Inspiring Communities
Kamis, 19 Oktober 2017

Dari Komunitas Menjadi Bisnis dengan Social Movement

  • Share
  • fb-share
Dari Komunitas Menjadi Bisnis dengan Social Movement

Banyak yang satu visi dengan mereka

Ternyata yang memiliki visi ramah lingkungan bukan hanya Wesbike Messenger Service, brand yang menggunakan jasa ini juga rata-rata memiliki pandangan yang sama yakni mengindahkan kota Jakarta dengan gerakan kecil. Itulah alasan kenapa JNE, Herbal Life, Goods Dept., dan catering sehat memilih Wesbike Messenger Service sebagai partner mereka. Bukan tidak mungkin pergerakkan kecil mereka lama-lama akan membuat masyarakat juga tergerak untuk lebih ramah lingkungan dengan caranya masing-masing.

 

Perwakilan Indonesia untuk Cycling Messenger World Championship (CMCW)

Meskipun Hendi mengaku belum didukung oleh pemerintah, tapi ini adalah tahun ketiga Wesbike Messenger Service mengikuti Cycling Messenger World Championship (CMCW). Pertama kali mereka mengikuti kompetisi ini pada tahun 2015 di Melbourne. Lalu ditahun 2016 bertepat di Paris, Perancis mereka melakukan bidding untuk menjadi tuan rumah namun kalah dengan Riga, Latvia. Belum puas, di CMWC 2017 Montreal, mereka akhirnya menang bidding dan menjadi tuan rumah kompetisi ini tahun 2019 mendatang.

Cycling Messenger World Championship (CMWC) ini sangatlah unik, bukan hanya pertandingan olahraga, tetapi merupakan sebuah festival culture yang mengumpulkan para bike messenger di seluruh dunia untuk lebih dekat lagi. Kompetisinya dilangsungkan di sebuah sirkuit dengan puluhan post order untuk waktu yang sudah ditentukan. Setiap post-nya akan memberikan virtual money bagi bike messenger yang menyelesaikan tugas tersebut. Siapa yang paling banyak menyelesaikan post order dan mendapatkan virtual money paling banyak dia lah yang menang. Sebenarnya kompetisi ini hanya ajang untuk mempertemukan bike messenger seluruh dunia, ajang silaturahmi sesama riders dan memperkenalkan negara masing-masing yang mungki belum terlalu dikenal oleh dunia.

 

It's all about passion

Saat ini riders di Wesbike Messenger Service kurang lebih ada 50 orang yang tersebar di seluruh pelosok Jakarta. Kebanyakan yang menjadi riders adalah seseorang yang memang sangat menyukai sepeda, sehingga jika terjadi pasang surut ia tidak pernah pusing. Seperti kata Ridwan Kamil "Perkerjaan yang paling menyenangkan adalah hobi yang dibayar", jadi meskipun sedang surut, tim Wesbike Messenger Service tidak ambil pusing dan selalu membawa hal tersebut kearah yang positif.

 

Bukan saingan transportasi online

Meskipun sudah banyak transportasi online yang menawarkan promo menggiurkan, Hendi mengaku Wesbike Messenger Service tidak menggagap apple to apple dengan mereka. Karena Wesbike Messenger Service jelas berbeda, mereka menggunakan sepeda dan membawa pesan go-green untuk semua masyarakat. Kalau masalah promo, itu hanyalah sebuah strategi marketing yang lama kelamaan akan hilang. Dan jika harga normal, Wesbike Messenger Service tentunya menjadi yang paling murah, tidak ada yang bisa membandingi tarif flat rate Rp. 30.000,- tanpa menghitung berapa kilometer 

Comments
John Hutabarat
komunitas jd bisnis
Dudy Elvianto
Mantap bro