Mengenal Teknik Camera Movement: Basic Skill Buat Pemula Videographer - MLDSPOT
  • Hobby
  • Mengenal Teknik Camera Movement: Basic Skill Buat Pemula Videographer

Mengenal Teknik Camera Movement: Basic Skill Buat Pemula Videographer

Tue, 05 January 2021
Biar video lo makin kece, kenali teknik camera movement ini, bro!

Selain dari kontennya, apa yang lo liat dari sebuah video? Gimana kalo film, apa yang lo liat selain alur ceritanya? Mungkin banyak dari lo yang akan jawab – kualitas gambar dari film atau video itu sendiri. Betul, hal itu jadi hal yang fundamental dalam sebuah video atau film.

Tanpa lo ketahui, ternyata banyak hal bisa memengaruhi bagus atau nggaknya gambar dari film atau video, salah satunya dengan camera movement. Pergerakan kamera pada pengambilan gambar tentunya bakal mempengaruhi kualitas gambar – dan tentunya biar lebih enak ditonton juga lo bakal memilih gambar yang lebih stabil pergerakannya, ya kan, bro?

Nggak mudah untuk mengambil gambar untuk menghasilkan video atau film yang bagus. Kalo lo tertarik dan aktif dalam membuat video – atau bahkan tertarik untuk membuat film, lo harus mempelajari tentang camera movement ini, bro, biar hasil lo bagus, maksimal, dan tentunya menarik banyak penonton!

Biar lo lebih paham, pastikan lo berada di halaman artikel ini sampai habis ya, bro!

Sebelum Movement, Pastikan Lo Kenal Yang Satu Ini!

Biar video lo makin kece, kenali teknik camera movement ini, bro!

Credit image - premiumbeat

Sebagai pembuat film atau video, lo tentunya perlu mengenal tipe-tipe dalam pengambilan gambar terlebih dahulu atau biasa dikenal dengan type of shot. Berikut beberapa teknik yang bisa lo pelajari dalam pengambilan gambar.

Yang pertama ada Long Shot dan Full Shot – dari teknik ini secara umum lo mengambil gambar secara wide atau dari kejauhan. Yang membedakan antara kedua teknik ini adalah, Long Shot memperlihatkan subjek dari atas sampai bawah, kalau Full Shot memperlihatkan secara keseluruhan dari sekeliling area yang akan lo ambil.

Selanjutnya ada Medium Shot – pada teknik ini lo menampakkan bagian dari gambar yang lo ambil secara lebih detail. Umumnya pengambilan gambar ini memberikan framing dan fokus pada objek ataupun subjek yang lo ambil, bro.

Yang terakhir dan tentunya nggak asing untuk lo semua – yaitu close up. Tentu saja untuk shot yang satu ini lo akan memfokuskan titik pada objek dan subjek dari gambar yang akan lo ambil dan nantinya akan memenuhi sebagian besar layar. Meskipun nampak umum, close up shot ternyata juga bisa lo ambil sesuai dengan kebutuhan lo dengan cara medium loh, bro!

Mengenal Camera Movement Sesuai Kebutuhan

Bukan cuma menggerakan tripod ke atas-bawah dan kiri-kanan aja, teknik dari camera movement ternyata ada banyak, bro. Menyesuaikan alat, arah, dan kegunaannya, ini deretan camera movement yang perlu lo ketahui!

Yang pertama – dan tentunya sudah akrab buat lo semua yaitu zoom, Teknik zoom in dan zoom out yang suka lo temuin di sinetron atau drama-drama ini ternyata punya efek yang cukup signifikan untuk hasil dari gambar yang akan lo ambil. Meskipun nggak perlu menggerakan kamera, tapi pengambilan gambar yang memainkan focal length ini juga termasuk ke dalam camera movement, bro!

Memberikan efek nyata dari sebuah video atau film dengan menjauhi dan mendekati subjek dalam sebuah film atau video dikenal dengan Dolly. Terbagi menjadi 2 jenis – in dan out, efek ini membutuhkan rel dengan poros horizontal agar gambar yang lo ambil lebih stabil pergerakannya.

Kalau Dolly membutuhkan rel dengan poros horizontal, teknik yang satu ini membutuhkan rel poros vertikal – teknik yang satu ini disebut tilt atau tilting. Dengan dua jenis yaitu down dan up, teknik ini memberikan efek yang dramatis pada gambar yang akan lo ambil. Yang perlu juga lo ingat, jangan lupa untuk cari angle yang memperkuat emosi lewat visual yang lo hasilkan ya, bro!

Jangan Lupa Pake Alat Ini: Biar Lebih Stabil, Bro!

Biar video lo makin kece, kenali teknik camera movement ini, bro!

Credit Image - sticksy

Dalam pengambilan gambar biar gambar lo nggak terlalu banyak tremor dan menjadi pusing dengan hasil gambar yang lo ambil, pastikan lo menggunakan salah satu dari tiga alat bantu ini, bro – tripod, crane, atau Gimbal.

Memiliki fungsi yang hampir sama – yaitu membuat kamera lo tetap stabil, tiga alat ini akan membantu lo mendapatkan gambar yang lebih dinamis, fleksibel, dan ter-framing dengan baik. Jadi setelah menguasai teknik diatas, jangan lupa untuk pake alat ini juga ya, bro!

Setelah mengetahui semua teknik camera movement, pastinya kualitas dari video atau film yang akan lo ambil jadi lebih berkualitas dan bagus dong, bro, so – selamat mencoba!

