• Movie
  • Film Horor Scream Dikabarkan Kembali Diproduksi

Film Horor Scream Dikabarkan Kembali Diproduksi

Fri, 15 November 2019
film Scream dari seri sebelumnya, masih dibintangi oleh Neve Campbell dan Courtney Cox

Film horor Scream dikabarkan bakal diproduksi kembali. Seri ini bakal menjadi sekual dari Scream 4 yang tayang di tahun 2011 lalu. Kabarnya, remake film Scream ini sedang digarap oleh Spyglass Media untuk jadi film selanjutnya dari seri ini.  Seperti apa proses produksi film Scream ini, Urbaners?

 

Spyglass Mendapat Hak untuk Remake

Salah satu adegan dalam terror dalam film Scream yang sangat ikonik

Spyglass Media Group menjadi pihak yang mendapat kesempatan dan hak untuk menggarap remake film Scream yang terakhir tayang di tahun 2011 lalu. Film yang merupakan karya asli dari Wes Craven dan Kevin Williamson ini banyak menarik antusiasme pencinta horor di seluruh dunia. Kini, setelah sang kreator asli film, Wes Craven, meninggal dunia di tahun 2015, Spyglass Media Group berkemsempatan untuk me-remake film ini.

Namun kabarnya, kreator asli kedua dari film ini, Kevin Williamson, juga tidak mengambil tempat dalam proses produksi. Mendengar hal ini, ada beberapa fans Scream yang meragukan hasil remake film ini tanpa adanya keterlibatan dari kedua kreator aslinya. Namun, ada juga fans yang sangat menunggu-nunggu penayangan film Scream.

 

Ada Keraguan soal Karakter Asli dalam Film

Serba hitam dan mengenakan topeng, salah satu karakter yang ditakuti dari film Scream 

Di samping masalah absennya kedua kreator asli film Scream, fans film ini juga masih menantikan kepastian apakah Neve Campbell dan Courteney Cox akan ikut bermain. Sampai saat ini, belum ada kejelasan untuk kedua pemeran asli tokoh di film Scream. Selain itu, fans juga penasaran tentang alur cerita Scream terbaru, apakah melanjutkan narasi film sebelumnya atau hanya berfungsi sebagai remake. Wah, patut dinanti nih, Urbaners!

 

Ada dua kubu fans

 poster film Scream 3 yang tayang beberapa tahun lalu

Menariknya nih, Urbaners, fans film Scream terbagi menjadi dua kubu. Satu kubu menyatakan bahwa mereka sangat menantikan kelanjutan film Scream yang terakhir tayang di tahun 2011. Sedangkan, kubu lain ragu akan film Scream terbaru pasca meninggalnya Wes Craven. Mereka menganggap bahwa Wes Craven adalah ‘nyawa’ dalam film ini, sehingga tanpanya, Scream tidak akan semenarik biasanya.

 

Gimana menurut lo, Urbaners, soal film Scream yang bakal diproduksi ulang ini? Terlepas dari keraguan dan perdebatan yang ada, film ini patut untuk dinantikan!

 

 

Source: nme.com, metro.co.uk

Tambah Wawasan dengan 5 Dokumenter Terbaik di Netflix Ini

Wed, 08 July 2020
Seorang profesor sedang memaparkan Cambridge Analytica dalam dokumenter The Great Hack

Biar tontonan lo nggak itu-itu aja, weekend nanti lo bisa mengisi tontonan dengan beberapa rekomendasi dokumenter Netflix ini. Dokumenter ini terdiri dari berbagai tema, mulai dari kriminal, sejarah, hingga teknologi. #MumpungLagiDirumah juga, kan?

 

Conversations with a Killer: The Ted Bundy Tapes

Potret hitam putih Ted Bundy dan kekasihnya

Dokumenter garapan Joe Berlinger ini menampilkan profil pembunuh berantai yang cukup terkenal, Ted Bundy. Yang menarik, Bundy yang tercatat telah melakukan sekitar 30 pembunuhan wanita ini diakhir masa-masa interograsinya justru mengaku nggak bertanggung jawab atas kejahatan tersebut.

Kasus kejahatan Bundy ini terjadi di awal tahun 1980-an di Amerika Serikat. Di akhir proses kasusnya, penyidik hanya dapat membuktikan Bundy bertanggung jawab untuk dua pembunuhan saja. Bundy lalu dieksekusi di tahun 1989 dengan menggunakan kursi listrik.

 

The Great Hack

Britanny Kaiser dalam salah satu still cut The Great Hack

Facebook pernah dihadapkan pada tuduhan bahwa telah menggunakan data pribadi yang diambil secara illegal dari penggunanya untuk kepentingan bisnis. Dalam dokumenter berjudul “The Great Hack” ini, sutradara Karim Amer dan Jehane Noujaim melakukan wawancara investigatif dengan seorang narasumber dari Cambridge Analytica, Brittany Kaiser.

Film dokumenter ini bakal menyajikan informasi yang akan buat lo paham mengapa data sekarang jadi sumber daya yang sangat berharga. Bagaimana data-data pribadi tersebut digunakan untuk membidik pengguna dengan iklan yang sesuai dengan preferensi mereka, sampai memengaruhi pemilihan umum di Amerika Serikat akan dijelaskan di The Great Hack.

 

Icarus

Salah satu scene Icarus bersetting laboratorium dengan seorang pria memakai masker

Awalnya sutradara Bryan Fogel hanya berencana menggarap dokumenter tentang produksi dan distribusi doping di dunia. Namun setelah Fogel mulai mengontak salah satu narasumber utama dari Rusia, diskusi mereka justru mengantar Fogel ke ide cerita yang lain.

“Icarus” bercerita mulai dari cerita produksi doping, uji coba, distribusi sampai deretan kasus skandal atlet yang menggunakan doping. Experience menonton Icarus akan membawa lo seperti sedang menonton film science fiction. Dalam dokumenter ini, Fogel juga menceritakan dalang dibalik kasus doping Olimpiade Sochi di Rusia tahun 2014 lalu.

 

Five Came Back

Steven Spielberg dalam salah satu interview di dokumenter Five Came Back

Dokumenter garapan Laurent Bouzereau ini diadaptasi dari buku dengan judul yang sama yang ditulis oleh Mark Harris. “Five Came Back” adalah dokumenter yang memotret sudut pandang lima sutradara film dalam melihat Perang Dunia II. Kelima sutradara ini adalah George Stevens, Frank Capra, John Huston, William Wyler, dan John Ford.

Lo bakal mendengarkan suara khas milik Meryl Streep membawakan narasi dalam dokumenter ini. Selain kelima sutradara, interview juga melibatkan sosok penggarap cerita berlatar Perang Dunia II seperti Guillermo del Toro dan Steven Spielberg.

 

The Vietnam War

Tampilan poster The Vietnam War yang menampilkan tentara AS dan petani Vietnam 

Rekomendasi dokumenter terakhir ini masih bertema perang, “The Vietnam War”. Digarap oleh Ken Burns dan Lynn Novick, ini menjadi salah satu dokumenter yang paling penting karena menyingkap banyak momen krusial di perjalanan sejarah Amerika Serikat.

Burns dan Novick mengemas dokumenter ini dengan sederetan wawancara emosional dengan para veteran perang. Para narasumber menampilkan cerita dengan sudut pandang masing-masing, termasuk menyampaikan kesalahan-kesalahan perang yang dilakukan para veteran ini di masa lalu untuk mengingatkan para penonton saat ini untuk nggak mengulangi kesalahan yang sama.

 

 

Sources: Collider, Wired UK, Esquire