• Food
  • Demie Bakmie: Nggak Cuma Sedap, tapi Juga Penuh Inspirasi!

Demie Bakmie: Nggak Cuma Sedap, tapi Juga Penuh Inspirasi!

Thu, 11 April 2019
Demie Bakmie: Nggak Cuma Sedap, tapi Juga Penuh Inspirasi!

Saat pertama kali melangkah ke Demie, mungkin yang terbayang di benak lo adalah restoran ramen khas Jepang. Bayangan itu nggak sepenuhnya salah, Urbaners! Soalnya, tata letaknya memang menyerupai restoran khas ramen kebanyakan. Akan tetapi, Demie sebetulnya merupakan restoran bakmie yang menyajikan bakmie chinese otentik di Jakarta.

 

Menjawab Permintaan Bakmie Otentik di Jakarta Selatan

Menjawab Permintaan Bakmie Otentik di Jakarta Selatan

Demie bukan sekadar restoran biasa. Demie adalah jawaban akan kebutuhan anak selatan Jakarta terhadap mie bercita rasa chinese otentik; bakmie dengan bumbu sederhana namun kaya rasa. Sebelum Demie ada, Urbaners yang tinggal di daerah Jakarta Selatan pasti harus berkendara cukup jauh, entah ke Kota, Tanjung Duren, atau PIK, untuk menikmati bakmie rasa istimewa.

Kehadiran Demie di Pelapas Dharmawangsa ini memangkas waktu tempuh dan bensin anak Jaksel tiap kali mau makan bakmie enak. Nggak hanya itu, Demie juga jadi tempat bersatunya Urbaners yang belum kenal dengan cita rasa bakmie chinese otentik itu sendiri.

 

Lahir dari Kerja Keras dan Percobaan Berkali-kali

Lahir dari Kerja Keras dan Percobaan Berkali-kali

Tekstur dan rasa bakmie yang pas versi Demie lahir dari 5 orang anak muda. Kelimanya nggak punya basic dalam dunia culinary, lho. Bermodalkan tekad dan semangat pantang menyerah, pendiri-pendiri Demie ini melakukan percobaan berkali-kali. Mulai dari menentukan tekstur mie, jenis ayam yang digunakan, pemilihan jenis mie, hingga bumbu apa saja yang perlu ditambah dan dikurangi.

Nggak mudah memang. Kelima pendirinya sadar betul hal itu. Apalagi di masa percobaannya, mereka sama sekali nggak memasak di dapur super besar dan nyaman. Semuanya dimulai dari dapur rumahan yang minimalis dengan peralatan sederhana. Joey, salah satu owner-nya, menuturkan bahwa masa-masa percobaan mereka adalah masa yang berat namun bahagia. “Kita itu masak bareng-bareng dan nyobain rasa bakmienya bareng-bareng di dapur yang kecil. Bayangin deh, satu dapur kecil diisi banyak orang dengan kondisi kompor yang nyala. Panas banget!” ujarnya.

 

Konsep Unik Minimalis yang Jadi Pengingat

Konsep Unik Minimalis yang Jadi Pengingat

Kelima pendiri Demie sepakat bahwa mereka punya pedoman tersendiri dalam merintis usaha ini. Guideline itu nggak terbatas dalam urusan rasa dan makanan saja, namun juga soal tata letak dan konsep restorannya sendiri. Balik lagi soal gambaran Demie sebagai restoran ramen, gambaran ini bukan dibentuk asal-asalan, ada inspirasi unik di baliknya dan bukan ikut-ikutan.

Joey memaparkan bahwa ia dan teman-temannya memilih konsep clean cut karena ingin lari dari konsep kebanyakan. Mereka ingin menciptakan sesuatu yang stand out dari yang lain. Kalau Urbaners perhatikan, di luar tata letak meja yang menyerupai kedai ramen khas Jepang, apa yang ada di Demie sebetulnya terasa banget kesan tradisional ala Tiongkok. 

Nggak percaya? Coba Urbaners perhatikan baik-baik peralatan makannya, mulai dari mangkok, sendok, sampai gelas stainless yang khas. Kalau lo nggak sempet makan di sana dan milih buat take away, coba perhatikan aja kemasannya. Lo bisa melihat kalau logo Demie-nya nggak dicetak, namun dicap, mengingatkan lo akan kemasan chinese take-away box yang tradisional.

 

Bukan Hanya Kuat di Rasa, Tapi Juga Branding!

Bukan Hanya Kuat di Rasa, Tapi Juga Branding!

Dalam satu hari, lebih dari ratusan porsi bakmie Demie habis terjual. Lo pasti nggak heran, soalnya siapapun yang merasakan langsung pasti sepakat bahwa rasa bakmie Demie itu enak banget dan tempatnya asyik buat nongkrong. Akan tetapi, di luar itu semua, ada hal lain yang bikin Demie berhasil mencuri banyak hati konsumen. Hal yang dimaksud adalah kemampuan branding dari Demie.