 

Feature image – unsplash

Bukan Jenis Genre, Ini Arti dari Band Indie Indonesia yang Sebenarnya!

Wed, 17 March 2021
Band Indie Indonesia

Gaya musik sekarang ini emang beragam banget, kalo kemarin sempet ngebahas Indonesian City Pop sama Irama Nusantara dan genre Lo-Fi yang sekarang juga banyak peminatnya, ada satu genre – yang sebenarnya juga bukan genre, yang saat ini banyak diminati, yaitu Indie!

Semakin banyaknya muncul band indie Indonesia membuat para penikmat musik awam menganggap bahwa indie merupakan sebuah genre. Nyatanya, indie bukan genre ataupun gaya musik, bro!

Identik dengan musik dan lagu yang easy listening dan memiliki lirik yang kreatif, musik Indie memnghadirkan Terus kenapa kehadiran band indie Indonesia bisa membawa pemahaman kalau Indie merupakan sebuah genre? Langsung aja simak ulasan selengkapnya di bawah ini, bro!

Mengenal Arti Indie yang Sebenarnya

Band Indie Indonesia

Credit image – Careers in Music

Sebelum dikenal sebagai sebuah genre, Indie sebenarnya memiliki arti independen – atau sesuatu yang bersifat mandiri, bebas, atau bahkan ‘merdeka’. Indie dalam musik digambarkan sebagai sesuatu yang dilakukan sendiri, bebas, tanpa ada gangguan dari pihak lain yang mencoba mengatur proses produksi.

Hal ini dilakukan oleh seorang musisi atau band indie Indonesia biasanya memilih jalan ini untuk berkarya dengan bebas tanpa adanya label yang menaungi. Para musisi indie biasanya membiayai semua pengeluaran secara independen – mulai dari biaya produksi, pemasaran sampai distribusinya.

Sebutan indie  awalnya digunakan untuk membedakan antara musisi independen dengan musisi lain yang terikat label. Hal itu dilakukan untuk menekan bahwa musisi indie berada di label rekaman independennya sendiri dan lebih bebas mengekspresikan gaya musiknya ataupun dalam membuat suatu karya. 

Indie Bukan Genre, Bro!

Band Indie Indonesia

Credit image - Spotify

Pemahaman bahwa genre merupakan sebuah genre masih banyak dinilai salah oleh banyak orang. Seperti yang udah disebutkan di atas – jelas indie bukan sebuah genre, melainkan gerakan mandiri dari musisi untuk menciptakan karyanya.

Namun kata indie dapat menjadi tambahan deskriptif untuk sebuah genre, misalnya memberikan pemahaman dari perbedaan antara aspek musik dan aspek bisnis dalam musik. Misalnya: indie-rock, indie-pop, indie-rap, dan sebagainya. Tambahan deskriptif ini juga digunakan oleh platform musik Spotify untuk membuat playlist dari musisi-musisi Indie Indonesia – dengan judul IndieNesia.

Nggak heran lagu-lagu karya musisi indie terbilang unik dan beda dengan lagu kebanyakan – atau lagu-lagu yang biasa ada di peringkat Top 40. Hal inilah yang juga mendorong sebagian orang menganggap indie sebagai sebuah genre musik.

Idealisme Musisi dan Band Indie Indonesia

Tren musisi indie di Indonesia udah berkembang sejak era 80-an. Saat itu kemunculannya identik dengan musik punk-rock yang bergerak tanpa ada bantuan dari major label dan memproduksi musik dan karyanya sendiri tanpa terikat regulasi yang ada saat itu.

Hingga pada era 90-an, istilah indie berkembang menggantikan istilah underground. Saat ini, cukup banyak band-band indie bermunculan, menggambarkan bahwa indie memang terus berkembang di Indonesia. Seperti Sore, The S.I.G.I.T, Danilla Riyadi, dan lain-lain yang musiknya pasti udah sering lo denger.

Pastinya untuk bertahan di industri musik dengan cara yang mandiri ini terbilang susah-susah-gampang, karena biasanya hasil karya yang dipublikasikan akan lewat teman terdekat terlebih dulu dan melakukan konser sederhana ke kota-kota di Indonesia.

Tapi fenomena banyaknya musisi indie saat ini berhasil menghadirkan warna baru dalam industri musik Indonesia dan membuktikan bahwa dengan produksi dan promosi mandiri dapat bertahan di Industri musik.

Pergeseran Makna dari ‘Indie’

Band Indie Indonesia

Credit image – Outfit Styles

Pergeseran makna indie sendiri semakin jauh – nggak cuma dalam hal musik, tapi juga ke dalam gaya hidup. Seperti banyaknya orang yang menjadikan indie sebagai fashion. Pasti lo juga pernah denger kan kata-kata yang bilang; “style lo Indie banget, bro!”

Hal ini berangkat dari stigma musik indie merupakan sebuah genre dan identik dengan sore, senja, kopi, dan hal sebagainya. Padahal, indie nggak ada hubungannya dengan hal-hal tersebut!

Semua hanya menjadi stigma di masyarakat dan menganggap indie sebagai sesuatu yang menunjukan eksistensi diri – padahal sebenarnya nggak paham apa indie yang sebenarnya.

Sekarang lo udah paham kan – kalau indie itu bukan genre lagu, cuman emang gaya musik yang ditampilkan sama musisi indie emang berbeda dari musik-musik dari genre musik kebanyakan.

Kalau lo lebih suka denger yang mana nih, bro? mengingat lo lagi berkunjung ke MLDSPOT, udah jelas kalau lo penikmat jazz, kan?

 

Feature image – BlackXperience