• Music News
  • MLDSPOT Intimate Sound Live Bersama Vira Talisa

MLDSPOT Intimate Sound Live Bersama Vira Talisa

Mon, 20 July 2020
MLDSPOT Intimate Sound Live Bersama Vira Talisa

Siapa yang nggak sabar buat mantengin recap MLDSPOT Intimate Sound Live minggu ini? Ya, Rabu, 15 Juli 2020 kemarin, MLDSPOT kembali menghadirkan konser virtual asyik #MumpungLagiDiRumah. Setelah sebelumnya menghadirkan deretan musisi ternama Tanah Air seperti Barry Likumahuwa, Monita Tahalea, dan Rendy Pandugo, MLDPOT Intimate Sound Live kali ini diisi seorang musisi yang sedang digandrungi sobat indie, yaitu Vira Talisa. Selama 60 menit, Vira Talisa berhasil menghidupkan sesi live streaming dengan celoteh dan candaan bareng teman-teman band-nya. Langsung aja cek di sini keseruannya!

 

Primavera, Musim Semi dalam Hidup Vira Talisa

Dengan balutan blus putih dan permainan tamborin yang asyik, Vira membuka MLDSPOT Intimate Sound Live dengan lagu “Primavera”. Setiap lirik dilantunkan dan dihayati Vira. Bahkan di akhir lagu, ia sempat curhat arti di balik single-nya ini. Bisa dibilang, Primavera lahir dari pengalamannya saat galau. Vira yang sempat menetap di Prancis harus memutuskan untuk bermusik atau mencari pekerjaan lain saat kembali ke Indonesia pada tahun 2016 silam.

Menurut Vira, salah satu benchmark keseriusan dari seorang musisi adalah saat menggarap album. Itulah yang dilakukannya hingga melahirkan Primavera. “Masa transisi karir bermusik gue seperti primavera yang artinya ‘musim semi’. Gue menanam benih-benih (dalam bermusik) yang akan gue semai di kemudian hari,” ungkap perempuan yang independen dalam menulis lirik dan membuat lagu.

MLDSPOT Intimate Sound semakin meriah dengan banjirnya pertanyaan-pertanyaan menarik dari para penggemar Vira Talisa. Ia pun membicarakan tentang suka duka saat berkarya dengan genre musik yang cenderung segmented. Sebagai seseorang yang hobi banget bikin musik, salah satu poin plusnya adalah nggak adanya paksaan dari pihak luar buat membawakan sesuatu yang Vira nggak suka.

Meski begitu, secara komersial ia mengaku masih agak sulit untuk mencari target market dengan musik yang spesifik. “Sekarang udah nggak ada halangan karena banyak platform dan udah nggak sulit untuk menyajikan musik. Kalau punya musik yang agak susah (diterima), bisa diakalin dengan bikin video klip keren,” cerita Vira yang mengidolakan sosok penyanyi Jepang, Taeko Ohnuki.

Usai melantunkan tembang “Janji Wibawa”, Vira menceritakan alasan mengapa ia memilih untuk kembali ke Indonesia. Menurutnya, skena musik di dalam negeri jauh lebih beragam sehingga banyak pilihan untuk jenis musik. Ini berbeda bila dibandingkan negara Prancis yang skena musiknya belum menjamur.

Menariknya nih, Bro, di sini Vira memulai bermusik hingga mencari pasarnya dengan jerih payahnya sendiri. Semua itu dilakukan dari awal, mulai dari berkenalan dengan orang-orang musik, manggung di space yang belum besar, dan menyebarkan musik secara independen. Terdengar simpel tapi penuh perjuangan, ya?

Lucunya, lagu-lagu sendu yang dilantunkan Vira ternyata tidak terinspirasi dari patah hati dengan seorang pasangan, melainkan saat ia sedang berkebun. “Patah hati terbesar gue adalah saat menanam sayur kale sebanyak 60 benih. Gue rawat selama dua bulan lebih tapi nggak tumbuh-tumbuh. Mati setelah tiga bulan,” kenang pemilik nama lengkap Vira Talisa Dharmawan ini.

MLDSPOT Intimate Sound Live Bersama Vira Talisa

 

Tips Memulai Berkarir di Musik

Berkecimpung di dunia musik dari bawah, sedikitnya membuat Vira punya pengalaman. Untuk itu ia siap berbagi tips. Pertama, bikin musik lo dengan tulus atau dari hati. Ia yakin kalau karya yang pure bakal diterima dengan baik.

Kedua, jangan pernah malu untuk mencari panggung. Lo bisa mulai bermusik dengan menggelar showcase sendiri di tempat-tempat dengan kerumunan kecil, seperti kafe. Vira percaya kalau lo konsisten memperdengarkan musik lo yang diimbangi dengan kualitas yang oke, karya lo akan menjamur dengan sendirinya.

Oh iya, di sela berbagi tips, Vira sempat melantunkan tembang “Teruna Idaman”, Bro. Buat lo yang sering mengikuti gigs Vira, pasti tahu kalau lagu ini punya cerita sendiri dalam karir bermusiknya. Nggak heran kalau Teruna Idaman selalu dibawakan setiap kali manggung.

