• Hobby
  • Apa Itu Brand Story dan Mengapa Sangat Penting dalam Membangun Bisnis?

Apa Itu Brand Story dan Mengapa Sangat Penting dalam Membangun Bisnis?

Fri, 23 November 2018

Secara nggak langsung, manusia sangat suka dengan stories atau cerita yang berbeda atau unik. Apalagi untuk urusan iklan, video, marketing campaign, atau cerita dalam sebuah brand. Oleh sebab itu, lo akhir-akhir ini sering melihat bagaimana brand besar memberikan cerita yang unik, misalnya Aqua yang sukses dengan campaign #AdaAqua atau Starbucks yang sukses dengan #TheRedCupContest di tahun 2015.

Apakah brand besar di atas secara nggak sengaja membuat sebuah ide marketing kemudian akhirnya viral? Jelas nggak Urbaners, mereka telah melakukan perencanaan sampai akhirnya bisa men-delivery cerita dengan sangat matang. Sekarang akan dibahas apa sebenarnya definisi dari brand story, manfaatnya untuk local brand, dan bagaimana cara membuat brand stories.

Apa itu brand stories dan manfaatnya bagi pebisnis

Brand stories adalah cerita yang dibuat untuk menjelaskan mengapa sebuah kampanye marketing ini dibuat, mengapa sebuah bisnis ini muncul, dan pada akhirnya semua orang akan tahu mengapa bisnis yang dibuat ini bisa menjadi solusi di tengah masyarakat. Jadi, calon pelanggan lo akan mengetahui bahwa bisnis yang dibuat ini nggak sekadar muncul untuk memenuhi pasar, tetapi juga akan membangun koneksi yang sangat kuat antara bisnis dan pelanggan.

Seperti contoh di atas, yaitu bagaimana campaign #AdaAqua yang sangat sukses memberikan koneksi kuat antara Aqua dengan para pelanggannya. Aqua menjelaskan bahwa produknya nggak sekadar bisa melepaskan dahaga, tetapi mempunyai arti lebih luas, yaitu bisa membuat lo fokus, meningkatkan percaya diri, dan beberapa arti menarik lainnya.

Bagaimana caranya membuat brand stories?

Cara men-deliver brand stories yang akan lo buat ada berbagai macam cara. Lewat kata-kata atau artikel, gambar, video, ataupun sekadar audio. Setiap bisnis mempunyai approach yang berbeda-beda. Jika lo bergerak di bidang jasa, cara yang paling tepat adalah menggunakan gambar dan juga video. Kemudian untuk lo yang mempunyai produk, lo bisa menggunakan semua platform untuk men-deliver sebuah brand stories.

Langkah pertama dalam membuat brand stories adalah wujudkan visi dan misi lo dalam membuat sebuah bisnis atau brand ke dalam sebuah cerita. Kriterianya adalah kisah yang lo buat ini merupakan kenyataan dan bukan sesuatu yang dibuat-buat, yang kedua ceritanya adalah original atau asli, dan terakhir cerita yang lo buat harus dekat dengan para pelanggan.

Itulah definisi dari brand stories, contoh dari brand besar, dan bagaimana membuat brand stories. Semakin dekat lo dengan pelanggan, semakin mudah pula lo menemukan cerita yang akan diangkat.

 

Source: customfitonline.com

Tony Hawk Pro Skater 1& 2 akan Dibuat Kembali dalam Versi 4K HDR

Wed, 20 May 2020
Seorang skater dengan jumper biru dalam Tony Hawk Pro Skater terbaru

Vicarious Visions akhirnya membuat pengumuman tentang garapan game mereka, Tony Hawk Pro 1&2 yang telah di-remake. Pengumuman ini disambut meriah oleh para pecinta game karena digadang-gadang akan hadir dengan kualitas grafik 4K yang tentunya lebih keren daripada versi yang sebelumnya. Ditambah lagi ada banyak kejutan fitur lain di dalam gameplay-nya. Buat lo pecinta game skateboard, nggak boleh melewatkan game yang satu ini #MumpungLagiDirumah.

 

Rilis di Bulan September

Salah satu tampilan dari Tony Hawk Pro Skater dari Vicarious Visions

Tony Hawk Pro Skater 1&2 ini sudah dibuat kembali oleh Vicarious Visions, sebuah studio yang pernah melakukan remaster game keren lainnya, seperti tiga game pertama Crash Bandicoot dari Crash Bandicoot N. Sane Trilogy yang dirilis tahun 2017 lalu. Mereka juga sedang mengembangkan koleksi game Tony Hawk yang baru ini.

Rencananya akan segera dirilis pada tanggal 4 September 2020 ini. Game ini akan segera siap buat lo mainkan di PlayStation4, Windows PC, dan Xbox One. Siap-siap untuk cita rasa dan sentuhan baru di versi remake dari Tony Hawk Pro Skater ini.

 

Didominasi Soundtrack Asli

Tampilan Tony Hawk Pro Skater remastered dimana seorang skater sedang melakukan trik

Dalam versi remaster ini, akan ada original level, pro skater level, dan trick level dari Tony Hawk Pro Skater. Trik-trik dalam game ini termasuk trik the revert, lip tricks, dan wall plant. Tentunya jadi lebih asik buat lo mainkan. Jadi, nggak hanya grafiknya saja yang jadi lebih berkualitas, konten game-nya juga jadi lebih seru.

Di versi terbaru ini juga akan disertakan dengan dominasi soundtrack asli dan beberapa lagu dari penyanyi terkenal lain. Seperti satu lagu dari Dead Kennedys, “Police Truck” juga akan lo dengar mengalun di salah satu set play game Tony Hawk Pro Skater ini. Beberapa lainnya ada “Goldfinger”, “Bad Religion”, “Millencolin”, dan masih banyak lagi.

 

Tutorial Experience yang Lebih Baik

Seorang skater lengkap dengan gear sedang bersiap meluncur dalam tampilan Tony Hawk Pro terbaru

Para penanti setianya juga diberi tahu untuk bersiap-siap karena pengalaman tutorial yang akan disajikan di versi remaster ini akan lebih baik daripada versi sebelumnya. Jadi, buat lo yang belum pernah memainkan Tony Hawk Pro Skater versi terdahulu, lo nggak perlu khawatir. Lo dijamin bisa menyesuaikan dengan cepat di versi yang terbaru ini.

Untuk game remaster Tony Hawk Pro Skater 1&2, akan dibanderol dengan harga Rp593.000. Sementara versi digital deluxe dengan konten unik dan gear khusus di dalam game ini diberi harga Rp741.000. Selain itu, game ini juga disiapkan dalam versi collectors edition dengan harga yang cukup tinggi, yakni sekitar Rp1,5 juta dengan konten istimewa dan deck Birdhouse yang diproduksi secara terbatas.

Lo bisa menambah daftar panjang games seru lainnya yang layak buat dimasukkan ke anggaran lo tahun ini. Rilisan dari Vicarious Visions ini juga patut masuk hitungan game yang ditunggu-tunggu. Apalagi secara genre cukup berbeda dari beberapa game kebanyakan. Buat lo yang suka skate dan game tetapi nggak bisa keluar buat main, game ini bisa jadi pilihan sempurna.

 

 

 

Sources: Polygon,  TheVerge, EuroGame