Home Movie Genius, Saat Editor Dihadapkan Dengan 5000 Tulisan

Genius, Saat Editor Dihadapkan Dengan 5000 Tulisan

Tuesday, June 28, 2016 - 17:30
Bagikan
Facebook Twitter Email

Pekerjaan seorang editor buku memang nggak boleh dianggap remeh. Sebuah buku bisa terkenal, atau nggak sama sekali dengan sentuhan tangannya. Salah satu editor paling terkenal di dunia adalah Max Perkins. Dia adalah editor untuk penulis terkenal sekelas Ernest Hemmingway hingga F. Scott Fitzgerald. Dia bahkan sempat mengedit 5000 lembar tulisan milik Thomas Wolfe. Kisah itu pun terangkum dalam sebuah film terbaru berjudul Genius.

Konflik antara editor dan penulis

Sebuah film bergenre drama biografi dengan judul Genius dirilis secara publik pada tanggal 10 Juni lalu di Amerika Serikat. Film yang dibintangi oleh Colin Firth, Jude Law, Nicole Kidman dan Laura Linney ini disutradarai oleh Michael Grandage. Bulan Februari lalu, film ini sempat bersaing dengan film Golden Bear di ajang Berlin International Film Festival ke 66.

Dibuat berdasarkan buku terkenal berjudul Max Perkins: Editor of Genius, film ini menceritakan kehidupan Thomas Wolfe (Jude Law), seorang penulis yang belum terkenal, yang kenal baik dengan Max Perkins (Colin Firth), seorang penerbit sekaligus editor buku. Buku pertama Wolfe laku keras bersama Perkins. Namun, masalah muncul ketika Wolfe tengah mempersiapkan buku keduanya. Wolfe menuliskan 5.000 lembar draft buku dan masih terus bertambah. Hal ini membuat Perkins kewalahan dan menghadapi konflik besar dengan Wolfe. Belum lagi diperparah dengan masalah keluarga masing-masing yang meminta keduanya kembali berkumpul bersama keluarga.

Sering bikin kontroversi

Diluar cerita film, Max Perkins merupakan seorang editor terkenal. Beberapa penulis terkenal seperti F. Scott Fitzgerald dan Ernest Hemingway sempat bekerja bersama dirinya. Salah satu kejadian fenomenal yang pernah dialaminya adalah ketika dia menolak draft novel milik Fitzgerald berjudul The Romantic Egotist. Padahal, saat itu nggak ada yang berani buat menolak karangan Fitzgerald.

Yang paling menarik adalah ketika Perkins menyarankan Thomas Wolfe untuk menghapus 90.000 kata dari novel pertamanya, Look Homeward, Angel, yang dirilis pada tahun 1929. Di buku kedua Wolfe, angka itu bertambah dan semakin bertambah. Hal inilah yang kemudian menjadi konflik utama di film Genius.

Udah nggak sabar buat nonton film ini? Entah kapan bakal dirilis di bioskop Indonesia. Tapi yang pasti, film ini worth to watch banget!

Source:
Wikipedia.org