• Movie
  • Misbar Jakarta: Nonton Layar Tancap Kemasan Kekinian

Misbar Jakarta: Nonton Layar Tancap Kemasan Kekinian

Wed, 15 May 2019
Misbar Jakarta: Nonton Layar Tancap Kemasan Kekinian

Urbaners, lo udah mulai bosan dengan rutinitas nonton di bioskop atau nongkrong di cafe tiap minggunya? Mungkin ini saatnya buat lo mencoba nonton di gelaran Misbar Jakarta selanjutnya. Di gelaran ini, lo akan dapetin suasana nonton di outdoor yang disertai dengan pemandangan kota yang luar biasa indahnya!

 

One-Stop-Solution Layar Tancap

Diluncurkan pada bulan Oktober 2018, Misbar dibentuk oleh 8 anak muda yang gemar menyelenggarakan event semasa ngampus. Dengan nama Misbar atau Gerimis Bubar, komunitas ini lahir dan berangkat pada kepedulian mereka tentang dominasi bisnis pemutaran film komersil di bioskop.

Ingin menciptakan suasana yang berbeda dari bioskop pada umumnya, Misbar menggunakan konsep layar tancap yang diadakan di rooftop. Sambil nonton, lo juga bisa menikmati pemandangan gedung-gedung pencakar langit dan kota di malam hari.

Bukan hanya menyuguhkan suasana nonton yang berbeda, Misbar juga mengadakan berbagai sesi acara saat sebelum dan sesudah nonton sehingga gelaran ini lebih interaktif. Konsepnya cocok banget dengan target penontonnya, yaitu para millenials dan orang-orang yang baru berkenalan dengan konsep outdoor cinema. Dalam beberapa gelarannya kemarin, penontonnya pun rata-rata berusia 18 hingga 24 tahun.

 

What You Will Experience

What You Will Experience

Berbeda dari bioskop komersial, di sini setiap penonton yang datang ke venue akan disambut hangat oleh tim Misbar dan disuguhkan welcome drink. Setelah itu, penonton akan diarahkan menuju ke rooftop gedung sembari menunggu acara dimulai.

Sesampainya di rooftop, Misbar pun menyediakan beberapa tenant. Jadi kalau lo mau jajan, lo bisa langsung beli disitu. Lalu, ada juga booth untuk ramalan tarot, lho! Lumayan buat iseng-iseng cari tau peruntungan lo dan juga doi.

By the way, gelaran Misbar nggak cuma cocok untuk yang datang ramai-ramai atau bareng pasangan aja. Kalau lo mau datang nonton sendiri ke gelaran ini, lo nggak perlu ragu. Soalnya, nanti bakal ada tim Misbar yang bisa nemenin lo, Urbaners! Misbar nggak mau dianggap event organizer saja, maka dari itu Misbar akan seinteraktif mungkin dengan penonton supaya suasananya lebih cair dan bisa saling kenal satu dengan yang lainnya.

Selain suasana yang lebih friendly dan santai, lo juga bisa nemuin area merokok di gelaran Misbar. Inilah salah satu hal yang membedakan Misbar dengan bioskop pada umumnya karena Misbar memperbolehkan penontonnya untuk merokok sembari menikmati film yang ditayangkan di layar berukuran 3x4 meter ini.

 

Angkat Creator Lokal dan Film Jadul

Angkat Creator Lokal dan Film Jadul

Kalau lo mau coba datang ke Misbar, lo harus cepat-cepat beli tiketnya ya saat diumumkan jadwalnya. Soalnya, setiap gelaran hanya dibatasi sekitar 50 penonton saja.

Misbar sendiri telah melakukan 4 kali pemutaran film selama 4 minggu. Dengan tiket seharga Rp129 ribu, Misbar menawarkan beberapa rangkaian acara menarik di setiap minggunya. Adapun serangkaian acaranya yaitu diawali dengan quiz, lalu dilanjut pemutaran film pendek, sesi diskusi dengan pemilik film pendeknya, pemutaran film panjang, dan ditutup dengan sesi karaoke bersama.

