• Music News
  • 88Rising Galang Donasi Lewat Konser Virtual "Asia Rising Forever"

88Rising Galang Donasi Lewat Konser Virtual "Asia Rising Forever"

Wed, 13 May 2020
Rich Brian dalam salah satu penampilannya di panggung

Sepertinya 88Rising memang berencana untuk mengobati rasa kecewa para fans dengan menggelar konser virtual “Asia Rising Forever” ini beberapa hari lalu. Termasuk lo yang mungkin sudah sempat beli tiket Heads In The Cloud, namun batal nonton karena wabah COVID-19 di tahun 2020 ini.

Konser virtual 88Rising ini bisa kembali lo tonton #MumpungLagiDiRumah saja. Nggak hanya itu saja, 88Rising sendiri juga punya misi kemanusiaan di balik konser virtual yang juga sempat viral di linimasa ini.

 

Donasi untuk Asian Americans Advancing Justice

Beberapa artist di bawah manajemen 88Rising

Buat lo yang sempat nonton konser virtual pada 6 Mei 2020 lalu, lo pasti sadar ada link donasi saat countdown konser dilakukan. Donasi ini dikumpulkan untuk organisasi Asian Americans Advancing Justice. Organisasi ini memiliki misi untuk memajukan hak sipil serta hak asasi manusia, terutama untuk komunitas Asia-Amerika. Mengingat setelah pandemi terjadi, banyak sekali kasus serangan dan rasisme yang terjadi pada komunitas Asia-Amerika di Amerika Serikat.

Nggak cuma di Amerika Serikat saja, komunitas orang Asia di beberapa negara lain juga mengalami aksi xenophobia dan kekerasan berbasis ras yang terus meningkat. Nggak hanya menggalang donasi, konser virtual ini juga mau mengangkat isu tersebut agar lebih banyak orang yang aware bahwa rasisme nggak akan pernah menyelesaikan masalah wabah yang dihadapi semua manusia.

 

Diramaikan oleh Warna Suara Asia

Rich Brian dan lebih banyak nama lain di poster Asia Rising Forever

88Rising sudah terkenal dengan deretan musisi dari Asia dan mempromosikan kebangkitan Asia lewat karya-karya musik yang mumpuni. Nggak heran kalau di konser Asia Rising Forever ini lo bisa lihat deretan musisi dari berbagai negara yang dari kontingen Asia. Ada Yuna dan Alextbh dari Malaysia, Phum Viphurit dari Thailand, Suboi dari Vietnam, Iñigo Pascual dan Beabadoobee dari Filipina.

Termasuk juga musisi dari Indonesia sendiri, seperti NIKI, Rich Brian, dan Stephanie Poetri. Beberapa penyanyi dari Korea Selatan yang juga dinaungi 88Rising seperti Kang Daniel, Hyukoh, CLC, dan Loona ikut meramaikan konser ini. Nggak sekadar bernyanyi dan menari, konser juga diramaikan dengan aksi-aksi kocak dan menghibur dari para musisi ini.

 

Streaming di Kanal Milenial

Penampilan Rich Brian dan Kang Daniel di Asia Rising Forever Concert

Kebanyakan menaungi musisi yang pernah viral di Internet, pantas saja kalau akhirnya 88Rising memilih kanal media sosial yang juga dekat dengan milenial dan punya viralitas tinggi, seperti Twitter dan YouTube. Dengan basis penggemar yang menyebar di kedua kanal ini, lo yang nonton konser akan kebanjiran informasi tentang para performers yang mungkin belum terlalu lo kenal.

Konser virtual Asia Rising Forever ini berhasil menggalang dana hingga Rp 330 juta untuk disumbangkan. Nggak hanya itu saja, lo yang nonton juga pasti menambah daftar panjang beberapa musisi yang ternyata punya warna musik dan karya enak didengar. 88Rising mendapat banyak pujian untuk gelaran konser virtualnya yang berhasil melepas rindu semaraknya festival di tengah pandemi ini.

