• Hobby
  • Buat Hasil Foto Lo Lebih Aesthetic dengan Teknik Framing

Buat Hasil Foto Lo Lebih Aesthetic dengan Teknik Framing

Mon, 23 December 2019
Hasil foto dengan teknik framing meggunakan tangan sebagai frame dengan objek sebuah kapal besar dan berwarna hitam-putih

Teknik framing dikenal luas di dunia fotografi untuk menghasilkan foto aesthetic dengan objek yang terfokus. Teknik ini dilakukan dengan menempatkan objek utama atau point of interest (POI) di tengah foto dan memberikan bingkai di sekitarnya. Salah satu fotografer legendaris yang berhasil menciptakan framing, isolasi, dan irama, dan konteks dalam sebuah foto adalah Ansel Adams.

 

Berfokus Pada POI di Tengah Foto

Bangunan kastil tua pinggir pantai yang dipotret dengan teknik framing menggunakan bingkai bangunan yang ada di depan kamera.

Teknik framing dalam fotografi dilakukan dengan cara menempatkan point of interest sebagai fokus objek dalam foto. Selanjutnya, lo atur posisi POI tersebut agar bisa dikelilingi elemen lain yang ada dalam foto.  Teknik framing ini tujuannya membuat fokus orang yang melihat dengan mengarahkan pandangan langsung ke POI. Guna frame yang ada di sekeliling POI adalah membatasi fokus sehingga POI menjadi objek utama dalam foto.

 

Memberi Konteks dan Menggugah Keingintahuan

Bukan tanpa alasan teknik framing ini digunakan dalam mengambil foto. Teknik framing akan memberikan konteks foto dengan menawarkan kesan pembatasan dan pemahaman terhadap latar yang Urbaners potret. Teknik ini juga bakal memberikan dimensi pada foto yang lo potret dengan menempatkan objek pada foreground (latar depan).

Teknik yang satu ini juga dimaksudkan agar perhatian orang yang melihat hasil foto tersebut, terfokus pada objek utama. Ini berkat frame di sekelilingnya yang menutup ruang kosong, hingga seolah memaksa mata menuju POI yang lo pilih. Akhirnya, hasil foto lo akan bisa menggugah keingintahuan orang pada POI yang mau lo bagikan.

 

Frame Dahan Pohon Hingga Bangunan

Foto gunung dengan mercusuar di dekatnya, dibingkai dengan dedaunan yang ada di dekat kamera.

Urbaners, kalau lo mengira teknik framing ini bakal sulit buat dicoba, lo salah besar. Framing dalam fotografi itu termasuk mudah karena lo bisa gunakan POI dan frame yang ada di sekelilingnya. Misalnya nih, lo ingin fokus pada gunung yang ada di depan. Maka lo bisa gunakan dahan pohon, jendela, jembatan, pintu, dedaunan, rangka besi, dan struktur bangunan untuk “menutupi” ruang kosong di sekitar gunung. Lo bahkan bisa buat frame ini hanya dari telapak tangan, lho!

Selain itu, lo juga bebas menentukan bentuk dan ukuran frame yang mau lo buat. Jadi nggak melulu harus mengelilingi POI. Saat mengambil foto, lo bisa menentukan apakah framing yang ingin dibuat bisa menonjolkan focal point atau justru membuat orang berfokus pada sekelilingnya.

 

Well, gampang banget ‘kan teknik framing ini? Coba deh sekarang lo ambil kamera dan coba ambil beberapa objek gambar! Good luck.

 

 

Source: provoke-online.com, infotografi.com

Top 4 Game PS4 yang Rilis Tahun 2020

Fri, 03 April 2020
Dua orang tampak sedang memegang konsol dan bermain game

Tahun 2020 bisa jadi tahunnya para pencinta game. Pasalnya, ada sekitar lebih dari 30 game yang akan dirilis untuk konsol Playstation 4 (PS4). Beberapa dari game yang dirilis tahun ini ada yang merupakan game remake, game sekuel, dan sisanya adalah game baru. Sepertinya lo harus benar-benar bisa meluangkan waktu dan menyisihkan uang untuk bisa memainkan rentetan game keren yang akan keluar tahun ini.