Genre film yang disuguhkan pun berbeda-beda tiap minggunya, mulai dari horor sampai romantis juga ada. Contoh judul film panjang yang pernah diputar adalah Marlina, Danur, Critical Eleven, dan Kala. Selain film panjang, ada pun film pendek karya creator lokal seperti Anak Lanang, Rocket Rain, Terangan, Analogi Mimpi, dan Dahan Yang Rapuh - Bunga Yang Tumbuh.

Misbar open submission bagi short movie creator lokal lainnya juga, lho

 

Rain, Rain, Go Away! Come Again Another Day!

Rain, Rain, Go Away! Come Again Another Day!

Meski acara sudah direncanakan sedemikian rupa, dan pawang hujan sudah didatangkan, ternyata nggak setiap gelaran yang diadakan itu bisa selalu mulus yang dibayangkan. Tantangan terbesar yang dihadapi Misbar adalah kondisi cuaca. Contohnya seperti hujan yang turun dari awal hingga akhir acara di gelaran ke-3 dan ke-4. Saat mulai hujan, tim Misbar langsung menanyakan ke penonton untuk lanjut atau nggak. Tanpa disangka, antusiasme penonton ternyata sangat besar buat lanjut di outdoor.

Meskipun kepanjangan Misbar adalah Gerimis Bubar, tapi para penonton nggak sudi untuk bubar! 40 orang menjawab untuk lanjut menonton di outdoor dan beberapa diantaranya lanjut di indoor.

Bagi yang lanjut di outdoor maka akan diberikan jas hujan dan mereka bisa tetap duduk di bean bag warna-warni. Tim Misbar pun membagikan minuman dan makanan lagi ke setiap penontonnya, seperti Mie Sakura, Chuba, dan Popcorn sebagai wujud terima kasih. Walau hujan, ternyata pengalaman ini memberi kesan tersendiri bagi sekian penonton yang memilih lanjut nonton di outdoor.

 

Bersiap-siap Untuk Transformasi dan Memberikan Dampak

Bersiap-siap Untuk Transformasi dan Memberikan Dampak

Karena animo masyarakat sangat positif, maka dari itu, ke depannya Misbar nggak mau cuma sebagai event organizer lepas semata. Mereka akan meresmikan diri menjadi sebuah perusahaan yang nantinya diharapkan agar setiap bisnisnya bisa berjalan secara berkesinambungan dan bisa dilirik oleh investor maupun mitra strategis.

Dalam rencana jangka panjangnya, Misbar pun ingin menggelar program Corporate Social Responsibility di Nusa Tenggara Timur berupa pembangunan sekolah yang nantinya akan bekerja sama dengan Komunitas Baca Buku. Tim Misbar telah berniat untuk memberikan adik-adik di NTT kebahagiaan melalui sebagian rezeki yang didapatkan dari bisnis Misbar ini.

Tepat di hari jadinya yang pertama nanti, Misbar pun berencana akan mengadakan festival film dengan jumlah pemutaran yang lebih banyak. Misbar akan mengadakan road show ke Bandung pada bulan Juli 2019 ini dan memilih taman sebagai lokasi pemutarannya. So, be ready Bandung!

--

Dari uniknya konsep yang ditawarkan Misbar Jakarta ini, semoga ke depannya mereka bisa mewujudkan setiap targetnya ya! Nah, kalau lo tertarik dan mau kepo-in gelaran selanjutnya, lo bisa cek terus di Instagram mereka @misbar.jkt ya, Urbaners!

Baru dan Beda, Ini yang Harus Lo Tahu Soal Zack Snyder's Justice League

Fri, 07 August 2020
Superman, Wonder Woman, Batman, Cyborg, Flash, dan Aquaman berdiri di atas tanah berbatu

DC Universe tampaknya mulai bangkit, terlebih sejak kesuksesan film “Joker” yang membawa Joaquin Phoenix memenangkan piala Oscar. Muncul lagi kabar baik dari DC Universe yang mengumumkan bahwa film “Justice League” versi Zack Snyder akan dirilis tahun 2021 di platform streaming HBO Max. Nggak sabar rasanya melihat kembali aksi Superman dan kawan-kawan dalam film terbaru ini.

