming Footwear sangat nyaman digunakan untuk para atlet e-Sports dalam bertanding di turnamen e-Sports.

Ditujukan untuk Kenyamanan Atlet saat Bertanding

Dengan desain yang fit dan menempel di kaki sepenuhnya, Active Gaming Footwear fokus pada kenyamanan atlet e-Sports saat bertanding. Fitur yang dimiliki oleh sepatu ini khusus diciptakan untuk console gamer yang kebanyakan terletak di indoor. Terdapat fitur medial wrap-up, lateral wrap-up, dan heel wrap-up yang cocok digunakan dalam mode active gaming berbeda-beda.

Sayangnya, sepatu ini memang kurang cocok untuk digunakan dalam aktivitas outdoor karena nggak adanya outsole tebal untuk aktivitas di luar yang lebih berat. Namun, dengan adanya keluaran terbaru Puma ini, merek lain mungkin akan bersaing untuk mengeluarkan produk yang mendukung atlet e-Sports dan gaming lainnya.

 

Active Gaming Footwear akan sangat cocok lo jadikan penunjang profesi lo sebagai atlet e-Sports untuk bertanding dengan nyaman. Sepatu rilisan Puma ini bisa lo dapatkan di website Puma ya, Urbaners!

 

 

Source: hybrid.co.id