Branding Demie bisa Urbaners lihat dari pemilihan namanya “Demie”. Dari cerita Joey, nama “Demie” bukan asal pilih. Ia dan teman-temannya ingin berkreasi lebih dengan nama tersebut di sosial media. Lahirlah berbagai tagline yang disesuaikan dengan berbagai suasana saat ini, misalnya aja #Demiesilent dulu waktu Nyepi kemarin, #Deminatalan waktu Natal, atau #Demieapapunhalal dan #Demiekamu yang digunakan sehari-hari.

Lapar Tiba-Tiba, 4 Snack Berikut Bisa Lo Buat Hanya dengan 3 Bahan

Fri, 08 May 2020
Mozarella stick dengan keju yang lumer

Kalau perut lo sudah mulai keroncongan dan rasa lapar mulai menyerang, sebaiknya jangan sering-sering ditahan, Bro! Biasakan untuk mengisi perut lo tepat waktu, agar tubuh tetap sehat dan terhindar dari penyakit. Kalau pun lo nggak sempat masak yang ribet-ribet, lo bisa memilih untuk membuat snack untuk mengisi perut.

Beberapa makanan enak di bawah ini bisa jadi pilihan lo saat lapar menyerang di rumah. Santai, cara membuatnya sama sekali nggak ribet. Apalagi, bahan-bahan yang lo butuhkan juga hanya ada 3 ragam. Cepat proses masaknya, cepat kenyangnya. Ini dia beberapa snack yang bisa lo coba, Bro. Siapa tahu ada yang pas dengan selera lo.

 

Mozzarella Stick

Mozzarella stick dengan kulit lumpia

Para pencinta keju, ini snack rekomendasi buat kalian. Lo hanya butuh 3 bahan untuk membuat mozarella stick. Keju mozzarella, minyak goreng, dan tinggal pilih, mau pakai egg roll wraps atau kulit lumpia untuk membungkus mozzarella ini. Siapkan bahan sesuai dengan banyaknya porsi snack yang ingin lo buat.

Caranya mudah banget, Bro. Lo cukup memotong keju mozzarella memanjang seperti stick, lalu letakkan di atas egg roll wraps atau kulit lumpia tadi. Bungkus sampai keju tertutup sempurna, dan gunakan air sebagai perekat. Berikutnya, lo tinggal goreng bungkusan mozzarella lo. Mozzarella stick siap disantap dengan saus sambal dan tomat. Gurih dan lumer di mulut.

 

Mac and Cheese

Mac and cheese yang terlihat gurih

Masih dengan bahan dasar keju dengan perpaduan antara pasta makaroni dan susu, lo bisa memasak mac and cheese sendiri di rumah. Caranya, rebus dulu makaroni dengan sedikit air. Saat air rebusan berkurang dan makaroni sudah lumayan lunak, masukkan susu cair ke dalam panci rebus. Tunggu sebentar hingga mendidih.

Begitu mendidih, masukkan keju ke dalam panci dengan parutan-parutan besar. Untuk kejunya sendiri, lo bisa memilih sesuai dengan selera lo. Ingat, masak mac and cheese dengan api kecil. Aduk hingga campuran bahan merata. Tunggu sebentar sampai makaroni terlihat terbalut sempurna dengan susu dan keju. Nah, hidangan mac and cheese lo sudah siap!

 

French Fries Corn Dog

French fries corn dog

Kalau french fries bisa jadi sudah terlalu biasa ya, Bro. Lo bisa mencoba modifikasi snack antara french fries dan hot dog ini. Lo hanya butuh 3 bahan dasar, yakni sosis, kentang, dan tepung bumbu serba guna. Lo bisa memilih memakai tusuk sate atau nggak, sesuaikan dengan selera lo saja untuk membuat snack yang satu ini.

Kalau lo pakai tusuk sate, silahkan tusuk sosis, lalu celup sosis ke dalam campuran kental dari tepung bumbu serba guna dan air. Setelah itu, balut sosis tersebut dengan kentang yang sudah lo potong memanjang. Berikutnya, goreng hingga berwarna keemasan. Nikmati selagi hangat dan lengkapi dengan topping agar lebih nikmat, seperti mayonnaise, mustard, atau saus.

 

Omelet Mie dan Telur

Omelet mie dan telur yang nikmat untuk dijadikan snack ringan

Untuk rekomendasi snack yang terakhir, ini buat para pencinta mie instan yang wajib untuk dicoba. Bahan yang perlu lo siapkan hanya 1 bungkus mie instan, 2 butir telur, dan sosis secukupnya. Pilih saja mie instan kesukaan lo dan pilihan rasa yang lo suka.

Caranya, lo tinggal rebus mie instan, lalu buang airnya. Kocok dua butir telur, kemudian masukkan mie instan yang sudah ditiriskan. Potong sosis kecil-kecil, lalu campur rata. Siapkan teflon yang sudah diberi sedikit minyak goreng. Goreng omelet buatan lo di atas teflon. Setelah itu, angkat dan sajikan omelet mie dan telur buatan lo ini dengan saus sambal atau tomat.

 

 

 

Sources: IDN Times, Resep Koki, Liputan6