Dari banyak game PS4 yang akan dirilis tahun ini, ada beberapa game yang paling dinanti-nantikan serta dibicarakan oleh para gamers. Empat dari sekian banyak game tersebut akan diulas di bawah ini, sebagai teaser pembuka sebelum lo akhirnya bersenang-senang dan seru-seruan dengan game PS4 berikut.

 

Final Fantasy 7 Remake

Cloud Strife dan Tifa Lockhar berdiri bersisian

Pihak Sony akhirnya mengeluarkan kabar gembira yang sudah lama diantisipasi oleh para gamers. Final Fantasy 7 Remake yang sudah diisukan akan dikembangkan sejak tahun 2015 dengan teaser yang rilis di akhir tahun 2019 lalu, akhirnya akan resmi rilis per tanggal 10 April tahun ini. Buat lo yang anak 90-an pasti sudah tahu seri game populer yang satu ini.

Tampil dengan kualitas visual yang lebih baik, game ini akan diluncurkan dengan konsep real time combat yang orisinil. Ini berarti akan lebih banyak pertarungan dalam game remake yang satu ini. Set-nya pun dikabarkan akan diluncurkan dalam beberapa instalasi.

 

Resident Evil 3 Remake

Dua karakter utama dalam game Resident Evil 3 Remake

Satu lagi game PS4 yang akan dirilis kembali dalam bentuk remake selain Final Fantasy 7. Dengan genre survival horror, Resident Evil 3 Remake rilis tanggal 3 April 2020 ini. Setelah sukses dengan Resident Evil 2 Remake, Capcom kembali hype dibicarakan karena kembali membuat game remake stage 3 game ini.

Dalam game ini juga terdapat fitur single-player, termasuk juga 4v1 multiplayer game, Resident Evil Resistance. Sebagai Mastermind di game ini, lo bisa bereksperimen dalam aksi-aksi heroik. Ditambah, lo bisa mengontrol senjata biologi seperti G-Birkin dan Tyrant. Sementara saat lo bermain sebagai Survivors, lo harus bekerja sama untuk melakukan pelarian agar selamat di dalam game. Capcom membawa kembali cerita orisinil Resident Evil di game remake yang satu ini. Ide bagus untuk bermain game sekalian bernostalgia, bukan?

 

Doom Eternal

Karakter game dengan preator helmet dan pedang

Game berikut ini adalah sekuel dari Doom yang rilis di tahun 2016. Bedanya, Doom Eternal hadir dengan lebih banyak jenis senjata yang bisa lo gunakan saat bermain, termasuk banyak gerakan baru, dan musik metal yang menghentak selama permainan berlangsung.

ID Software kembali merilis sekuel lanjutan, plot cerita, dan perlengkapan yang ditingkatkan menjadi lebih baik daripada game sebelumnya. Dengan premis serupa, yakni misi menyelamatkan bumi yang akan diporak-porandakan, game ini juga akan dilengkapi dengan fitur multiplayer yang bisa memungkinkan lo untuk mengontrol para demon di game. Khusus untuk edisi kolektornya, lo bisa mendapatkan set Preator Helmet.

 

Ghost of Tsushima

Karakter Jin tampak sedang berdiri sambil memegang katana

Akan rilis Juni tanggal 26 tahun ini, game dengan genre open-world adventure ini bercerita tentang karakter seorang Samurai bernama Jin yang melawan musuh-musuhnya para tentara Mongol sementara desa tempat tinggalnya dibakar dalam serangan tahun 1274 di Jepang. Dari segi visual dalam teaser-teaser yang dirilis, game ini benar-benar menarik dan dinantikan oleh para gamers.

Sony menggarap game dengan tema kolosal ini dengan aksi-aksi tempur yang memukau. Termasuk berkuda, tebasan, dan permainan pedang yang ciamik dengan pertarungan taktikal yang tentu saja akan sangat seru. Di antara banyaknya game berbasis senjata api, game dengan konsep Samurai ini bisa jadi sangat menyegarkan dan patut lo coba.

 

 

 

Sources: Games Radar, Hobi Game, Tech Radar