Cerita di Balik Logo Mobil Terkenal di Dunia - MLDSPOT
  • Hobby
  • Cerita di Balik Logo Mobil Terkenal di Dunia

Cerita di Balik Logo Mobil Terkenal di Dunia

Mon, 05 October 2015

Hampir setiap mobil mengeluarkan model atau tipe mobil yang berbeda setiap tahunnya. Bahkan ada yang berganti model setiap 6 bulan sekali. Tapi apakah lo nggak sadar, bahwa ada satu hal yang nggak berubah dari desain mobil tesebut, yaitu logo.

Logo adalah simbol dari suatu perusahaan yang sarat akan makna. Sang pemilik atau pendiri dari perusahaan mobil ini tentu tidak sembarangan dalam memilih dan mendesain logo. Perusahaan mobil ternama seperti Mercedez Benz, BMW, Audi serta Ferari memiliki ciri khas logo yang berbeda-beda. Sekarang kita bakal ngebahas makna dan cerita dibalik logo mobil yang terkenal di dunia.

 

Logo segitiga Mercedez Benz

Jika lo ngeliat logo bintang segitiga berwarna perak, yang ada di kepala lo pasti satu, Mercedez Benz. Ketika itu sang pemilik perusahaan mobil yaitu Emil Jellinek mempunyai seorang anak yang dinamakan Mercedez. Sebelumnya, Emil memiliki perusahaan mobil yang bernama Daimler Motored Gesellschaft (DMG).

Setelah itu Emil ikut salah satu kejuaraan balap mobil dan memakai nama samaran Mercedez, sesuai nama anaknya. Sedangkan logo bintang segitga yang dipakai sekarang menyimbolkan 3 harapan dari pemilik Mercedez Benz, yaitu kejayaan di darat, laut dan udara.

 

Logo BMW seperti baling-baling

Yang paling aneh mungkin logo BMW. Dengan lingkaran terbaru menjadi 4 bagian berwarna putih biru selang-seling ini tampak seperti baling-baling. Benar sekali Urbaners, BMW sebelumnya merupakan pemasok pesawat terbang untuk perang dunia pertama Jerman.

Tetapi setelah tahun 1918, BWM memutuskan untuk menghentikan suply pesawat terbang dan mulai merubah bisnis ke pembuatan mobil. Ada yang bilang, warna biru putih seperti baling-baling yang terbang di awan. Sedangkan versi lainnya, warna biru putih ini berwarna bendera dari tempat markas utama BMW, Bavaria.

 

Kuda jingkrak Ferrari

Logo kudang jingkrak Ferrani ini mungkin paling khas diantara logo mobil lainnya. Kuda jingkrak berwarna hitam dan logo crest berwarna kuning melambangkan elegan dan modern. Sang pemilik yaitu Enzo Ferrari ternyata mempunyai idola sejak kecil, yaitu pilot pesawat terbang bernama Francesco Barraca. Barraca yang seorang pilot perang dunia ini mengecat pesawatnya dengan kuda jingkrak yang dinamakan Cavallino Rampante. Kemudian Enzo yang tergila-gila dengan Barraca ini meletakkan logo yang sama disemua barang miliknya, termasuk perusahaan mobil miliknya Ferrari.

Walaupun terlihat sederhana, tetapi yang dilakukan para pemilik perusahaan mobil terkenal dunia tersebut sampai sekarang masih dikenang dengan baik. Dibalik logo sederhana tersebut, ternyata menyimpan sejuta cerita ya Urbaners. Logo mana yang paling berkesan menurut lo?

 

Source: mentalfloss.com  , www.unfinishedman.com

 

 

Logo michelin adalah orang mabuk
​Walaupun sekarang terlihat keren, tapi ternyata logo michelin ini merupakan gambar orang yang sedang mabuk

Logo google dulu rata kiri
​Pada tahun 1998, logo google selalu rata kiri. Baru pada tahun 2001, logo google berada di tengah

Tidak ada kata “starbucks” di logo starbucks sekarang
​Dibuat pada tahun 1971, sekarang tidak ada kata-kata “starbucks” di logo starbucks yang baru. hanya ada wanita berambut panjang

Biar Tetap Apik, Ini Cara Tepat Rawat Vespa Klasik!

Thu, 18 February 2021
Vespa Klasik

Setiap orang pasti punya hobi masing-masing untuk melengkapi ‘bumbu’ dalam hidup. Hobi emang bukan sebuah hal mutlak yang harus dimiliki setiap orang, tapi kayaknya kalo nggak punya hobi hidup rasanya ada yang kurang nggak sih, bro?

Kalau hobi lo sendiri apa nih? Fotografi kah, fashion enthusiast kah, atau otomotif? Kalau ketertarikan lo ada di otomotif – dan lebih spesifiknya di vespa, lo berada pada halaman artikel yang tepat!

Vespa emang identik dengan kendaraan bermotor yang udah dari dulu punya peminat yang tinggi, bahkan sampai sekarang pun masih diminati. Terlebih vespa klasik. Mau vespa klasik atau baru, sepertinya semua kendaraan harus punya cara perawatannya masing-masing.

