Dough Darlings Raup Cuan dari Donat Artisan - MLDSPOT

Dough Darlings Raup Cuan dari Donat Artisan

Sebagai salah satu dessert yang digemari oleh penikmat segala usia, donat diyakini nggak akan lekang oleh waktu. Fakta tersebut pun menjadi salah satu faktor didirikannya Dough Darlings, brand donat artisan yang kini sedang digemari banyak orang karena rasanya yang unik dan otentik. Apa sih perbedaan Dough Darlings dengan donat lainnya? Yuk, simak ulasannya di sini!

 

Tawarkan Konsep Artisanal Food

Makanan artisan kini makin dinikmati karena rasanya yang dinilai lebih enak dan jauh lebih sehat. Yang dimaksud dengan makanan artisan adalah makanan yang keseluruhan proses pembuatannya menggunakan tangan untuk mendapatkan hasil yang terbaik. Melihat bahwa hampir seluruh donat yang beredar adalah donat produksi massal yang berfokus pada quantity rather than quality, maka Dough Darlings pun mencoba tampil berbeda dengan mengusung konsep handcrafted artisanal doughnut.

Suasana Kitchen by Dough Darlings di Senopati

Dough Darlings memulai bisnis donat artisan pada tahun 2015 di Seminyak, Bali. Tapi, buat lo yang ingin merasakan kelezatan donatnya, nggak perlu jauh-jauh datang ke Bali karena Dough Darlings udah buka gerai baru di daerah Senopati, Jakarta. Namanya adalah Kitchen by Dough Darlings.

Ketika pertama kali masuk dan melihat desain eksterior dan interior, Kitchen by Dough Darlings langsung memberikan kesan homey. Interiornya memiliki desain minimalis, lalu ada juga ruangan indoor dan outdoor yang sama-sama Instagrammable. Suasananya yang nyaman membuat orang-orang betah menghabiskan waktu lama untuk nongkrong di sini.

Kitchen by Dough Darlings menyediakan beragam varian rasa dan topping donat yang menggiurkan. Salah satu signature donat mereka adalah White Chocolate Speculoos. Manisnya coklat putih dipadukan dengan speculoos crumbs di pinggiran donatnya dijamin akan membuat lo ketagihan, Bro!

Salah satu signature donat Dough Darlings, White Chocolate Speculoos

Selain donat, Kitchen by Dough Darlings juga menyediakan makanan berat, lho. Lo bisa cobain Creamy Brown Pepper, yaitu spaghetti pasta dicampur dengan saus creamy brown pepper dan dihidangkan dengan crispy chicken. Sebagai makanan penutup, lo bisa pesan Ice Coffee Cendol, di mana manis dan kenyalnya cendol hijau dan gula aren dipadukan dengan pahitnya espresso kental. Unik banget!

 

Fokus Pada Rasa, Bukan Kuantitas

Sejak dibuka 5 tahun yang lalu, Dough Darlings sudah memiliki banyak pelanggan yang setia. Salah satu alasan Dough Darlings banyak diminati adalah karena tekstur donatnya yang lembut dan empuk, juga ukurannya yang cukup besar membuatnya berbeda dari donat lainnya. Bahkan, hanya dengan makan 1 porsi saja, lo dijamin sudah akan kenyang karena porsinya hampir sama dengan makan setangkup burger!

Creamy Brown Pepper dan Ice Coffee Cendol

Harga donat di Dough Darlings dimulai dari Rp20.000 per piece. Ketika dicicipi, donat artisan ini langsung meleleh di mulut dan lembutnya nggak hanya terasa di luar, tapi juga dari dalam. Tingkat kemanisannya juga pas banget, sehingga cocok dinikmati oleh semua usia. Semua donat di sini juga dibuat secara langsung, jadi benar-benar fresh from the oven!

 

Memiliki Strategi Pemasaran yang Unik

Berbeda dari kedai donat yang lain, varian donat Dough Darlings nggak semuanya diproduksi setiap hari. Misalnya, Lime Cheesecake Bomb hanya bisa didapatkan di hari Minggu saja, sedangkan Chocolate Malted Bomb khusus hadir di hari Senin. Dengan strategi pemasaran ini, Farit Surya selaku Business Development Director dari Dough Darlings menjelaskan bahwa mereka ingin customer memiliki kesempatan mencoba berbagai rasa baru biar nggak bosan.

Dough Darlings memiliki 2 cabang, yaitu di Bali dan Jakarta

Bisa bertahan di bisnis donat tentu bukan hal yang mudah, terutama karena banyaknya persaingan dari brand luar maupun brand dalam negeri. Menurut Farit, Dough Darlings bisa terus berkembang karena selalu memakai bahan-bahan dengan kualitas terbaik, serta mempunyai quality control yang ketat. Pelayanan terbaik dari seluruh staff juga menjadi salah satu faktor yang membuat pelanggan terus kembali.

Farit mengaku, uniknya varian-varian donat di Dough Darlings adalah berkat kreativitas research and development team dari Dough Darlings. Karenanya, Dough Darlings terus mengembangkan tim tersebut agar bisa terus berkreasi tanpa batasan dalam membuat rasa apapun. Pada akhirnya, mereka kemudian akan berdiskusi dan memilih varian rasa terbaik untuk dijual ke pasar.

 

Kolaborasi Dough Darlings dengan Mamitoko

Donat rasa nusantara: hasil kolaborasi Dough Darlings dan Mamitoko

Sebagai suatu bisnis yang sedang berkembang, salah satu fokus utama Dough Darlings adalah berkolaborasi dengan brand lain untuk mengembangkan produknya. Salah satu kolaborasi terbarunya adalah bersama Mamitoko.

"Proses tersebut dimulai di awal Januari. Dimulai dari obrolan dengan Desiree Sitompoel, lalu kami pun menemukan kesamaan bahwa brand kami berfokus pada artisan food. Kami setuju bahwa kebanyakan donat yang ada sekarang adalah donat manis dengan rasa standar, sedangkan di Indonesia begitu banyak makanan dan rasa yang harusnya bisa dirasakan juga melalui donat. Setelah 2 bulan proses tes produksi, akhirnya kami mengeluarkan 8 donat rasa khas nusantara untuk 6 bulan ke depan," jelas Farit.

Selama enam bulan ini, lo bisa mencoba uniknya rasa donat dengan sentuhan makanan tradisional Indonesia. Misalnya, ada rasa lemper, rujak, jagung bakar, sampai rasa combrang teri. Di mana lagi lo bisa mendapatkan donat dengan kearifan lokal kayak gini, Bro?

Kalau penasaran dan ingin mencicipi rasa donat artisan ala Dough Darlings, lo bisa langsung saja datang ke cabangnya di Jakarta, yaitu di Jl. Ciniru I No, 1, Jakarta Selatan, dan di Bali yaitu di Jl. Petitenget 22, Seminyak. Biar nggak ketinggalan update tentang rasa-rasa terbaru, lo juga bisa follow Dough Darlings melalui Instagram-nya di @doughdarlings