• Music News
  • Indische Party Rilis Album Pendek dari Abbey Road

Indische Party Rilis Album Pendek dari Abbey Road

Wed, 03 February 2016

Urbaners, lo suka dengerin musik-musik indie lokal? Kalau iya, lo pasti udah nggak asing lagi dengan band Indische Party, dong? Terbentuk pada tahun 2011, band yang terdiri dari Japs Shadiq (vokal/gitar), Kubil Idris (gitar), Jacobus Dimas (bass), dan Tika Pramesti (drum) ini mengusung musik era 1960-an. Jadi, jangan heran kalau lo bakal mendengar campuran genre rock, pop, dan rhytm blues dari mereka. Baru-baru ini, mereka baru aja merilis album pendek yang direkam di studio Abbey Road!

 

Rekaman di Studio Abbey Road

Siapa sangka bahwa keisengan Indische Party bisa membuat mereka melakukan rekaman di studio legendaris Abbey Road, Inggris? Setiap tahunnya, sebuah komunitas studio rekaman bernama Converse Rubber Tracks membuka kesempatan bagi band terpilih dari seluruh dunia untuk menggunakan salah satu studio mereka di Abbey Road yang identik dengan The Beatles. Indische Party pun iseng mendaftarkan diri dan pada bulan Juli 2015 lalu, mereka menerima e-mail pemberitahuan bahwa mereka terpilih untuk berangkat ke Inggris.

Sesi rekaman di Abbey Road dilakukan selama dua hari pada tanggal 21-22 September 2015. Indische Party bekerja sama dengan produser dan sound engineer terkenal bernama Alan O’connell, yang pernah bekerja sama dengan musisi-musisi internasional seperti Mark Ronson, Bruno Mars, The Vaccines, Duran-Duran, Placebo dan lain sebagainya. David Tarigan juga dipercaya oleh Indische Party untuk menjadi produser dari album pendek mereka ini.

 

Rilis dalam Bentuk Kaset

Indische Party memberi judul On Vacation untuk album pendek mereka ini, dengan Narkobus Records sebagai label rekaman independen yang merilisnya. Ada dua lagu yang bisa lo dengerin, yakni On Vacation dan Ku Butuh Pound Sterling. Uniknya, Indische party merilis album pendeknya ini dalam format kaset. Acara perilisannya diselenggarakan pada tanggal 27 Januari 2016 di Borneo Beerhouse, Kemang, Jakarta. Acara tersebut juga dihadiri Monkey to Millionaire, Zigi Zaga, dan Djarumondo.

Pada akhir tahun 2015 lalu, Indische Party merilis video musik untuk On Vacation  melalui akun resmi YouTube mereka. Sesuai judulnya, video musik On Vacation menggambarkan sebagian besar Indische Party saat berada di Inggris. Sedangkan, beberapa waktu lalu, video lirik untuk lagu Ku Butuh Pound Sterling menyusul dirilis.

 

Source: rollingstone.co.id, showbiz.liputan6.com

Melomaniac, Konser Virtual Garapan Java Festival Production

Wed, 08 July 2020
Artwork poster konser virtual Melomaniac dengan background abu-abu

Setiap scrolling media sosial, pasti akan melihat pengumuman pembatalan atau pengunduran jadwal konser musik yang sudah lo nantikan. Ini memang krisis buat lo para pencinta musik. Tetapi, nggak berarti lo akan kesepian #MumpungLagiDirumah. Apalagi dengan adanya inovasi konser drive-in dan konser virtual seperti Melomaniac yang baru saja digelar minggu lalu.

Melomaniac sendiri artinya orang yang menyukai lagu abnormal atau orang yang mencintai musik. Digelar oleh promotor papan atas, simak keseruan Melomaniac berikut ini.

 

Konser Virtual Gratis

Tangan membentuk hati di tengah keramaian konser musik

Peran Java Festival Production dalam aktivitas musik di Indonesia sudah nggak perlu dipertanyakan lagi. Sejak tahun 2006, promotor ini sudah sukses menggelar berbagai konser musisi lokal dan mancanegara, sekaligus festival musik yang keren banget. Sebut saja Jakarta International Java Jazz Festival, Hodgepodge Festival, dan Synchronize Fest dari sekian banyak proyek ternama promotor Java Festival Production.

Meski sekarang blantika musik tengah dilanda oleh pandemi, tetap saja Bro musik akan terus menghibur lo #MumpungLagiDirumah. Pada hari Sabtu kemarin (4/7), Java Festival Production menggelar konser virtual gratis bertajuk Melomaniac dengan tema Black American Music Edition.

Didukung oleh Kedutaan Besar Amerika Serikat, konser edisi pertama ini bisa dikatakan sebagai bentuk perayaan untuk momen 4th of July atau hari kemerdekaan negara Amerika Serikat. Apalagi mengingat adanya isu rasisme yang sedang merebak di Amerika Serikat, nggak diragukan lagi kalau Melomaniac kali ini menjadi bentuk dukungan untuk gerakan #BlackLivesMatter.

 

Menyanyikan Lagu Populer dari Musisi Black Americans

Whitney Houston mengenakan atasan beige sedang bernyanyi di atas panggung

Daya tarik dari konser virtual yang satu ini adalah temanya, Bro. Nggak bisa dipungkiri kalau jejak musik para musisi Afrika Amerika sampai sekarang masih sangat lantang didengar. Bukan hanya dalam genre R&B atau hip-hop saja nih, tetapi juga mencakup lintas genre, contohnya pop, jazz, blues, dan rock.

Melomaniac dibuat oleh Java Festival Production sebagai jawab kepada para penggemar yang rindu berada di konser musik secara langsung. Event ini juga jadi bentuk dukungan pada industri musik sendiri. Dalam konser virtual ini, para pemirsa atau concert goers akan menikmati lagu-lagu dari musisi Afrika Amerika ternama, mulai dari Aretha Franklin, Marvin Gaye, Stevie Wonder, hingga Whitney Houston.

 

Daftar Penyanyi yang Bergabung

Dira Sugandi memakai dress hitam sedang bernyanyi diiringi alunan piano

Walaupun merupakan konser virtual gratis via live streaming, tetapi daftar musisi lokal yang diundang oleh Java Festival Production ini nggak main-main, Bro. Ada suara emas dari Dira Sugandi, Elfa Zulham, Sri Hanuraga, Dhani Syah, Kevin Yosua, dan Ayoe. Kualitas suaranya juga setara dengan kualitas konser internasional, kok. Lengkap dengan alat musik profesional dan sound system yang berkualitas.

Jadi, nggak terlihat ada lagging atau kesalahan teknis selama konser berjalan. Buat lo yang ketinggalan ikut Melomaniac, tenang saja. Dikarenakan ini merupakan edisi pertama, besar kemungkinan Java Festival Production akan menggelar edisi kedua dari Melomaniac. Kita tunggu saja ya, Bro!

 

 

Sources: Kumparan, Gatra, VOI.