• Food
  • Indomie Masuk 10 Besar Brand Paling Banyak Dibeli di Dunia!

Indomie Masuk 10 Besar Brand Paling Banyak Dibeli di Dunia!

Fri, 20 January 2017

Anak kos mungkin familiar dengan brand makanan instan yang satu ini, Indomie. Sebagai makanan instan yang paling bersahabat di tanggal tua, Indomie memang sudah jadi selera anak kos. Di samping karena murah dan enak, Indomie punya aroma yang tak bisa ditolak oleh sipapun yang mencium. Menariknya, Indomie baru-baru ini masuk dalam 10 besar brand yang paling banyak dibeli di dunia yang dirilis oleh lembaga riset dunia, Kantar Worldpanel.

 

Indomie jadi nomor 8

Baru-baru ini, sebuah laporan riset membanggakan muncul di khalayak ramai. Lembaga riset dunia, Kantar Worldpanel, memilih 50 besar brand makanan yang paling banyak dibeli di dunia. Dan hasilnya, ada nama Indomie yang menjadi peringkat ke 8.

Riset yang bertajuk Brand Footprint ini mendaftar semua brand berdasarkan data perilaku konsumen dari 300 milyar keputusan pembeli. Tak tanggung-tanggung, studi ini dilakukan pada 15.000 brand dari 44 negara berbeda.

Kantar Worldpanel membandingkan setiap brand yang terdaftar dengan standar yang disebut Consumer Reach Points (CRP). CRP merupakan ukuran jumlah orang yang membeli suatu produk serta intensitas pembelian brand tersebut. Hasilnya, Indomie mendapatkan capaian 1,89 juta CRP dan berhasil menduduki urutan ke 8 dunia.

 

Dipuncaki Coca-Cola

Di puncak peringkat ada Coca-Cola. Brand yang terkenal dengan produk minuman ringan meraih CRP sebesar 6,3 juta. Colgate dan Lifebuoy secara berurutan menduduki peringkat ke 2 dan 3, dengan CRP sebesar 4,3 juta dan 2,6 juta.

Produk makanan lain yang masuk urutan adalah Maggie dan Lay’s. Maggie menghadirkan produk sup instan, kaldu, saus, hingga mie instan. Hasilnya, 2,4 juta CRP diraih. Sedangkan Lays, yang mengandalkan produk keripik kentang, mampu mencapai 2,2 juta CRP dalam setahun.

Saingan Coca-Cola, Pepsi, hanya berhasil menduduki urutan nomor 6 dunia, dengan CRP 2,2 juta. Nescafe, produk kopi paling laris di dunia, berada tepat di atas ranking Indomie (peringkat 7) yang turun 6 peringkat bila dibandingkan tahun 2014 lalu. Dua brand di peringkat terakhir adalah Knorr (produk kaldu blok) dan Dove (produk perawatan tubuh).

 

 

Source: goodnewsfromindonesia.com

5 Alternatif Sehat Pengganti Kopi Agar Lo Nggak Ketergantungan Kafein

Fri, 07 August 2020
Seorang pria mengenakan kacamata hitam dan jaket tengah tersenyum sambil memegang cangkir

Indonesia adalah salah satu eksportir biji kopi terbesar di dunia, jadi nggak heran kalau kegiatan minum kopi begitu melekat dalam keseharian masyarakat Indonesia. Kedai kopi sangat mudah untuk ditemukan, nggak peduli lo #MauLagiDimanapun. Sayangnya, kandungan kafein yang tinggi dalam kopi nggak selamanya menguntungkan bagi kesehatan lo. Berikut ini 5 alternatif kopi yang lebih sehat untuk lo coba.

 

Air Kelapa

Seorang pria sedang meminum air dari dalam kemasan botol di pantai

Mengganti kebiasaan minum kopi dengan air kelapa akan tetap membuat lo terasa segar sepanjang hari, berkat kandungan elektrolit yang menghidrasi tubuh lo. Selain itu, air kelapa juga punya banyak manfaat kesehatan lainnya karena mengandung vitamin C, antioksidan, zat besi, dan kalsium.

Alternatif kopi yang satu ini cocok banget buat lo yang suka olahraga pagi. Nggak seperti kopi yang keras di lambung, air kelapa aman untuk lo konsumsi bahkan sebelum sarapan.

 

Cuka Apel

Larutan cuka apel dalam gelas kaca, dikelilingi buah apel hijau

Rasa asam dan manis alami dari larutan cuka apel akan langsung membangunkan lo dari kondisi setengah tidur. Cuka apel adalah alternatif sehat bagi orang yang memiliki kadar gula tinggi. Jika lo salah satunya, harus segera mengganti kopi susu lo menjadi larutan cuka apel yang bisa lo beli dengan mudah di supermarket ya, Bro!

Cuka apel juga diyakini dapat membantu lo mengurangi berat badan karena dapat mengurangi rasa lapar secara efektif. Tuangkan 2 sendok makan cuka apel bersama segelas air dingin, lo juga bisa tambahkan madu atau gula. Minum setiap pagi sebelum berangkat atau setiap kali merasa ngantuk.

 

Teh Matcha

Seseorang sedang memegang secangkir teh matcha berwarna hijau terang

Bagi yang merasa sulit lepas dari jeratan kafein, lakukan transisi perlahan-lahan menggunakan teh matcha yang mengandung lebih sedikit kafein dibanding kopi. Teh matcha juga dinilai lebih sehat juga karena mengandung L-theanine dan asam amino yang akan membuat lo lebih semangat tanpa ada efek samping seperti rasa gugup yang umumnya dirasakan setelah meminum kopi.

Sekarang ini, sudah banyak teh matcha bubuk yang bisa lo seduh sendiri. Lo juga bisa menemukan berbagai menu varian matcha di kedai kopi favorit lo. Rasanya nggak kalah enak dan tentunya baik untuk lambung lo.

 

Smoothie

Tiga tangan memegang tiga jenis smoothie hijau, merah, dan kuning

Apakah lo sering skip sarapan tapi tetap minum kopi? Baik karena buru-buru maupun diet, minum kopi dalam keadaan perut kosong itu nggak baik buat kesehatan. Coba deh buat smoothie sebagai alternatif kopi di pagi hari. Lo bisa pakai buah-buahan favorit dengan sayuran yang tersedia di rumah, jangan lupa untuk tambahkan dengan yoghurt.

Smoothie buah dan sayur kaya akan vitamin, karbohidrat, serat, antioksidan, dan protein, ampuh untuk membuat lo lebih berenergi. Kalau lo nggak punya waktu untuk membuat smoothie, lo bisa siapkan dulu bahan-bahannya di malam sebelumnya.

 

Susu Coklat

Secangkir susu coklat panas dengan biskuit dan sendok di atas nampan kayu 

Coklat atau cacao powder masih mengandung kafein dalam jumlah sedikit. Itu sebabnya, ini bisa jadi pilihan untuk lo yang membutuhkan kafein tetapi kurang suka rasa kopi. Berbeda dengan kopi, cacao powder yang digabung dengan susu hangat akan membuat tubuh lo merasa lebih rileks.

Cara membuatnya juga mudah banget. Lo tinggal tambahkan 2 sendok makan cacao powder ke dalam secangkir susu hangat. Aduk sampai larut, tambahkan gula secukupnya. Sebagian besar kedai kopi juga memiliki menu susu coklat yang bisa lo pesan.

 

 

 

Source: Bustle, Healthline, Inc.