• Music News
  • The Chainsmokers akan Jadi Host untuk Festival EDM Virtual Pertama

The Chainsmokers akan Jadi Host untuk Festival EDM Virtual Pertama

Fri, 29 May 2020
Salah satu penampilan panggung The Chainsmokers

Di tengah pandemi, banyak banget festival musik yang dibatalkan dan para musisi dengan kreatifnya menghadirkan konser virtual yang bisa lo nikmati #MumpungLagiDirumah saja. Konser virtual EDM yang diselenggarakan oleh Sirius XM ini diberi judul DisDance. Sekilas terdengar seperti “distance,” sesuai dengan kondisi terkini kita semua. Festival EDM virtual pertama ini dibawakan langsung oleh The Chainsmokers.

 

Akan Berlangsung Selama Tiga Hari

Andrew Taggart dan Alex Pall tersenyum ke kamera dalam salah satu panggung mereka

Keseruan dari festival virtual DisDance ini berlangsung selama tiga hari. SiriusXM secara eksklusif menunjuk Andrew Taggart dan Alex Pall dari The Chainsmokers untuk meramaikan festival EDM ini dari rumah mereka. Festival EDM ini berlangsung pada 22 hingga 24 Mei 2020 lalu. Disiarkan secara langsung dari saluran BPM milik SiriusXM.

Festival virtual ini sukses jadi obat rindu para pecinta musik EDM dan yang nggak bisa kemana-mana, apalagi seru-seruan di festival dalam waktu dekat. Apalagi set musik EDM dimainkan dalam waktu yang cukup panjang, yakni tiga hari di akhir pekan. Waktu yang tepat Bro buat bersenang-senang dan melepas penat sejenak.

 

Jadi Bentuk Support untuk Industri Musik

Penampilan spektakular The Chainsmokers dengan tembakan kembang api dari sisi panggung

Festival virtual ini juga dilengkapi dengan set eksklusif milik Avicii di tahun 2011. Sedikit banyak dapat mengobati para penggemar musisi dengan nama asli Tim Bergling yang meninggal di tahun 2018 lalu. Set yang dijadikan penghormatan pada musisi EDM yang satu ini disambut positif para penggemar musik EDM.

Nggak hanya itu, panggung EDM virtual ini juga akan menyumbangkan keuntungan serta sejumlah donasi bagi MusicCares. Tujuannya untuk dapat mendukung para pekerja di industri musik yang membutuhkan dan terdampak dari adanya pandemi ini. Apalagi mengingat nggak ada lagi konser dan festival yang diadakan, beberapa pekerja di industri musik juga ikut merugi tanpa ada pekerjaan selama pandemi.

 

Line Up Musisi EDM Terbaik

Alex Pall dan Andrew Taggart berpose dengan apparel serba hitam

Nggak hanya dibawakan oleh musisi EDM terbaik seperti The Chainsmokers saja, Bro. Festival EDM virtual yang sudah berlangsung ini diramaikan jejeran musisi EDM yang nggak kalah keren dan eksklusif pula. Termasuk juga musisi-musisi EDM dengan nama besar seperti Afrojack, Alesso, Armin van Buuren, Gryffin, Kaskade, Krewella, Kygo, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Nggak lupa juga musisi EDM yang populer dan lagu-lagunya banyak jadi hits, seperti Major Lazer, Marshmello, Martin Garrix, Steve Aoki, juga Tiësto. Ada juga set ekslusif milik Avicii yang tadi sempat disebutkan di atas. Ini adalah penampilan Avicii dalam acara eksklusif milik SiriusXM di tahun 2011.

Kebayang ya betapa serunya festival EDM yang disiarkan dari set masing-masing line up musisi EDM ini. Tujuannya pun nggak semata-mata untuk menghibur lo yang ada di rumah atau mengobati kerinduan lo akan ramainya suasana festival EDM. Tetapi sekaligus juga membantu dan memberi kontribusi berarti di tengah pandemi yang sedang berlangsung ini.

