• Hobby
  • Pameran Seni Terbesar di Indonesia, Art Jakarta, Digelar Akhir Agustus Ini

Pameran Seni Terbesar di Indonesia, Art Jakarta, Digelar Akhir Agustus Ini

Wed, 14 August 2019

Tahun ini, pagelaran Art Jakarta memasuki edisi ke-11. Sejak pertama kali diadakan pada 2008 lalu, kini Art Jakarta berhasil dikenal sebagai acara pameran seni terbesar di Indonesia. Lebih dari sekadar pameran seni, Art Jakarta juga memberi kesempatan kepada para seniman pemula untuk memamerkan karya-karya mereka. Nggak perlu menunggu terlalu lama lagi buat merasakan keseruan Art Jakarta, tahun ini acara tersebut bakal digelar pada akhir bulan Agustus 2019!

 

Menggandeng Lebih dari 70 Galeri Seni

Gelar pameran seni terbesar di Indonesia yang diberikan kepada Art Jakarta bukannya tanpa alasan, Urbaners. Setiap tahunnya, Art Jakarta memang selalu berusaha memberikan sesuatu yang lebih dari tahun sebelumnya. Nah, tahun ini, Art Jakarta menggandeng 70 galeri seni dari dalam dan luar negeri untuk memamerkan karya-karya mereka. Bakal ada 30 galeri Indonesia dan 40 galeri Asia Pasifik yang bisa lo temui pada Art Jakarta 2019 nanti.

 

Berbagai Program Seni yang Menarik & Seru

Salah satu alasan dibentuknya event Art Jakarta adalah menyediakan wadah agar para seniman dan penikmat bisa berinteraksi. Demi mewujudkan hal tersebut, sejumlah program sudah disiapkan. Salah satunya adalah Jakarta Talk, sesi talkshow dengan seniman, kurator, kolektor, dan para profesional seni lainnya. Ada juga Jakarta Charity, sebuah program charity untuk mendukung para seniman Indonesia.

Pameran karya seninya sendiri dibagi menjadi beberapa bagian, yaitu Jakarta Spot dan Jakarta Scene. Jakarta Spot menampilkan instalasi seni berskala besar oleh seniman-seniman populer. Sedangkan, Jakarta Scene nggak hanya memamerkan karya dari seniman kolektif, tapi juga informasi penting terkait aktivitas seni mereka.

 

Diselenggarakan di Jakarta Convention Center

Art Jakarta 2019 bakal digelar selama tanggal 30 Agustus sampai 1 September 2019, mulai pukul 13:00 sampai 21:00 WIB. Lokasinya berada di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Hall A dan B. Untuk bisa masuk ke Art Jakarta 2019, lo harus membayar tiket sebesar Rp100.000. Sedangkan, pengunjung anak-anak berusia kurang dari 12 tahun dikenakan biaya tiket masuk sebesar Rp50.000.

 

Catat tanggalnya dan jangan sampai lo kelewatan untuk menghadiri Art Jakarta 2019. Jangan lupa juga mempelajari tata tertib mengunjungi pameran seni demi menghargai karya-karya yang dipajang di sana. Have fun, Urbaners!

 

 

Sources: artjakarta.com, liputan6.com

Inilah Game Terbaik di Tahun 2019, Sekiro: Shadows Die Twice

Tuesday, December 31, 2019 - 15:20
Tokoh di Sekiro: Shadows Die Twice sedang melompat melemparkan senjata

Nggak sulit untuk memilih game terbaik tahun 2019. Predikat ini jatuh ke tangan Sekiro: Shadows Die Twice, game besutan FromSoftware yang juga berada di balik pembuatan Bloodborne dan DarkSouls. Ada cukup banyak alasan kenapa Sekiro: Shadows Die Twice berhak mendapatkan predikat game terbaik tahun 2019. Beberapa di antaranya bisa lo cek di bawah ini, Urbaners.

 

Cerita yang Nggak Biasa, Tapi Mudah Dipahami

Tokoh dalam Sekiro: Shadows Die Twice sedang melawan salah satu musuh menggunakan pedang

Bagi yang sering memainkan Soul Series, lo mungkin sudah terbiasa dengan jalan cerita game yang cukup sulit sehingga mengharuskan buat berpikir agak keras. Lo dituntut memberikan perhatian kepada setiap dialog dan item yang ditemukan demi bisa memahami cerita secara utuh.

Nah, hal tersebut nggak bakal lo temukan di Sekiro: Shadows Die Twice. FromSoftware justru memberikan cerita yang cukup mudah dipahami, tapi tetap menarik buat diikuti. Pada game ini, lo bakal menjadi seorang shinobi bernama Sekiro, yang berencana balas dendam ke seorang samurai karena menculik majikannya.

 

Gameplay Dinamis yang Cukup Menantang

Berbeda dari Soul Series yang juga dibuat oleh FromSoftware, Sekiro: Shadows Die Twice nggak menghadirkan sistem role-playing dan character creation. Sebagai gantinya, game berkonsep third-person action ini menggunakan sistem skill-set untuk peningkatan level karakter, yang baru bisa lo buka kalau bisa mengalahkan sejumlah musuh.

Namun, walaupun skill-set bertambah, bukan berarti lo bisa mengalahkan musuh dengan lebih mudah. Ini karena lo harus menghadapi musuh dengan strategi yang berbeda. Lo bisa dikalahkan oleh musuh dalam waktu cepat kalau lengah sedikit saja. Perubahan secara keseluruhan ini pun membuat gameplay dari Sekiro: Shadows Die Twice jadi lebih menantang.

 

Visual Grafis Memukau dengan Tampilan Khas Jepang

Dua tokoh dalam Sekiro: Shadows Die Twice saling berhadapan, dengan setting tempat khas Jepang, masing-masing membawa pedang

Sejak awal, Sekiro: Shadows Die Twice sudah tampil memukau dengan kualitas visual grafisnya yang luar biasa. Dengan tone warna yang didominasi abu-abu dan cokelat, nuansa Jepang era abad ke-16 di Sekiro: Shadows Die Twice jadi lebih terasa.

Bahkan saat setting malam hari, visual seperti hutam bambu masih terlihat cukup jelas. Nggak ketinggalan visual kastil yang terlihat begitu megah berdiri di atas lembah. Bagi yang cukup “rewel” soal visual grafis saat main game, sepertinya Sekiro: Shadows Die Twice nggak bakal mengecewakan lo.

 

Sekiro: Shadows Die Twice sudah dirilis sejak Maret 2019 lalu. Nggak ada kata terlambat buat ikut main game tersebut. Lo bisa memainkannya di Xbox One, PlayStation 4, atau platform Microsoft Windows!

 

 

Sources: media.skyegrid.id, gamebrott.com