 

Ajak Melawan Covid-19 Bersama

Di tengah kondisi ‘new normal’, banyak masyarakat yang mulai kembali beraktivitas, namun nggak berarti pandemi Covid-19 berakhir. Vira masih semangat untuk mengajak para fans dan pendengar MLDSPOT Intimate Sound Live untuk bareng-bareng melawan corona. Selama live streaming, nggak lelah Vira mengingatkan untuk tetap cuci tangan, jaga kebersihan, dan sebisa mungkin tetap di rumah aja. “#MumpungLagiDirumah, sebaiknya entertain yourself. Lo bisa nonton live streaming, nonton TV show favorit lo atau kalau harus keluar tetap jaga kesehatan,” ajak Vira.

MLDSPOT Intimate Sound Live ditutup dengan penampilan terakhir Vira yang membawakan lagu “Walking Back Home”.

Keseruan nggak sampe sini aja, Bro! #MumpungLagiDiRumah, lo bisa pantengin akun Instagram @MLDSPOT buat penampilan musisi-musisi selanjutnya. See you next week!

 

The Chainsmokers Tuai Kontroversi Usai Gelar Konser Drive-In

Fri, 07 August 2020
Duo DJ The Chainsmokers mengenakan kemeja hitam dan putih di atas panggung sambil memegang piala

Pandemi COVID-19 yang masih belum berujung ini tampaknya mulai membuat banyak orang merasa bosan. Wajar saja, berbagai industri hiburan dunia mengalami hiatus sementara, mulai dari perfilman hingga musik. Itu sebabnya tercipta ide untuk menggelar konser drive-in yang menjanjikan pengalaman konser yang nggak kalah seru.

Walaupun sudah ada di era new normal, namun lo tetap saja harus mematuhi aturan social distancing #MauLagiDimanapun. Itu sebabnya konser drive-in cocok karena para peserta konser bisa duduk nyaman dan jauh dari peserta konser lainnya. Konsep drive-in ini juga dianut dalam konser The Chainsmoker. Namun sayangnya, konser ini malah menuai kontroversi.

 

Sebuah Konser Amal di Hamptons

The Chainsmokers di atas panggung sambil memegang mikrofon

Konser yang digelar oleh sebuah agensi travel dan lifestyleIn The Know Experiences” mengundang duo DJ ternama, yaitu The Chainsmokers dan DJ D-Sol. Sebanyak 2.000 orang memadati sebuah lapangan di kawasan elit Hamptons, beberapa di antaranya ada Cuba Gooding Jr., Connor Kennedy, Tyler dan Cameron Winklevoss.

Satu tiket masuk dibanderol dengan harga yang fantastis, berkisar mulai dari USD1,250 sampai USD25,000. Seluruh profit dari konser ini diamalkan ke badan No Kid Hungry, Southampton Fresh Air Home, dan Children’s Medical Fund New York. Kabarnya, The Chainsmokers juga akan menggelar konser dengan konsep drive-in di Miami, Los Angeles, Nashville, Chicago, dan Atlanta.

 

Sudah Menjalankan Prosedur Kesehatan

Penampilan drive-in concert dengan panggung megah dan rentetan mobil yang terparkir rapi

Potongan video para penonton konser ini mulai viral di Twitter dan akhirnya malah menimbulkan kontroversi. Menanggapi kritikan pedas netizen, penyelenggara konser akhirnya mengeluarkan pernyataan yang menyebutkan protokol kesehatan apa saja yang dilakukan untuk menjamin konser drive-in ini aman bagi masyarakat.

Pernyataan tersebut menjelaskan bahwa suhu setiap peserta dicek sebelum memasuki konser, kemudian masing-masing diberikan masker sebelum diperbolehkan untuk memarkir mobil di depan panggung konser. Para peserta juga nggak diperbolehkan untuk meninggalkan spot berukuran 20 x 20 inci tersebut.

Berdasarkan video yang beredar, sayangnya ada beberapa kontradiksi dari pernyataan tersebut. Sebagian besar peserta terlihat seru menari tanpa mematuhi physical distancing, beberapa bahkan nggak memakai masker. Konser drive-in yang seharusnya dinikmati dari dalam mobil malah justru menyerupai konser pada umumnya sebelum pandemi.

 

Dikecam Publik dan Pemerintah

Andrew Cuomo Gubernur New York mengenakan jas hitam, tampak bendera Amerika Serikat

Walaupun digadang sebagai konser amal, konser drive-in yang dibintangi The Chainsmokers ini dikecam publik, khususnya para pengguna Twitter. Nggak sedikit dari mereka yang mengkritik sikap acuh tak acuh dari para peserta konser yang pastinya berasal dari kalangan menengah ke atas. Netizen juga menyayangkan keputusan peserta konser untuk mengabaikan kesehatan hanya demi menonton The Chainsmokers.

Nggak hanya mengambil perhatian publik, berita ini juga sampai ke kuping Gubernur New York, Andrew Cuomo. Saat ini, konser drive-in tersebut sedang dalam tahap penyelidikan karena Cuomo bersikeras bahwa konser tersebut ilegal dan tidak mematuhi protokol kesehatan yang sudah ditetapkan pemerintah.

 

 

 

Sources: GQ, Vulture, Variety.