Sensasi Kuliner Favorit Para Raja Keraton di Bale Raos Jogja

Nongkrong atau makan di restoran fancy mungkin udah terdengar biasa ya, Bro!. Tapi, gimana rasanya menikmati kuliner favorit dari kalangan raja keraton? Ya, lo bisa mencobanya langsung di restoran Bale Raos, Yogyakarta.

Restoran Bale Raos jadi salah satu spot kuliner langganan dari Sultan Hamengkubuwono IX dan Sultan Hamengkubuwono X yang saat ini adalah Raja Keraton Yogyakarta. Di tempat ini, lo bisa merasakan atmosfer makan ala bangsawan. Biar nggak penasaran, langsung aja simak ulasan lengkapnya!

 

Perkenalkan Kuliner Keraton Pada Masyarakat

Suasana Bale Raos yang kini jadi tujuan wisata kuliner

Restoran Bale Raos terletak di Jalan Magangan Kulon No. 1, Keraton Yogyakarta, dan buka pukul 10.00-22.00 WIB. Dari impresi pertama ketika mendatangi tempat ini, nuansa Jawa klasik sangatlah terasa. Memasuki halaman depan, lo bakal disuguhi pemandangan taman burung dan kicauan merdu dari sisi kanan dan kiri.

Dulu, pelataran restoran adalah tempat persinggahan dan tempat memanah untuk para prajurit keraton, Bro. Begitu sampai di pelataran, lo akan disambut dengan pelayan restoran yang memakai baju adat tradisional Jawa Tengah. Sambutan ramah khas Kota Yogyakarta adalah salah satu faktor yang membuat para tamu senang berkunjung ke Bale Raos.

Nggak hanya itu, suasana restoran Bale Raos sangatlah unik dibandingkan banyaknya restoran berkonsep modern sekarang. Mengusung desain semi-open space, pengunjung bisa duduk di meja-meja bulat besar yang dihiasi berbagai ornamen khas Keraton Yogyakarta. Sambil menyantap hidangan, ada pula suara musik gamelan yang membuat sesi makan lebih oke. Rasanya benar-benar pure Yogyakarta soul, Bro!

Desain rumah Joglo yang merupakan rumah khas DI Yogyakarta di Bale Raos

Berdirinya restoran ini nggak lepas dari tren selera makan masyarakat di Yogyakarta. Sekitar tahun 2000-an, masyarakat Indonesia mulai mengenal hidangan-hidangan luar negeri, dan bahkan lebih menyukai masakan negara lain daripada masakan tradisional Indonesia. Akibatnya, beragam warisan kuliner nusantara pelan-pelan hilang dari peredaran dan dianggap kurang “bergengsi” dibandingkan makanan Barat.

Melihat hal ini, KGPH Hadiwinoto dan GKR Hemas (istri sultan HB X) memiliki ide untuk mengenalkan ragam kuliner ala keraton kepada masyarakat umum. Lalu, pada 23 Januari 2004, restoran Bale Raos yang berada di dalam area kompleks Keraton Yogyakarta pun resmi didirikan. "Tujuan utama didirikannya Bale Raos adalah untuk mendukung aktivitas pariwisata di Kota Jogja dengan cara mengenalkan kuliner Keraton pada wisatawan. Dengan begitu, warisan kuliner resep para leluhur bisa terus dilestarikan dan dikenal banyak orang. Meski menu-menu yang disajikan adalah menu legendaris sejak abad ke-19, tapi tampilannya disesuaikan dengan selera masyarakat yang kekinian," ungkap Estea, tim Marketing dari Bale Raos.

Popularitas restoran Bale Raos udah nggak perlu diragukan lagi. Keluarga Keraton Yogyakarta sering mengadakan kegiatan makan bersama atau melakukan pertemuan rutin di restoran ini. Hebatnya, Bale Raos juga sering ditunjuk sebagai tempat untuk menjamu para tamu negara, mulai dari presiden, para menteri, dan para pejabat daerah yang sedang dinas ataupun berwisata di kota gudeg.

 

Menu Favorit Sultan HB IX dan Sultan HB X

Kalau lo mau berkunjung ke sini, Bro, jangan lupa untuk mencicipi hidangan paling spesial dari Bale Raos, yaitu Bebek Suwar Suwir dan Kambing Panggang Muda. Bebek suwar suwir adalah menu favorit sultan HB IX yang memimpin Keraton Yogyakarta pada tahun 1940-1988. Hidangan unik ini terdiri dari potongan daging bebek yang amat lembut, dan irisan kedondong yang menciptakan kombinasi cita rasa maksimal. Serunya lagi, saus kedondong dalam hidangan merupakan resep yang dibuat sendiri dan diwariskan turun temurun oleh Sultan HB IX!

Menu lain yang juga wajib lo coba adalah menu kambing panggang muda. Olahan kambing ini  disajikan dengan irisan kentang rebus dan sayuran seperti wortel, jagung, buncis, ditambah dengan sambal kecap. Meski berkonsep mewah dan elegan khas bangsawan keraton, lo nggak perlu khawatir dengan harganya, Bro. Menu-menu yang disajikan oleh Bale Raos ditawarkan dengan harga yang pas di kantong. Cukup dengan harga 15-120 ribu rupiah, lo bisa mencicipi ragam kuliner favorit raja-raja di Yogyakarta.

 

Kisah di Balik Menu Makanan

Bendul dan pudding kakao jadi cemilan favorit para raja

Di Bale Raos, setiap menu yang disajikan punya kisah menarik dan sejarah tersendiri di baliknya. Seperti Bebek Suwar Suwir, di mana menu ini dibuat langsung oleh Sultan HB IX ketika beliau sedang menempuh pendidikan di Belanda. Kala itu, sultan yang memang hobi memasak mengkreasikan bebek dengan uji coba membuat saus dari buah kedondong. Akhirnya, terciptalah resep Bebek Suwar Suwir sampai saat ini.

Selain itu, ada juga kreasi minuman bernama Bir Djawa. Meski namanya Bir, tapi minuman ini nggak memabukkan, kok. Bir Djawa adalah minuman favorit raja-raja Keraton Yogyakarta, yang biasanya digunakan untuk bersulang bersama tamu kerajaan. Sejarah Bir Djawa berawal dari Sultan HB IX yang sengaja membuat minuman khusus non-alkoholik untuk menghormati tamu-tamu yang berasal dari Eropa dan Belanda.

Selain menu utama dan minuman khas, ada juga menu cemilan favorit sultan, yaitu Bendul. Bendul sudah ada dan disajikan untuk para sultan sejak tahun 1912. Kudapan berbahan dasar ketela pohon ditambah dengan parutan kelapa ini sangat cocok disantap bersama secangkir teh hangat.

Seru banget kan cerita-cerita di balik menu Bale Raos? Buat lo yang mau merasakan sensasi makan ala bangsawan Keraton Yogyakarta, langsung aja mampir ya, Bro!