 

Beda dari Sebelumnya, Tanpa Reshoots

Para pemeran utama film Justice League tengah berpose berdampingan di panel Comic Con

Buat lo yang belum tahu, Zack Snyder adalah sutradara dari Justice League sebelum akhirnya digantikan oleh Joss Whedon. Meski seluruh proses syuting dan pengambilan gambar sudah rampung per Februari 2017, Joss Whedon dan Warner Bros mengubah sebagian besar dari film Justice League karya Zack Snyder di tahap post-production yang prosesnya memakan waktu cukup lama.

Apa saja yang nggak ditampilkan di film Justice League yang sudah dirilis? Well, cukup banyak. Zack Snyder mengungkapkan bahwa banyak sekali plot dan adegan yang mendukung jalan cerita dari masing-masing karakter, salah satunya seperti adegan flashback Cyborg sebelum kecelakaan yang menimpanya.

Nggak tanggung-tanggung, Justice League Zack Snyder’s Cut juga akan menampilkan sosok Superman dalam kostum hitam yang ikonik. Semua ini akan digabungkan tanpa proses reshoots sama sekali. Snyder telah mengumpulkan tim yang sama seperti saat produksi di tahun 2016-2017 untuk merombak film ini menjadi baru. Lo juga nggak akan melihat frame karya Joss Whedon di dalamnya. Jadi, ini benar-benar Justice League versi Zack Snyder, Bro!

 

Karakter-karakter Baru

Ryan Reynolds sebagai Green Lantern mengenakan topeng hijau dan kostum ketat hijau

Justice League versi Zack Synder juga akan lebih ramai karena memiliki tambahan karakter-karakter baru. Darkseid, salah satu penjahat paling kuat di DC Universe, akan muncul melawan para superheroes. Selain itu, Snyder juga merilis cuplikan adegan film yang menampilkan Atom, Martian Manhunter, dan Green Lantern.

Steppenwolf yang menjadi penjahat utama di film Justice League juga akan mengalami sedikit perubahan dalam bentuk kostum dan fisik. Snyder mengatakan bahwa ia berniat untuk membuat Steppenwolf dengan tampilan yang lebih klasik dan menyeramkan, sesuai dengan citra Steppenwolf sebagai makhluk kuno.

 

Durasi Panjang dengan Plot yang Lebih Dalam

Batman (Ben Affleck) dan Wonder Woman (Gal Gadot) berdampingan melihat musuh

Kritikan pedas yang diterima oleh film Justice League tahun 2017 adalah soal plot yang berantakan dan kurangnya konsistensi jalan cerita. Zack Snyder memastikan kalau Justice League garapannya akan mengupas cerita para superheroes ini dengan lebih dalam dan menjadikan filmnya lebih sinergis.

Belum ada kepastian mengenai nama resmi film garapan Zack Snyder ini. Namun yang jelas, Snyder nggak mau merilis “film pendek”. Bisa dipastikan Justice League versi miliknya akan berdurasi sekitar 3 jam, atau setidaknya 214 menit.

 

Dukungan Penuh dari Fans dan Aktor

Zack Snyder berbincang dengan Ben Affleck di belakang kamera

Film Justice League versi Zack Snyder sendiri diumumkan ketika acara nonton bareng melalui Zoom yang dihadiri oleh Zack Snyder, Deborah Snyder, dan Henry Cavill. Reaksi positif datang dari para netizen, terutama para fans DC yang merasa kecewa dengan hasil akhir film Justice League yang dirilis tahun 2017. Ini juga menjadi hadiah bagi para penggemar setelah sebelumnya tagar #ReleaseTheSnyderCut menjadi viral.

Aktor-aktor yang tergabung dalam proyek Justice League, mulai dari Henry Cavill, Jason Momoa, hingga Ben Affleck, ikut mendukung dan merayakan kabar baik ini melalui media sosial. Lo bisa melihat lebih banyak cuplikan film “Justice League Zack Snyder’s Cut” di acara virtual DC Fandome tanggal 22 Agustus 2020 mendatang.

 

 

 

 

Sources: Insider, CNET, Variety.