 

 

 

Sources: The Billboard, Mancode, BolehMusic.com

The Chainsmokers akan Jadi Host untuk Festival EDM Virtual Pertama

Fri, 29 May 2020
Salah satu penampilan panggung The Chainsmokers

Di tengah pandemi, banyak banget festival musik yang dibatalkan dan para musisi dengan kreatifnya menghadirkan konser virtual yang bisa lo nikmati #MumpungLagiDirumah saja. Konser virtual EDM yang diselenggarakan oleh Sirius XM ini diberi judul DisDance. Sekilas terdengar seperti “distance,” sesuai dengan kondisi terkini kita semua. Festival EDM virtual pertama ini dibawakan langsung oleh The Chainsmokers.

 

Akan Berlangsung Selama Tiga Hari

Andrew Taggart dan Alex Pall tersenyum ke kamera dalam salah satu panggung mereka

Keseruan dari festival virtual DisDance ini berlangsung selama tiga hari. SiriusXM secara eksklusif menunjuk Andrew Taggart dan Alex Pall dari The Chainsmokers untuk meramaikan festival EDM ini dari rumah mereka. Festival EDM ini berlangsung pada 22 hingga 24 Mei 2020 lalu. Disiarkan secara langsung dari saluran BPM milik SiriusXM.

Festival virtual ini sukses jadi obat rindu para pecinta musik EDM dan yang nggak bisa kemana-mana, apalagi seru-seruan di festival dalam waktu dekat. Apalagi set musik EDM dimainkan dalam waktu yang cukup panjang, yakni tiga hari di akhir pekan. Waktu yang tepat Bro buat bersenang-senang dan melepas penat sejenak.

 

Jadi Bentuk Support untuk Industri Musik

Penampilan spektakular The Chainsmokers dengan tembakan kembang api dari sisi panggung

Festival virtual ini juga dilengkapi dengan set eksklusif milik Avicii di tahun 2011. Sedikit banyak dapat mengobati para penggemar musisi dengan nama asli Tim Bergling yang meninggal di tahun 2018 lalu. Set yang dijadikan penghormatan pada musisi EDM yang satu ini disambut positif para penggemar musik EDM.

Nggak hanya itu, panggung EDM virtual ini juga akan menyumbangkan keuntungan serta sejumlah donasi bagi MusicCares. Tujuannya untuk dapat mendukung para pekerja di industri musik yang membutuhkan dan terdampak dari adanya pandemi ini. Apalagi mengingat nggak ada lagi konser dan festival yang diadakan, beberapa pekerja di industri musik juga ikut merugi tanpa ada pekerjaan selama pandemi.

 

Line Up Musisi EDM Terbaik

Alex Pall dan Andrew Taggart berpose dengan apparel serba hitam

Nggak hanya dibawakan oleh musisi EDM terbaik seperti The Chainsmokers saja, Bro. Festival EDM virtual yang sudah berlangsung ini diramaikan jejeran musisi EDM yang nggak kalah keren dan eksklusif pula. Termasuk juga musisi-musisi EDM dengan nama besar seperti Afrojack, Alesso, Armin van Buuren, Gryffin, Kaskade, Krewella, Kygo, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Nggak lupa juga musisi EDM yang populer dan lagu-lagunya banyak jadi hits, seperti Major Lazer, Marshmello, Martin Garrix, Steve Aoki, juga Tiësto. Ada juga set ekslusif milik Avicii yang tadi sempat disebutkan di atas. Ini adalah penampilan Avicii dalam acara eksklusif milik SiriusXM di tahun 2011.

Kebayang ya betapa serunya festival EDM yang disiarkan dari set masing-masing line up musisi EDM ini. Tujuannya pun nggak semata-mata untuk menghibur lo yang ada di rumah atau mengobati kerinduan lo akan ramainya suasana festival EDM. Tetapi sekaligus juga membantu dan memberi kontribusi berarti di tengah pandemi yang sedang berlangsung ini.

 

 

 

Sources: The Billboard, TicketNews, SiriusXm