Jago Coffee yang Unik Jadi Inovasi Menarik di Tengah Tren Kopi Kekinian! - MLDSPOT

Jago Coffee yang Unik Jadi Inovasi Menarik di Tengah Tren Kopi Kekinian!

Tren kopi kekinian bisa dilihat mulai dari nama produk atau nama brand yang ‘indie’, perang jargon masing-masing brand, sampai munculnya banyak review tentang kopi susu mana yang paling enak. Tapi, Jago Coffee sepertinya tidak masuk ke rantai tersebut karena punya unique selling point tersendiri.

Minum kopi untuk netizen Indonesia sudah bukan lagi untuk menjadi senjata penghilang kantuk, tapi juga menjadi senjata untuk membuat status di media sosial. Herannya, hal seperti ini diikuti oleh banyak orang, sehingga wajar tren kopi kekinian mempunyai rantai seperti yang sudah disebutkan di atas sebelumnya.

Terlepas dari rantai tersebut – tetap ada celah yang bisa dikembangkan dengan baik, celah tersebut dilihat oleh Jago Coffee dan dieksekusi dengan menarik. Buat lo yang belum tahu apa itu Jago Coffee, ini adalah sebuah startup.

Yes, bro – sebuah startup yang didirikan oleh Yoshua Tanu sebagai CEO dan Christopher Laurence Oentojo sebagai CTO, mereka berdua memiliki latarbelakang yang cukup berbeda. Yoshua sendiri sebagai barista sekaligus pemilik usaha dari kafe kopi St. Ali dan Common Grounds Coffee Roastery. Sementara Christopher sebelumnya bekerja di Gojek sebagai VP of Product.

Lalu apa yang membuat mereka berdua menciptakan Jago Coffee?

Mereka berdua, baik dari Yoshua dan Christopher, memiliki keresahan dan keinginan yang sama. Mereka menginginkan netizen Indonesia merasakan kopi yang berkualitas tinggi. Apakah sementara ini banyak orang yang menikmati kopi dengan kualitas tidak baik?

Tren kopi kekinian yang terjadi sekarang ini membuat banyak orang dengan mudah memesan kopi hanya dengan menggunakan jasa kurir online. Cara ini memang terbilang mudah dan juga modern. Tapi ada yang mesti dikorbankan: kualitas rasa kopi.

Dilansir dari situs dailysocial.id – Yoshua mengatakan kalau mereka ingin menawarkan kopi berkualitas tinggi freshly made dari barista pribadi yang datang langsung ke konsumen. Harga yang kami tawarkan juga lebih murah – akan tetapi bahan-bahan berkualitas tinggi ini bahkan direct trading dari petani kopi lokal. Kopi arabika, susu segar – dan tidak ada produk dari kaleng.

 

Jago Coffee: Mobile Coffee Chain

Kalau mengklaim semua bahan adalah bahan-bahan berkualitas, mungkin semua brand dan produk akan mengklaim hal yang sama. Lalu apa yang membedakan Jago Coffee dengan semua pemain di tren kopi kekinian ini? So where is the unique selling point?

Konsep dari Jago Coffee: mobile coffee chain – adalah unique selling point yang begitu menarik. Tujuan sederhananya adalah Yoshua menginginkan netizen atau banyak orang bisa menikmati kopi berkualitas tanpa perlu datang ke gerai kopi atau menunggu pesanan kurir online. In short – Yoshua ingin netizen bisa lebih dekat dengan kopi berkualitas.

 

Jago Coffee jadi startup atau bisnis yang begitu inovatif

Credit Image: kompas.com

Dari konsep ini, Yoshua ingin memberdayakan pengusaha mikro, untuk memulai bisnis sendiri dengan menjadi mitra Jago. Mereka yang ingin ikut bergabung, bakal dilatih sampai menjadi barista yang professional sampai bisa mengoperasikan bisnisnya sendiri.

Pelatihan tersebut mencakup soft skill sampai hard skill untuk melayani konsumen, bagaimana mereka menyeduh kopinya dengan baik menggunakan metode manual brew – sampai bisa mengoperasikan sepeda yang dinaiki.

 

Jago Coffee jadi startup atau bisnis yang begitu inovatif

Credit Image: kompas.com

Jago Coffee menggunakan sepeda elektrik sebagai café kopi berjalan seperti yang terlihat ini. Lalu sebenarnya bagaimana konsep bisnis ini? Yoshua mengungkapkan mitra yang ingin bergabung tidak dikenakan biaya.

Mereka yang bergabung, bakal mendapatkan starter kit untuk memulai usaha kafe kopi berjalan ini senilai kurang lebih Rp 4 juta. Jumlah tersebut termasuk di dalamnya satu set alat manual brewing (electric kettle, V60 Plastic Dripper, Range Server, Digital Scale, sampai Paper Filter) helm sepeda, sling bag, lap mikrofiber sampai jaket.

Nah, sesuai dengan misi Yoshua tadi – seluruh starter kit tadi bakal jadi hal milik dengan skema cicilan selama 12 bulan, bro. Sementara itu, sepeda elektrik bakal dipinjamkan saja selama mitra tersebut tetap tergabung dengan Jago Coffee.

 

Lalu Apa Tantangan yang Dihadapi Jago Coffee?

Jago Coffee jadi startup atau bisnis yang begitu inovatif

Credit Image: kontan.co.id

Setiap bisnis, apapun industrinya, pasti menemukan tantangan yang mesti dilewati, well that is the art of business, right? Yoshua juga menuturkan kalau Jago Coffee juga menghadapi tantangan yang tidak sedikit.

Yang cukup fundamental adalah mengedukasi konsumen kalau kopi yang mereka bakal dapatkan dari mitra Jago Coffee adalah kopi yang berkualitas, walau produknya dibuat dan diantarkan lewat ‘gerobak modern’.

Untuk menghadapi segala tantangan yang ada, Jago Coffee juga mempunyai aplikasi yang semakin mendukung segala konsep yang ada. Terkait dengan menghadapi tantangan dan perkembangan Jago Coffee, startup ini berenana untuk terus menambah mitra dengan target per satu bulan menambah lima mitra.

Hal ini bakal memungkinkan lo untuk pesan Jago Coffee #MauLagiDimanapun – dan lo bakal mendapatkan minuman kopi berkualitas dengan mudah. Well, ada menu apa saja sih di Jago Coffee? Cukup variatif, Jago Coffee punya menu yang bisa dinikmati mulai dari harga Rp 18 ribu.

Seperti pilihan menu bernama ‘So So Good’, es kopi susu, ‘Tanah Airku’ yang merupakan seduhan kopi dingin dengan sedikit rempah kayu manis, ada juga ‘Something Fresh’ yaitu kopi hitam panas dan ‘Something Fruity’ yaitu kopi hitam panas dengan rasa buah.

Untuk ke depannya – Jago Coffee tidak hanya menyediakan ke minuman kopi saja nih bro. Ada rencana untuk menambah beberapa menu snacks yang bakal cocok banget untuk nemenin lo ngopi #MauLagiDimanapun.

So, what is your opinion about Jago Coffee? Apakah lo tertarik untuk jadi salah satu mitra Jago Coffee? Jadi pemilik bisnis kopi, sekaligus jadi operator-nya – why not, bro? Hal ini jadi tantangan tersendiri buat lo untuk mencoba dunia bisnis!

 

Featured Image – mediaindonesia.com

Time Spent
4