 

 

 

Sources: The Billboard, TicketNews, SiriusXm

 

Rich Brian: DOA - Suasana Baru Dari Rapper Andalan?

Fri, 18 September 2020
Cerita dibalik video musik Rich Brian DOA

Ada suasana segar yang dibawa oleh Rich Brian di album terbarunya, 1999 – di lagu DOA. Beatnya yang dinamis, Brian seperti membawa energi baru di mana para penikmatnya, mungkin dibuat terkejut dengan musik di lagu ini. Lo sudah dengar belum bro?

Dari beberapa lagu yang termasuk di dalam album 1999, DOA menjadi salah satu lagu favoritnya. Dilansir dari tirto – DOA adalah sebuah singkatan dari Dead On Arrival. Brian menceritakan kalau lagu ini adalah tentang persaingan dengan seseorang yang memiliki peluang nol di tempat pertama.

Kalau dari segi musik, melodi yang ada di dalam lagu DOA mengingatkannya kepada salah satu grup kesukaannya, yaitu Gorillaz. Lagu ini adalah lagu yang Brian nyanyikan ketika iya merasa mesti lebih baik daripada sebelumnya secara umum.

 

DOA Jadi Energi Tersendiri Dari Brian

rich brian DOA

Credit Image: cultr.com

Mungkin kalau rapper lain bisa saja meminta mobil Lamborghini, Ferrari atau mobil sport lainnya – tapi Brian? Oh my god – dia malah pilih Civic baru. Ini cukup jadi pembeda antara Brian dan rapper lainnya.

Di dalam video musik DOA, diperlihatkan kalau Brian menghabiskan waktunya berada dengan mobilnya. Baik saat dalam perjalanan dan saat mobilnya mogok juga. Tingkah dari Brian sendiri juga menyesuaikan dengan beat dari DOA ini sendiri.

Sehingga di video musik DOA kali ini, Brian terlihat lebih ‘pecicilan’ daripada video musik lainnya. Tidak apa, sih – justru hal ini jadi penyegar dan pembeda serta warna tersendiri dari Brian untuk video musik DOA ini.

Jika ditelisik dari musiknya sendiri, Brian menceritakan kalau DOA berasal dari sesi jamming dirinya, Jacob Ray, dan Diamond Pistols, lalu dengan random Louis Bell juga datang. Brian mengaku ia menjadi penggemar musiknya walau sudah mengenalnya lama dan pada hari itu ia bekerja untuknya.

Selain DOA, di dalam album 1999, setidaknya ada beberapa lagu andalan lainnya seperti ‘Don’t Care’, ‘Love in My Pocket’, ‘Long Run’, ‘When You Come Home’, dan ‘Sins’. Nah selain DOA, ‘Sins’ juga jadi lagu andalan Brian.

Dalam pengerjaan album ini, sebagian besar materi di sini diproduksi sendiri oleh Brian. Namun tetap ada yang ia kerjakan bersama dengan Bekon & The Donuts, Diamond Pistols dan Louis Bell. Dari album 1999, ada video musik yang cukup menarik perhatian, yaitu video musik dari Love in My Pocket.

Brian menceritakan kalau video musik ini jadi favoritnya sementara ini. Video musik dari Love in My Pocket menceritakan tentang bagaimana mencoba menjadi sempurna tidak akan berhasil di sebagian besar waktu.

Bro, apakah lo tahu album 1999 ini adalah album ke berapa dari Brian? Tahun 2019 lalu, Brian merilis albumnya yang berjudul The Sailor, 2018 Head in the Clouds dan ditahun yang sama juga yaitu Amen. Ketenaran Brian berangkat ketika ia mengeluarkan single Dat $tick dan langsung direkrut oleh label 88Rising.

Wah bagaimana nih bro? Dari segala penjelasan di atas – apakah lo sendiri sudah menonton dan menikmati video musik DOA dari Rich Brian? Kalau belum, langsung saja gas dan nonton di sini ya bro!

 

Feature Image – whiteboardjournal.com