Ngomong-ngomong soal vespa , sepertinya kendaraan otentik yang satu ini memerlukan perawatan yang cukup detil dan rutin. Hal ini jangan sampai terlewat – karena bakal berpengaruh berat pada vespa!

Apa aja hal yang harus lo lakuin biar vespa klasik lo menjadi lebih terawat? Simak ulasan selengkapnya di bawah ini ya, bro!

Harus pake Bahan Bakar Beroktan Tinggi

Nggak sembarangan pake bahan bakar, buat lo yang punya vespa klasik ada baiknya menggunakan bahan bakar beroktan tinggi. Karena konon dengan menggunakan bahan bakar beroktan tinggi bisa membantu vespa lo performanya lebih bagus.

Hal ini dibuktikan karena bahan bakar beroktan rendah bisa bikin kerak dalam proses pembakaran bahan bakar dan akan berpengaruh pada performa dan tarikan vespa. Pastinya lo mengharapkan vespa lo punya performa yang terus oke dong, bro?

Pake Oli Samping dengan Kualitas Tinggi

Vespa Klasik

Credit image – Rezvilla

Selain bahan bakar, dalam kendaraan bermotor lo juga harus mempertimbangkan oli yang digunakan. Ganti oli selama sebulan sekali udah harus banget lo lakukan secara rutin, tapi pastikan juga menggunakan oli dengan kualitas tinggi.

Dengan menggunakan oli samping berkualitas tinggi, vespa klasik lo akan membakar lebih baik dan ruang bakarnya juga nggak berkerak Menyambung dengan ulasan tentang bahan bakar di atas, menggunakan oli dengan kualitas rendah juga punya dampak yang buruk buat vespa klasik lo.

Buat tau oli mana yang punya kualitas tinggi dan terbaik, lo bisa melakukan riset kecil-kecilan lewat nyari di sosial media atau nanya club temen vespa lo.

Lakukan Perawatan pada Karburator

Karburator emang udah jadi spare part penting pada kendaraan bermotor, nggak terkecuali dengan vespa klasik. Karburator emang punya peran yang penting dalam vespa klasik. Pasalnya, dari karburator inilah yang nantinya bisa mencampurkan bahan bakar dengan udara – sebelum nantinya masuk ke ruang pembakaran.

Komponen ini sering banget menimbulkan masalah pada vespa klasik – untuk itu, karburator dari vespa ini harus lo jaga dengan baik. Cara merawat karburator juga nggak susah kok!

Cukup dengan melepaskan karburator dari tempatnya dan bersihkan karburator dari kotoran atau kerak yang menyumbat aliran bensin dengan karbu cleaner atau penyemprot udara. Cara yang cukup gampang untuk bisa menghasilkan vespa klasik anti mogok kan, bro?

Aki juga Perlu Dirawat, Bro!

Vespa Klasik

Credit image – Modern Vespa

Selain karburator, komponen yang satu ini juga harus lo rawat dengan baik – karena kalo nggak, yang ada vespa lo nggak bisa jalan!

Aki punya fungsi yang penting biar vespa bisa tetap hidup dan bisa jalan. Untuk itu, kondisi aki harus terjamin performanya. Cara merawatnya juga cukup mudah – cukup membersihkan kerak atau karat yang ada di kutub aki serta lebih sering melakukan pengecekan pada ketinggian air aki, jangan sampai pas kekeringan baru sadar, panik, dan keburu mogok vespanya.

Perawatan Busi juga Penting!

Busi pada vespa punya peran sebagai ‘korek’ pada proses pembakaran. Kalau ini nggak dijaga, pastinya proses pembakaran pun jadi nggak lancar. Cara merawat busi bisa dilakukan dengan melakukan penggantian secara rutin.

Karena kalau busi nggak dirawat dengan baik, kualitas oli samping dan bensin pun akan berkurang. Listrik yang dihasilkan spul pun menjadi terlalu kecil. Jadi buat kedepannya, sering-sering ganti busi ya!

Jaga Kabel Perseneling

Vespa Klasik

Credit image - Sticky Features UK

Posisi perseneling pada vespa klasik emang beda-beda, tapi kebanyakan lokasinya berada di bagian setir kiri dimana terdapat ada tuas kopling juga. Seenggaknya, ada 2 kabel yang berlokasi di daerah situ – jadi pastikan nggak ketukar dulu ya.

Menjaga kabel perseneling juga nggak rumit, cukup lakukan penyetelan secara benar dan rutin cek kondisi dari kabel-kabel ini. Mudah banget kan?

Setelah membaca 6 cara merawat vespa dengan baik, sepertinya semua bukan hal sulit kalau lo rutin melakukan pengecekan. Jadi kuncinya untuk merawat vespa adalah – lo harus lebih peka dan perhatian ya, biar umurnya makin panjang, bro!

 

Feature image - iStock