The Post, Film Politik Terbaik Yang Pernah Dibuat - MLDSPOT
  • Movie
  • The Post, Film Politik Terbaik Yang Pernah Dibuat

The Post, Film Politik Terbaik Yang Pernah Dibuat

Mon, 15 January 2018
The Post, Film Politik Terbaik Yang Pernah Dibuat

Kalau lo pernah nonton film JFK yang dibintangi Kevin Costner atau The Insider-nya Russel Crowe, artinya lo termasuk penggemar film politik. Film bertema politik emang nggak terlalu sering diproduksi kalau dibandingkan dengan film bertema action atau romantic comedy. Tapi, jangan salah, film politik menawarkan lo cerita super seru yang pastinya keren buat ditonton. The Post adalah film terbaiknya.

 

Film terbaik versi Board of Review

Organisasi berusia 108 tahun, Board of Review, memberikan The Post title sebagai Film Terbaik tahun 2017. Film yang baru dirilis secara terbatas tahun lalu, tepatnya tanggal 22 Desember di New York ini dianggap mampu menyuguhkan cerita yang super menarik.

The Post dibuat dengan indah. Gemanya terdengar sampai sekarang. Kami sangat senang memberikan penghargaan ini kepada The Post,” kata Presiden National Board of Reviews, Annie Schulhof, seperti dilansir hollywood reporter.

 

Berdasarkan kisah nyata

Yang membuat The Post makin special adalah ceritanya yang berdasarkan kisah nyata. Film ini menghadirkan cerita Katherine Graham, publisis perempuan pertama The Washington Post yang berjuang mengejar ketertinggalan pemberitaan dengan koran pesaing, New York Times, dalam mengangkat kasus Pentagon Papers ke muka publik. Kasus pengungkapan dokumen perang Vietnam yang disembunyikan Pemerintah Amerika Serikat tahun 1971 itu berusaha diangkat oleh Katherine bersama editornya, Ben Bradlee.

 

Melalui waktu produksi singkat

Film yang dibintangi Meryl Streep dan Tom Hanks ini memakan waktu produksi yang cukup singkat, mulai dari bulan Mei sampai November 2017. Sebelum menggarap The Post, Spielberg juga sedang mengerjakan produksi film The Kidnapping of Edgardo Mortara, meskipun akhirnya lebih memilih mengerjakan produksi The Post.

Menurut Spielberg, film ini punya cerita yang apik banget sampai ia nggak mau menunda pengerjaan produksinya. Terbukti, film ini pun meraih penghargaan Film Terbaik 2017 dan diprediksi bakal cukup diperhitungkan di ajang Oscar 2018 mendatang.

Nah, film ini kabarnya bakal dirilis secara luas mulai tanggal 12 Januari nanti, Urbaners. So, buat lo yang mau nonton, bisa tunggu tanggal mainnya dan tonton segera.

 

 

Sources: variety.com, cinemablend

Videografi dan Sinematografi: Ternyata Nggak Sama, Bro!

Thu, 04 March 2021
Videografi

Dalam memproduksi sebuah film emang nggak bisa terhindar dari teknik-teknik yang membuat film itu sendiri hidup. Baik dalam pengambilan gambar, cara menggunakan alatnya, sampai teknik ke dalam bagaimana film itu dikemas.

Dalam sebuah film, nggak cuma ada sinematografi – tapi juga ada videografi. Sinematografi dan videografi emang sering disalah artikan ataupun dianggap sama, tapi yang perlu lo ketahui – kedua hal ini berbeda, bro!

Beberapa minggu lalu MLDSPOT udah sempat ngebahas mengenai sinematografi dan teknik yang perlu diketahui, nah tapi sebenarnya apa sih makna sinematografi dalam film sebenarnya? Dan apakah benar berbeda dengan videografi?

Dari pada bertanya-tanya sendiri dan penasaran, lebih baik langsung aja simak artikel selengkapnya di bawah ini.

Pahami Arti Sinematografi

Videografi

Credit image – Creative Planet Network

Sebelum masuk ke dalam sinematografi itu sendiri, lebih baik luruskan dulu pemahaman lo mengenai film dan video – sinematografi lebih sering digunakan untuk istilah dalam film, sebenarnya video pun bisa, tapi hanya video yang memiliki jalan cerita atau makna yang ingin disampaikan. Jadi, nggak semua video bisa dilihat sinematografinya ya!

Dari segi penilaian, sinematografi emang identik dengan pengambilan kamera. Tapi dalam hal ini bukan cuma bagaimana kamera mengambil sebuah gambar, tapi juga pemaknaan yang diberikan dalam sebuah gambar ketika diambil dan berkaitan dengan scene dari sebuah film atau video.

Nggak cuma kamera aja, efek dari film dan video, lighting, hingga color palette yang digunakan dalam film pun akan menjadi makna berbeda dalam sinematografi. Salah satu hal yang paling terlihat dalam sebuah sinematografi adalah bagaimana para penonton bisa memahami film yang ditontonnya yang dibalut dalam sebuah sinematografi yang baik sebagai penunjangnya.

Lalu, Apa Videografi Sendiri?

Nah kalau selama ini lo merasa sinematografi adalah teknik gimana cara mengambil sebuah gambar yang baik, tanpa shaking, dan lain sebagainya – hal itulah yang disebut dengan videografi.

Videografi hanya sekedar gimana sebuah film dan video diambil, gimana menarik perhatian penonton dari setiap scene-nya dari sebuah gambar. Hal ini nggak kalah penting dari sinematografi – cuma untuk kegunaan, videografi hanya mementingkan estetika aja.

Seorang videografer dalam membuat film atau video dengan videografi yang baik adalah dengan membuat gambar yang diambil menjadi lebih nyata. Pernah nggak sih – lo nonton sebuah film atau video, saking bagusnya lo berasa ada di suasana film itu?

Kalau pernah, itu artinya lo sudah pernah merasakan menonton film atau video yang videografinya bagus.

Jadi, Bedanya Apa?

Videografi

Credit image - FStoppers

Setelah membaca kedua hal yang ternyata berbeda ini, pasti lo sudah memahami kalau sinematografi lebih berfokus pada pengambilan gambar yang juga berpengaruh pada bagaimana sebuah pesan dalam film atau video disampaikan, berbeda dengan videografi yang memfokuskan estetika dalam pengambilan gambar.

Ibaratnya – sinematografi memberikan gambaran bahwa sebuah film dapat terlihat menjadi sebuah cerita, videografi memberikan gambaran bagaimana sebuah film dikemas dan membuat visual semenarik mungkin.

Meskipun kedua hal ini berbeda, tapi yang harus lo ketahui adalah – bahwa kedua hal ini berjalan secara beririsan, alias nggak bisa jalan sendiri-sendiri. Sebuah film atau video nggak akan maksimal hasilnya kalau hanya menerapkan sinematografi aja tanpa ada videografi yang matang, begitu juga sebaliknya.

Jadi, setelah membaca ini – pastikan ketika menonton sebuah film atau video dengan pengemasan visual yang bagus dan jalan cerita yang menarik, itu adalah hasil dari kesinambungan antara sinematografi dan videografi.

 

Feature image – Olerte Maure